Selasa, 22 September 2026

Revitalisasi SDN 078475 Toba’a Telan Anggaran Rp998,9 Juta, LIRA Nias Pantau Progres dan Serap Aspirasi Warga

Gali ZEB - Selasa, 22 September 2026 17:30 WIB
Revitalisasi SDN 078475 Toba’a Telan Anggaran Rp998,9 Juta, LIRA Nias Pantau Progres dan Serap Aspirasi Warga
Teks foto : LSM LIRA Kabupaten Nias pantau proyek revitalisasi SDN 078475 Toba’a di Kecamatan Bawolato. (Gl Zeb)

Kitakininews.co.id -Dewan Pimpinan Daerah Lumbung Informasi Rakyat (DPD LIRA) Kabupaten Nias melakukan kunjungan pemantauan terhadap pelaksanaan program revitalisasi di SDN 078475 Toba'a, Desa Balale Toba'a, Kecamatan Bawolato, Kabupaten Nias, Senin (21/9/2026).

Baca Juga:

Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung pelaksanaan pekerjaan yang menggunakan anggaran negara, sekaligus menyerap informasi mengenai kebutuhan sarana pendidikan dan infrastruktur dasar di wilayah tersebut.

Tim DPD LIRA Kabupaten Nias yang terdiri dari Bupati LIRA Nias Denius Gulo, Aroziduhu Gulo, serta awak media diterima Kepala SDN 078475 Toba'a Anotoisa Ndruru, A.Ma.Pd., bersama unsur P2SP dan sejumlah guru.

Denius Gulo mengatakan pemantauan tersebut merupakan bagian dari partisipasi masyarakat dalam mengawasi pelaksanaan pembangunan, khususnya program yang dibiayai menggunakan anggaran negara.

Menurutnya, pengawasan tidak semata-mata dimaksudkan untuk mencari kekurangan, tetapi juga mendorong keterbukaan serta keterlibatan masyarakat dalam menjaga hasil pembangunan.

"LIRA hadir untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pembangunan dan mengajak semua pihak mendukung program revitalisasi ini," ujar Denius.

Anggaran Rp998,94 Juta, Progres Disebut 35 Persen

Kepala SDN 078475 Toba'a, Anotoisa Ndruru, menyambut baik kunjungan tersebut dan menyatakan pihak sekolah terbuka memberikan informasi mengenai pelaksanaan program revitalisasi.

Menurut Anotoisa, program tersebut bersumber dari APBN melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI dengan nilai anggaran sebesar Rp998.941.055.

Ia mengatakan pekerjaan semula direncanakan mulai pada akhir Juni 2026. Namun pelaksanaannya baru berjalan pada pertengahan Agustus 2026 karena, menurut pihak sekolah, terdapat keterlambatan dalam proses izin pembongkaran.

"Target penyelesaiannya selama 150 hari kalender," kata Anotoisa.

Adapun ruang lingkup pekerjaan yang disampaikan pihak sekolah meliputi pembangunan lima ruang kelas belajar, satu ruang perpustakaan, pekerjaan toilet, penggantian plafon menggunakan material PVC, penggantian lantai dengan keramik, serta pembangunan pagar sekolah.

Hingga kunjungan dilakukan, progres fisik pekerjaan disebut telah mencapai sekitar 35 persen.

Anotoisa mengatakan dirinya ingin pelaksanaan revitalisasi tersebut berjalan sebaik mungkin, terlebih dirinya akan segera memasuki masa pensiun."Saya tidak lama lagi akan pensiun. Tentunya saya ingin memberikan yang terbaik untuk sekolah ini," ujarnya.

Sebanyak 29 Siswa, Sekolah Masih Butuhkan Ruang dan Fasilitas Pendukung

Meski program revitalisasi tengah berjalan, pihak sekolah menyebut masih terdapat sejumlah kebutuhan yang belum terakomodasi.

Di antaranya satu ruang kelas tambahan, kantor guru, kantin sekolah, delapan unit rumah dinas guru, kelanjutan pembangunan pagar, serta penataan pekarangan sekolah.

Pihak sekolah juga berharap pemerintah memberikan perhatian terhadap akses jalan menuju kawasan tersebut dan ketersediaan jaringan listrik.

"Kami berharap jalan dapat dibangun dengan aspal. Kami juga membutuhkan penerangan dan kehadiran PLN melalui program listrik desa," kata Anotoisa.

Berdasarkan keterangan pihak sekolah, SDN 078475 Toba'a saat ini memiliki delapan tenaga pendidik termasuk kepala sekolah, dengan jumlah peserta didik sebanyak 29 orang.

Kades Balale Toba'a: Jalan dan Listrik Masih Jadi Harapan Warga

Kepala Desa Balale Toba'a, Danieli Lafau, turut menyampaikan aspirasi mengenai kondisi infrastruktur di wilayahnya.

Menurut Danieli, masyarakat masih sangat membutuhkan peningkatan akses jalan serta jaringan listrik desa.

Ia menyebut Menteri Desa pernah mengunjungi wilayah tersebut dan melihat langsung kondisi akses jalan. Namun menurutnya, pembangunan jalan yang diharapkan warga hingga kini belum terealisasi.

"Pak Menteri Desa pernah menginjakkan kaki di desa kami dan melihat langsung kondisi jalan. Namun sampai saat ini pembangunan infrastruktur jalan yang kami harapkan belum terealisasi. Termasuk PLN masuk desa, sudah lama kami rindukan," katanya.

LIRA Dorong Pemerataan Infrastruktur Pedesaan

DPD LIRA Kabupaten Nias juga menyoroti kondisi akses jalan di sejumlah wilayah Kecamatan Bawolato.

Menurut LIRA, keterbatasan akses jalan tidak hanya berpengaruh terhadap mobilitas masyarakat, tetapi juga dapat memengaruhi aktivitas para tenaga pendidik serta distribusi hasil pertanian dan produk masyarakat desa.

LIRA berharap pemerintah pusat dan daerah terus memberikan perhatian terhadap kemampuan fiskal daerah, sehingga pembangunan infrastruktur dasar tetap dapat dilaksanakan secara berkelanjutan.

LIRA juga menilai keberlanjutan dukungan pembangunan desa perlu tetap mendapat perhatian karena desa masih membutuhkan pembiayaan untuk pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat.

DPD LIRA Kabupaten Nias berharap pembangunan di wilayah pedesaan tidak berhenti pada program revitalisasi sekolah, tetapi diikuti dengan peningkatan akses jalan, jaringan listrik, serta fasilitas dasar lain yang dibutuhkan masyarakat.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: M Iqbal
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Sofyan Tan Bawa Harapan Baru untuk SD Muhammadiyah 09 Medan

Sofyan Tan Bawa Harapan Baru untuk SD Muhammadiyah 09 Medan

Sofyan Tan Gelontorkan dana 3,3 Milyar Untuk 3 Sekolah di STM Hulu

Sofyan Tan Gelontorkan dana 3,3 Milyar Untuk 3 Sekolah di STM Hulu

Sofyan Tan Resmikan Revitalisasi Dua Sekolah di Pancur Batu Berbiaya Rp2 Miliar

Sofyan Tan Resmikan Revitalisasi Dua Sekolah di Pancur Batu Berbiaya Rp2 Miliar

Sofyan Tan Resmikan 5 Ruang Kelas Baru di Klambir V dan Canangkan Gerakan Penghijauan Sejak Dini

Sofyan Tan Resmikan 5 Ruang Kelas Baru di Klambir V dan Canangkan Gerakan Penghijauan Sejak Dini

Sofyan Tan : Jangan Ada Lagi Siswa Putus Asa Karena Kemiskinan

Sofyan Tan : Jangan Ada Lagi Siswa Putus Asa Karena Kemiskinan

Komentar
Berita Terbaru