Rabu, 21 Oktober 2026

Selalu Ingkar Janji, Indonesia Tolak Normalisasi Hubungan Dengan Israel

- Senin, 01 Mei 2023 20:35 WIB
Selalu Ingkar Janji, Indonesia Tolak Normalisasi Hubungan Dengan Israel

Kitakini.news – Direktur Timur Tengah Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Republik Indonesia, Bagus Hendraning mengungkapkan bahwa sifat Israel yang selalu dan sering ingkar janji untuk menyelesaikan konflik dengan Palestina, merupakan alasan Indonesia untuk menolak menormalisasi hubungan dengan Israel.

Baca Juga:

Selain itu, Israel kerap mengembangkan wacana yang tidak bersahabat. Sebab, Tel Aviv bertindak non kompromis, mendorong pemukiman ilegal di Tanah Palestina, mengganggu tempat ibadah, rasialisme apartheid dan diskriminasi.

“Andai saja Israel itu mau berubah, wah itu sangat baik. Tapi saya pesimistis apakah bisa dilakukan. Sebab, pengalaman yang ada, mereka selalu ingkar janji dan Israel tidak pernah menepati janji, bahkan yang paling dekat ketika perjanjian Sharm Al Sheikh, pertemuan di Mesir kemarin, baru saja," beber Bagus seperti dilansir dari CNN Indonesia.com, Senin (1/5/2023).

"Tak hanya, Israel juga kerap ingin menciptakan suasana kondusif tidak ada aksi kekerasan. Belum berbilang minggu, sudah terjadi kekerasan," cetusnya.

Bagus juga tidak yakin apakah Israel akan menerima solusi dua negara atau Two State Solution. Menurutnya, Israel tidak serius dengan cita-cita solusi itu.

Two State Solution adalah cara penyelesaian konflik Israel Palestina yang disepakati komunitas internasional melalui resolusi Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) No.194. Resolusi itu diadopsi pada 11 Desember 1948.

Solusi dua negara menjadikan Israel dan Palestina bisa berdiri sebagai dua negara berdaulat yang hidup berdampingan secara damai.

Lebih lanjut, Bagus menyebut tidak pernah mendengar Indonesia berkeinginan menjadi mediator Israel dan Palestina.

Masih kata Bagus, Indonesia akan terus mendukung perjuangan kemerdekaan rakyat Palestina untuk mendapatkan kembali kawasannya dan mendapatkan kemerdekaanya dengan ibu kota Yerusalem Timur.

Ia menambahkan Indonesia menghormati berbagai upaya lembaga lembaga regional, internasional, individu atau negara tertentu untuk melakukan pendekatan pembicaraan dengan masing-masing pihak yang terlibat.

"Saya kira kita bukan tidak konkret ya, kita ini memberikan sesuai dengan kemampuan kita tentunya," katanya.

Selain di level politik, Indonesia juga disebut memberikan dukungan kepada Palestina di level yang lain, termasuk kebudayaan, dan kesehatan. Dukungan itu dianggap sebagai upaya mempersiapkan Palestina bisa mengelola negaranya ketika nantinya merdeka.

"Tentu saja Indonesia siap sedia untuk memberikan bantuan sepanjang kemampuan kita memungkinkan," pungkasnya.

 



Redaksi

 

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
TransNusa Rayakan Momen Bersejarah dengan Peluncuran Penerbangan Perdana Melbourne–Bali

TransNusa Rayakan Momen Bersejarah dengan Peluncuran Penerbangan Perdana Melbourne–Bali

Sempat Ricuh, Firma Hukum Budi Dharma Berhasil Kembalikan Penguasaan Aset PT KAI di Medan

Sempat Ricuh, Firma Hukum Budi Dharma Berhasil Kembalikan Penguasaan Aset PT KAI di Medan

Kitchenette Goes Pink Medan Ajak Deteksi Dini Kanker Payudara

Kitchenette Goes Pink Medan Ajak Deteksi Dini Kanker Payudara

Sembilan Fellow Ashoka Hadir di ST Bhinneka Medan, Ajak Mahasiswa Jadi Penggerak Perubahan

Sembilan Fellow Ashoka Hadir di ST Bhinneka Medan, Ajak Mahasiswa Jadi Penggerak Perubahan

DPP GMNI Gelar Lokakarya Kaderisasi Nasional di Lampung

DPP GMNI Gelar Lokakarya Kaderisasi Nasional di Lampung

Kabar Duka, Martha Tilaar Meninggal Dunia

Kabar Duka, Martha Tilaar Meninggal Dunia

Komentar
Berita Terbaru