Selasa, 25 Agustus 2026

Dame Duma Sari Soroti Penanganan Banjir Helvetia

Heru - Senin, 08 Juni 2026 18:16 WIB
Dame Duma Sari Soroti Penanganan Banjir Helvetia
(Kitakini.news/Heru Soesilo)
Suasana RDP Komisi IV DPRD Medan bersama OPD yang membahas penanganan banjir, di gedung dewan, Jalan Kapten Maulana Lubis, Senin (8/6/2026).

Kitakininews.co.id -Anggota DPRD Kota Medan, Dame Duma Sari Hutagalung, menyoroti sejumlah persoalan yang dinilai menjadi penyebab banjir di kawasan Medan Helvetia. Salah satunya terkait rumah yang berada di seberang SPBU Jalan Kapten Sumarsono yang hingga kini belum mendapatkan penyelesaian pembebasan lahan dari Pemerintah Kota Medan.

Baca Juga:

Dalam rapat dengar pendapat (RDP) tentang pembahasan penanganan banjir, Senin (8/6/2026) diruang rapat Komisi IV, Dame Duma meminta Pemko Medan segera memberikan ganti rugi kepada pemilik rumah tersebut agar proses normalisasi dan penanganan drainase menuju sungai bedera dapat berjalan optimal.

"Untuk mengantisipasi banjir di wilayah Helvetia, rumah yang berada di seberang SPBU Jalan Kapten Sumarsono itu harus segera diselesaikan persoalannya. Kita sudah berulang kali membahasnya, namun sampai sekarang belum ada penyelesaian," ujarnya.

Menurutnya, persoalan banjir tidak hanya berkaitan dengan normalisasi saluran drainase, tetapi juga menyangkut sejumlah hambatan di lapangan yang hingga kini belum dituntaskan.

Selain persoalan banjir, DameDuma Sari juga menyoroti banyaknya pohon tumbang akibat cuaca ekstrem yang melanda Kota Medan dalam beberapa waktu terakhir.

Politikus Partai Gerindra ini menyebut, berdasarkan data yang diperolehnya, sebanyak 112 pohon tumbang saat hujan deras dan angin kencang melanda Kota Medan.

"Curah hujan saat ini cukup tinggi dan cuaca sangat ekstrem. Kami meminta Pemko Medan segera mencari solusi terhadap pohon-pohon yang berpotensi tumbang. Jangan menunggu sampai menimbulkan korban," katanya.

Dame Duma berharap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dapat melakukan pemangkasan maupun penebangan terhadap pohon-pohon yang sudah tua dan berisiko membahayakan masyarakat, terutama saat musim hujan dan angin kencang.

"Kita memahami bahwa cuaca saat ini sulit diprediksi. Namun, langkah antisipasi tetap harus dilakukan agar keselamatan masyarakat tetap terjaga," pungkasnya. (**)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Driver Taksi Online Tewas di Kebun Tebu, Tubuh Penuh Luka dan Mobil Raib

Driver Taksi Online Tewas di Kebun Tebu, Tubuh Penuh Luka dan Mobil Raib

Eko Afrianta Ajak Warga Perkuat Persatuan dan Amalkan Nilai Pancasila

Eko Afrianta Ajak Warga Perkuat Persatuan dan Amalkan Nilai Pancasila

Rico Waas Dorong Sinergi Pemko dan DPRD Medan Genjot Pertumbuhan Ekonomi

Rico Waas Dorong Sinergi Pemko dan DPRD Medan Genjot Pertumbuhan Ekonomi

Banjir Terjang Padang, Tiga Kecamatan Terdampak, Evakuasi Terus Berlangsung

Banjir Terjang Padang, Tiga Kecamatan Terdampak, Evakuasi Terus Berlangsung

Susun Program Kerja 2027, Pemko dan DPRD Medan Fokus Ekonomi, Pendidikan dan Kesehatan

Susun Program Kerja 2027, Pemko dan DPRD Medan Fokus Ekonomi, Pendidikan dan Kesehatan

Tangisan Histeris Kelabui BNNP Sumut, 8 Kg Sabu Ditemukan Dalam Koper Grebek Rumah Pengedar

Tangisan Histeris Kelabui BNNP Sumut, 8 Kg Sabu Ditemukan Dalam Koper Grebek Rumah Pengedar

Komentar
Berita Terbaru