Selasa, 13 Oktober 2026

Pasca Banjir di Koto Tangah, Warga Kecewa Sistem Peringatan Banjir tidak Berfungsi

Azzaren - Senin, 12 Oktober 2026 18:30 WIB
Pasca Banjir di Koto Tangah, Warga Kecewa Sistem Peringatan Banjir tidak Berfungsi
Teks foto : Pasca banjir warga yang berada di Perumahan Lumin Park, Kota Padang mulai membersihkan rumahnya. (Isti)

Kitakininews.co.id -Puluhan rumah warga di Kampung Apa dan Perumahan Luminpark, Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumatra Barat, tertutup endapan lumpur setelah wilayah tersebut diterjang banjir bandang.

Baca Juga:

Warga menyatakan kecewa karena alat warning sistem banjir yg berada dilokasi mereka tidak berfungsi sehingga banyak warga yg terjebak saat air bah datang.

Salah satu warga yang sempat terjebak selama saat banjir datang, Lisa, Minggu (11/10/2026), mengatakan kaget saat tiba-tiba air bah menerjang kampungnya.

Alat system peringatan banjir yang dipasang BPBD di daerahnya, yang seharusnya berbunyi saat air besar di bagian hulu, saat kejadian tidak berfungsi sama sekali sehingga banyak warga yg terjebak.

Selain itu, meski berhasil selamat dari terjangan banjir bandang, saat ini warga sangat membutuhkan bantuan makanan, pakaian, hingga air bersih untuk keperluan sehari-hari.

Ratusan personil kepolisian juga telah berada di lokasi banjir bandang melakukan pembersihan terhadap lingkungan rumah warga yang terendam lumpur dan masih digenangi lumpur.

Tercatat dalam data terbaru BPBD Kota Padang, di kawasan Kecamatan Koto Tangah ada 200 orang warga terdampak banjir bandang. Sedangkan di Kecamatan Kuranji ada sebanyak 245 jiwa yang terdampak dalam banjir bandang tersebut.

Pasca diterjang banjir bandang, puluhan rumah warga Kampung Apa dan Perumahan Luminpark, Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tangah Kota Padang, terendam endapan lumpur, meski tidak ada korban jiwa.

Warga tampak membersihkan rumah mereka dari sisa sisa banjir dan material lumpur, Minggu (11/10/2026).

Pasca banjir warga yang berada di Perumahan Lumin Park, Kota Padang mulai membersihkan rumahnya. Selain rumah juga terdapat kendaraan warga yang terdampak akibat banjir.

Warga di Perumahan Lumin Park Cluster, Lubuk Minturun, Kota Padang, melakukan kegiatan pembersihan rumah. Terdapat puluhan rumah yang masih terendam oleh material lumpur.

Sudah ada alat berat terpantau di lokasi yang nantinya alat berat akan berfungsi untuk mengangkut material banjir.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: M Iqbal
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Kapolda Sumbar Kerahkan 200 Personel Gabungan, Korban Banjir Mengungsi di Musala

Kapolda Sumbar Kerahkan 200 Personel Gabungan, Korban Banjir Mengungsi di Musala

Banjir Padang Terjang Tiga Kecamatan, 672 Warga Mengungsi dan Akses Jalan Terputus

Banjir Padang Terjang Tiga Kecamatan, 672 Warga Mengungsi dan Akses Jalan Terputus

Diguyur Hujan Deras, Pemukiman Warga di Kota Padang Terendam Banjir Hingga 80 Cm

Diguyur Hujan Deras, Pemukiman Warga di Kota Padang Terendam Banjir Hingga 80 Cm

Banjir Padang Meluas, 498 Warga Terdampak dan 238 Jiwa Dievakuasi

Banjir Padang Meluas, 498 Warga Terdampak dan 238 Jiwa Dievakuasi

Banjir Kembali Rendam Jalur Padang Sidimpuan–Sibolga, Puluhan Warga Tapanuli Tengah Mengungsi

Banjir Kembali Rendam Jalur Padang Sidimpuan–Sibolga, Puluhan Warga Tapanuli Tengah Mengungsi

Sebanyak 25 Korban Meninggal Dunia Akibat Banjir Bandang Padangpanjang Ditemukan

Sebanyak 25 Korban Meninggal Dunia Akibat Banjir Bandang Padangpanjang Ditemukan

Komentar
Berita Terbaru