Bunda PAUD Gunungsitoli Kunjungi KB Kasih Karunia, Dorong Pendidikan dan Kesehatan Anak Usia Dini
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat perhatian terhadap kualitas pendidikan anak usia dini, sekaligus memastikan aspek kesehatan dan tumbuh kembang anak mendapat perhatian sejak dini.
Baca Juga:
Dalam kunjungan itu, Veny Sowa'a Laoli menegaskan bahwa pendidikan anak usia dini merupakan fondasi penting dalam membentuk karakter, kemampuan dan kepribadian anak sebelum memasuki jenjang pendidikan berikutnya.
Menurutnya, pemenuhan kebutuhan anak tidak dapat hanya dibebankan kepada sekolah. Peran pemerintah, orang tua, tenaga pendidik, tenaga kesehatan, yayasan dan masyarakat diperlukan untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang aman dan mendukung tumbuh kembang anak.
"Anak-anak usia dini adalah generasi yang akan menentukan masa depan. Karena itu, mari kita bersama-sama memberikan lingkungan belajar yang aman, nyaman dan menyenangkan, serta memastikan kesehatan dan tumbuh kembang mereka mendapatkan perhatian yang baik," ujar Veny.
Kepala Sekolah KB PAUD Kasih Karunia, Nur'isa Laoli, menyambut baik kunjungan tersebut. Ia berharap perhatian pemerintah terhadap keberadaan dan pengembangan satuan pendidikan anak usia dini dapat terus ditingkatkan, terutama dalam pemenuhan sarana dan prasarana.
Salah satu kebutuhan yang disampaikan adalah pembangunan gedung sekolah baru. Fasilitas tersebut dinilai penting agar kegiatan belajar mengajar dapat berlangsung dalam lingkungan yang lebih aman, layak dan nyaman bagi anak-anak.
Kepala Yayasan GPdI Kasih Karunia, Yasozanolo Waruwu, juga mengapresiasi perhatian Bunda PAUD Kota Gunungsitoli. Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah, satuan pendidikan, yayasan, orang tua dan masyarakat semakin diperkuat untuk meningkatkan mutu pendidikan anak usia dini.
Dalam kunjungan tersebut, Bunda PAUD Kota Gunungsitoli turut menyerahkan Alat Permainan Edukatif (APE) kepada anak-anak KB PAUD Kasih Karunia.
Bantuan APE diharapkan dapat memperkaya proses pembelajaran sekaligus merangsang kreativitas, kemampuan motorik dan perkembangan anak melalui kegiatan bermain yang edukatif, interaktif dan menyenangkan.
Perhatian terhadap kesehatan anak juga menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut. Anak-anak mendapatkan pemeriksaan kesehatan dari petugas Puskesmas Tetehosi Fowa sebagai langkah deteksi dan pemantauan kesehatan serta tumbuh kembang sejak usia dini.
Kunjungan ini sekaligus menjadi momentum memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam membangun layanan PAUD yang berkualitas di Kota Gunungsitoli. Pendidikan, kesehatan, sarana pembelajaran dan lingkungan yang kondusif dinilai sebagai rangkaian yang tidak dapat dipisahkan dalam mendukung masa depan anak (GL.ZEB/Red)
Jumlah Pengguna Mencapai 1,5 Juta Orang, Narkoba di Sumut Jadi Ancaman Serius
Kota Medan Dorong Replikasi QRESTO untuk Perkuat Digitalisasi Pajak Daerah
Bapenda Medan dan Kelurahan Babura Perkuat Sinergi Percepat Penerimaan PBB
QRESTO, Inovasi Rico Waas Persempit Celah Kebocoran Pajak Restoran di Medan
Rico Waas Tegaskan Rekomendasi DPRD Jadi Momentum Perkuat PAD dan Tertibkan Aset Daerah, Minta Sekda dan OPD Tindaklanjuti dengan Serius