Genjot PAD Lewat Digitalisasi, Pemko Medan Raih Penghargaan TP2DD Terbaik
Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan kepada Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, diwakili oleh Pj Sekda Kota Medan Erfin Fachrurrazi.
Baca Juga:
Capaian ini menjadi bentuk apresiasi nyata atas konsistensi Pemko Medan dalam memperluas ekosistem digital di ibu kota Provinsi Sumatera Utara tersebut.
Erfin menjelaskan, keberhasilan Medan menjadi predikat terbaik ditopang oleh tata kelola pendapatan daerah yang terdigitalisasi dengan mengembangkan smart tax dan Qresto (Quick Response Electronic Splitting System For Tax Optimization).
"Pengelolaan pajak daerah kini jadi semakin transparan dan terintegrasi secara digital," ujar Erfin.
Terobosan ini, bilang Erfin, tak lepas dari peran dan komitmen penuh Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas dan Wakil Wali Kota H. Zakiyuddin Harahap dalam mendukung dan mendorong percepatan digitalisasi di setiap lini, yang berfokus pada transparansi guna mengoptimalkan penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
"Guna memastikan transformasi digital transaksi keuangan daerah berjalan berkelanjutan dan berlandaskan hukum, Pemko Medan juga telah menerbitkan sejumlah Peraturan Wali Kota (Perwal) terkait," tambahnya.
Melalui langkah percepatan digitalisasi ini, tata kelola keuangan Pemko Medan terbukti menjadi jauh lebih efisien, akuntabel serta mendorong peningkatan PAD secara signifikan.
Pojok Pajak Bapenda Medan Himpun PBB Rp2,53 Miliar dari 1.493 Wajib Pajak
Gubernur BI Destry Damayanti Coba Langsung QRESTO di Booth Pemkot Medan pada FEKDI 2026
Kepala Bapenda Medan Paparkan Laporan Akhir eLoket Pajak, Perkuat Integrasi Layanan Perpajakan
Pojok PBB Hadir di Brastagi Supermarket, Permudah Warga Bayar PBB Sambil Berbelanja
Bapenda Medan Perkuat Kepatuhan Opsen PKB dan Dorong Digitalisasi Transaksi