Selasa, 06 Oktober 2026

Pemkab Simalungun Respons Data BRIN Soal Data Saing Daerah

Erikson P Lumbantobing - Sabtu, 16 Mei 2026 20:08 WIB
Pemkab Simalungun Respons Data BRIN Soal Data Saing Daerah
Dok. Tumpal
Sekretaris Daerah Pemerintah Kabupaten Simalungun Mixnon Andreas Simamora

Kitakini.news - Kabupaten Simalungun mencatat skor Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) sebesar 3,56 berdasarkan pemetaan yang dilakukan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Sehingga menempatkan pemerintah kabupaten dalam klaster performa menengah atas di Sumatera Utara.

Baca Juga:

Bupati Simalungun Anton Achmad Saragih melalui Sekretaris Daerah Mixnon Andreas Simamora merespon capaian menyatakan hasil itu menjadi dorongan untuk memperkuat pembangunan daerah dan meningkatkan posisi daya saing Simalungun.

"Kita berharap posisi ini tidak mengendurkan semangat, tetapi menjadi dorongan agar Kabupaten Simalungun dapat naik kelas dan masuk ke klaster performa tertinggi di Sumatera Utara. Kita optimistis Simalungun semakin maju, apalagi pertumbuhan ekonomi kita tertinggi setelah Medan," ujar Mixnon, Sabtu (16/5/2026).

Skor 3,56 yang diraih Simalungun berada di atas rata-rata nasional sebesar 3,50. Dalam klasifikasi BRIN, daerah dengan rentang skor 3,50 hingga 3,69 masuk kategori klaster performa menengah atas, yakni wilayah yang dinilai memiliki capaian setara atau melampaui rata-rata nasional dengan kondisi pasar relatif stabil dan kualitas sumber daya manusia yang memada.

Mixnon mengatakan peningkatan daya saing daerah memerlukan kerja sama seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Simalungun.

Menurutnya, sinergi lintas sektor diperlukan agar capaian IDSD dapat terus meningkat dan berdampak terhadap kemampuan daerah bersaing di tingkat regional maupun nasional.

BRIN membagi pemetaan daya saing daerah ke dalam tiga kelompok utama. Klaster performa tertinggi ditempati daerah dengan skor di atas 3,70 yang umumnya memiliki infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi yang kuat serta aktivitas ekonomi makro yang berkembang. Sementara klaster performa menengah bawah berada pada rentang skor 3,10 hingga 3,49.

Selain capaian IDSD, Sekda Mixnon menuturkan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Simalungun juga tercatat cukup tinggi. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik per 5 Februari 2026, ekonomi Simalungun pada Triwulan IV Tahun 2025 tumbuh 5,05 persen dan menjadi yang tertinggi kedua setelah Kota Medan dengan pertumbuhan 6,54 persenSumatera Utara, sejumlah daerah lain seperti Binjai dan Pematangsiantar juga berada dalam kategori performa menengah atas dengan skor antara 3,50 hingga 3,55.

Sebagai informasi, IDSD diukur melalui empat pilar utama, meliputi kualitas sumber daya manusia, stabilitas dan potensi pasar, kekuatan ekosistem inovasi, serta ketersediaan lingkungan pendukung. (**)


Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Heru
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Penyertaan Modal Terealisasi, Rony Reynaldo Kinerja Bank Sumut Hingga IPO

Penyertaan Modal Terealisasi, Rony Reynaldo Kinerja Bank Sumut Hingga IPO

Sofyan Tan: Pangan Organik Bukan Tren, tapi Upaya Menjaga Bumi dan Manusia

Sofyan Tan: Pangan Organik Bukan Tren, tapi Upaya Menjaga Bumi dan Manusia

Mangapul: Keracunan MBG Berulang, Perlu Dievaluasi Total Jangan Sampai Anak Bangsa “Lelet” Berpikir

Mangapul: Keracunan MBG Berulang, Perlu Dievaluasi Total Jangan Sampai Anak Bangsa “Lelet” Berpikir

Pejabat baru dan 8 Kapolres Resmi Bertugas, Kapolda Sumut Tekankan Integritas

Pejabat baru dan 8 Kapolres Resmi Bertugas, Kapolda Sumut Tekankan Integritas

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumut Komit Gaungkan Politik Sejuk di Tengah Bencana

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumut Komit Gaungkan Politik Sejuk di Tengah Bencana

Kebakaran di PT Evyap Sabun Indonesia, Timbul Sibarani Minta Keselamatan Kerja di KEK Sei Mangkei Dievaluasi

Kebakaran di PT Evyap Sabun Indonesia, Timbul Sibarani Minta Keselamatan Kerja di KEK Sei Mangkei Dievaluasi

Komentar
Berita Terbaru