Sabtu, 04 Juli 2026

Bupati Madina Tantang Mahasiswa STAIN Jadi Agen Literasi Digital

Efendi Jambak - Senin, 25 Mei 2026 21:30 WIB
Bupati Madina Tantang Mahasiswa STAIN Jadi Agen Literasi Digital
Teks foto : Bupati Madina Saipullah Kunjungi Kampus STAIN. (Dok Kominfo Madina)

Kitakini.news - Bupati Mandailingnatal (Madina), H Saipullah Nasution menantang mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) setempat untuk menjadi agen literasi digital, terutama saat turun ke desa-desa waktu pelaksanaan Kuliah Kerja Lapangan (KKL).

Baca Juga:

Tantangan itu disampaikan Saipullah saat menjadi narasumber Seminar Nasional Himpunan Mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (HMPS KPI) dengan tema Media, Mahasiswa, dan Transformasi Sosial di Era Digital di STAIN Madina, Panyabungan, pada Senin, 25 Mei 2026.

Bupati menjelaskan, keterlibatan mahasiswa dibutuhkan dalam menguatkan literasi digital masyarakat. Terlebih, di tengah derasnya arus informasi sering muncul berita atau konten-konten bermuatan hoaks.

"Digitalisasi ini sudah tidak bisa kita hindarkan, saat ini internet sudah menjadi kebutuhan sehari-hari," kata dia.

Lebih lanjut, Saipullah menerangkan, munculnya pasar-pasar digital (market place) menjadi tantangan tersendiri yang berpengaruh pada perputaran ekonomi masyarakat, khususnya di sektor jual-beli pakaian.

Dia mengungkapkan, para pedagang di Madina masih banyak yang belum memanfaatkan teknologi, selain karena ketidakpahaman juga karena ketidakmauan.

"Mau tidak mau kita harus memberikan pelatihan kepada pedagang-pedagang yang ada di Pasar Baru itu untuk memanfaatkan marketplace, tempat-tempat perdagangan di dunia maya," ujar dia.

Di sisi lain, infrastruktur internet di kabupaten ini masih jauh dari kata ideal. Saipullah mengungkapkan, dari 404 desa/kelurahan yang ada di Madina, sekitar 40 di antaranya masih blankspot atau tidak ada akses internet.

"Ini menjadi salah satu prioritas kami, bagaimana ketika masa jabatan saya selesai seluruh desa/kelurahan sudah bisa mengakses internet. Tapi, saat ini kendalanya ada efisiensi yang membuat program berjalan lambat," jelas dia.

Selain Bupati Saipullah, seminar nasional ini menghadirkan dua narasumber lain, yakni Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Madina Muhammad Syail Lubis dan Sekretaris PWI Madina Edi Djunaedi.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: M Iqbal
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Lubuk Larangan, Budaya Mandailing Yang Harus Mengutamakan Disiplin

Lubuk Larangan, Budaya Mandailing Yang Harus Mengutamakan Disiplin

Pemkab Madina Anggarkan Rp1,2 M untuk Santunan Anak Yatim dan Piatu Tahun 2026

Pemkab Madina Anggarkan Rp1,2 M untuk Santunan Anak Yatim dan Piatu Tahun 2026

Setelah Pimpin Imam Salat, Bupati Madina Santuni Ratusan Anak Yatim Piatu

Setelah Pimpin Imam Salat, Bupati Madina Santuni Ratusan Anak Yatim Piatu

Safari Jumat Ramadan Pemkab Madina di Desa Sirangkap, Warga Keluhkan Infrastruktur

Safari Jumat Ramadan Pemkab Madina di Desa Sirangkap, Warga Keluhkan Infrastruktur

Bupati Madina Paparkan Rencana Budi Daya Pisang dan Nilam

Bupati Madina Paparkan Rencana Budi Daya Pisang dan Nilam

Pembukaan Jalan Baru ke Banjarmalayu Kabupaten Madina Sepanjang 2,3 Km Rampung

Pembukaan Jalan Baru ke Banjarmalayu Kabupaten Madina Sepanjang 2,3 Km Rampung

Komentar
Berita Terbaru