Minggu, 30 Agustus 2026

Ratusan Jemaah Tareqat Naqsabandiyah di Deliserdang Menggelar Salat Idul Fitri

- Kamis, 20 April 2023 16:24 WIB
Ratusan Jemaah Tareqat Naqsabandiyah di Deliserdang Menggelar Salat Idul Fitri

Kitakini.news - Jemaah Tarekat Naqsabandiyah di Deliserdang, Sumatera Utara, lebaran lebih awal dengan melaksanakan salat Idul Fitri atau salat Id 1444 hijriah, pada Kamis (20/4/2023) pagi.

Baca Juga:

Jemaah Tarekat Naqsabandiyah menetapkan 1 Syawal 1444 Hijriah berdasarkan metode perhitungan hisab qomariah Naqsabandiyah.

Bertempat di Pondok Pesantren Darusshofa yang berada di Jalan Kongsi, Desa Marendal I, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deliserdang, ratusan jemaah Tarekat Naqsabandiyah Al Kholidyah Jalaliyah melaksanakan ibadah salat Id secara berjemaah.

Sekitar 300 jemaah Tarekat Naqsabandiyah Al Kholidyah Jalaliyah melaksanakan salat Id dua rakaat dengan tujuh kali takbir yang dipimpin Syekh Muda Nur Zikri. Para jemaah Naqsyabandiyah tampak khusyuk melaksanakan salat Id.

Naqsabandiyah diketahui memiliki metode yang berbeda dengan pemerintah dan ormas Islam lainnya dalam menetapkan awal Idulfitri.

Mereka berkeyakinan penetapan 1 Syawal 1444 Hijriah menggunakan metode hisab Qomariah Naqsabandiyah. Metode penetapan 1 Syawal 1444 Hijriah ini berbeda yang biasa digunakan yakni metode hisab dan rukyatul hilal.

Menurut jemaah, Syekh Muda Markum menyebutkan penetapan 1 Syawal 1444 Hijriah sudah diputuskan oleh dewan Mursidin Tarekat Naqsabandiyah, Bandar Tinggi, Simalungun, Sumatera Utara, berdasarkan metode perhitungan hisab qomariah Naqsabandiyah.

"Tarekat Naqsabandiyah Al Kholidyah Jalaliyah dalam menentukan satu Ramadhan maupun 1 Syawal melalui metode hisab qomariah dan itu sudah dilaksanakan dan dibuat oleh majelis fatwa di Bandar Tinggi yang dipimpin langsung oleh tuan guru,” ujar Syekh Muda Markum.

Syekh Muda Markum juga mengatakan, meski mengalami perbedaan dalam pelaksanaan 1 Syawal 1444 Hijriah, jemaah Naqsyabandiyah berharap perbedaan itu tidak menjadi masalah dalam melaksanakan ibadah.

“Kita senantiasa berkomitmen dinamika itu wajar dan itu menjadi rahmat. Apa pun perbedaan, hanya itu pemersatu silaturahmi bagi kita semua," katanya.

Usai melaksanakan ibadah salat Idulfitri, para jemaah Naqsabandiyah Al Kholidyah Jalaliyah kemudian bersalam-salaman saling memaafkan satu dengan yang lainnya, kemudian diteruskan dengan makan bersama.




Kontributor: Azzareen

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Diding Boneng Tutup Usia, Dunia Perfilman Kehilangan Legenda

Diding Boneng Tutup Usia, Dunia Perfilman Kehilangan Legenda

Perempuan Ditemukan Meninggal di Rumah Komplek Bumi Asri, Polisi Lakukan Penyelidikan

Perempuan Ditemukan Meninggal di Rumah Komplek Bumi Asri, Polisi Lakukan Penyelidikan

UFC Coret Empat Petarung dari Roster, Daniel Marcos yang Punya Rekor Mentereng Ikut Tergusur

UFC Coret Empat Petarung dari Roster, Daniel Marcos yang Punya Rekor Mentereng Ikut Tergusur

OJK Rajut Kolaborasi Kuat GRC untuk Hadapi Risiko Siber, AI, dan Perubahan Iklim di Sektor Keuangan

OJK Rajut Kolaborasi Kuat GRC untuk Hadapi Risiko Siber, AI, dan Perubahan Iklim di Sektor Keuangan

Bayern Menggila di Bergamo, Atletico Madrid Pesta Gol

Bayern Menggila di Bergamo, Atletico Madrid Pesta Gol

Juara Duta Muda Sumatera Utara 2026 Terpilih, Pemuda Ini Bawa Asa Baru untuk Sumatera Utara

Juara Duta Muda Sumatera Utara 2026 Terpilih, Pemuda Ini Bawa Asa Baru untuk Sumatera Utara

Komentar
Berita Terbaru