Puncak HUT Dekranas Ke 43 Tahun, Kementerian BUMN Gelar Talkshow
Kitakini.news - Puncak perayaan HUT ke-43 Dewan Kerajinan Nasional
(Dekranas) di Medan, digelar dengan talkshow Literasi Keuangan dan Dukungan
Permodalan bagi UMKM yang diselenggarakan Kementerian BUMN berkolaborasi dengan
Bank BRI dan Pegadaian, Rabu (17/5/2023). Literasi ini juga untuk memberikan
edukasi kepada pelaku UMKM untuk tidak terjebak dengan pinjaman Online.
Baca Juga:
Acara yang digelar melalui kolaborasi menteri BUMN dengan Dekranas
ini sebagai bentuk upaya mendorong tumbuh kembangnya UMKM di Indonesia utamanya
pada aspek keuangan dan permodalan yang memang menjadi salah satu instrumen
penting dalam pengembangan usahanya. Aspek ini perlu ditunjang dengan tingkat
pemahaman atau melek keuangan yang baik bagi pelaku UMKM.
Menurut Staf Ahli Bidang Keuangan dan Pengembangan UMKM
Kementerian BUMN, .Loto Srinaita Ginting melalui Hasil Survei Nasional Literasi
dan Inklusi Keuangan Indonesia tahun 2022 oleh OJK, bahwa tingkat inklusi
keuangan telah mencapai 85,10 persen, namun indeks literasi keuangan baru
mencapai 49,68 persen meskipun telah mengalami peningkatan dibanding tahun 2019
yang mencapai 38,03 persen.
Hal ini menunjukkan adanya “gap” antara tingkat literasi atau
tingkat melek keuangan masyarakat dengan tingkat inklusi keuangan.
“Tingkat inklusi dan literasi keuangan perlu untuk terus
diselaraskan agar meminimalisir risiko masyarakat termasuk pelaku UMKM dalam
mengakses layanan keuangan agar tidak terjebak dengan pinjaman online,” ujar
Loto Srinaita.
Dikatakannya melalui tingkat inklusi keuangan yang baik dengan
ditopang tingkat literasi keuangan yang memadai, akan mendorong layanan
keuangan menjadi lebih produktif dalam mendukung peningkatan ekonomi
masyarakat.
Dialog talkshow dihadiri 200 pelaku UMKM dari kota Medan serta
beberapa kabupaten/kota lainnya di provinsi Sumatera Utara secara luring di
Lapangan Benteng Medan. Dari sejumlah peserta yang bertanya, banyak yang
mengenai tentang pinjaman permodalan, diantaranya persyaratan hingga limit
pinjaman.
Menurut Pemimpin Wilayah Pegadaian Kanwil I Medan, Arief Rinardi
Sunardi menyatakan pihaknya saat ini sudah terus melakukan pengembangan
produk-produk keuangan dengan bunga yang sangat rendah dengan berkolaborasi
bersama bank BRI.
Salah satunya adalah produk KUR yang begtu banyak diminati oleh
pelaku usaha super mikro dengan skema pinjaman Rp 1 juta hingga Rp 10 juta
tanpa agunan dan untuk pengusaha yang ingin naik kelas nantinya akan diserahkan
kepada bank BRI yang memiliki banyak produk keuangan dengan batas pinjaman
hingga ratusan juta rupiah.
Pada tahun ini pegadaian mendapatkan dukungan permodalan sebesar
Rp 4,5 triliun yang nantinya sebesar 20 persennya ditargetkan untuk pelaku
usaha mikro untuk mengembangkan usahanya dengan tangguh dan maju.
Kontributor: Azzareen
Diding Boneng Tutup Usia, Dunia Perfilman Kehilangan Legenda
Perempuan Ditemukan Meninggal di Rumah Komplek Bumi Asri, Polisi Lakukan Penyelidikan
UFC Coret Empat Petarung dari Roster, Daniel Marcos yang Punya Rekor Mentereng Ikut Tergusur
OJK Rajut Kolaborasi Kuat GRC untuk Hadapi Risiko Siber, AI, dan Perubahan Iklim di Sektor Keuangan
Bayern Menggila di Bergamo, Atletico Madrid Pesta Gol