Intensitas Hujan Tinggi Ganggu Produksi Getah Karet di Padangsidempuan
Kitakini.news - Maat Sikumbang (65), seorang petani karet di Kelurahan Hanopansibatu, Kecamatan Padangsidempuan Selatan, Provinsi Sumatera Utara, mengaku terganggu produksinya akibat intensitas hujan cukup tinggi di wilayah tersebut.
Baca Juga:
Akibatnya hasil dari kebun karet miliknya mengalami gangguan dan penurunan yang berdampak pada menurunnya pendapatan petani.
"Produksi getah karet musim hujan jauh lebih sedikit karena habis ditimpa hujan. Karena kualitas karet yang bagus, batangnya harus dalam kondisi kering, sehingga mudah menderes getahnya," ujar Sikumbang, Selasa (9/5/2023).
Maat juga menuturkan selain diguyur hujan terus menerus harga karet juga tak kunjung naik membuat para petani mengeluh.
"Kita ketahui bersama wilayah Tabagsel dalam 10 hari terahir ini terus di guyur hujan, sementara kalau hujan kami tidak akan bisa Menderes. Belum lagi harga karet yang tak kunjung naik, membuat para petani karet mengeluh," sebutnya.
Kata Sikumbang, akibat harga getah murah dan musim penghujan sangat menyulitkan mereka mencukupi kebutuhan sehari-hari, apalagi anak mereka sudah mulai memasuki sekolah.
Terpisah Habibi salah seorang pengepul getah mengatakan harga karet tembus Rp5.000-Rp8.000 per kilonya.
"Kalau getahnya di simpan didalam ember perkilonya kita beli 5200 rupiah. Sedangkan kalau dari tempurung nya langsung bisa kita hargai 8000 perkilonya," katanya.
Amatan awak media, perbedaan antara getah dari ember dan tempurung sangatlah jauh. Kalau getah dari tempurung itu lebih padat dan murni, sedangkan yang di dalam ember memiliki kadar air yang cukup tinggi.
Kontributor: Efendi Jambak
Diding Boneng Tutup Usia, Dunia Perfilman Kehilangan Legenda
Perempuan Ditemukan Meninggal di Rumah Komplek Bumi Asri, Polisi Lakukan Penyelidikan
UFC Coret Empat Petarung dari Roster, Daniel Marcos yang Punya Rekor Mentereng Ikut Tergusur
OJK Rajut Kolaborasi Kuat GRC untuk Hadapi Risiko Siber, AI, dan Perubahan Iklim di Sektor Keuangan
Bayern Menggila di Bergamo, Atletico Madrid Pesta Gol