Evakuasi Para Pendaki Terkendala Erupsi dan Keterbatasan Petugas
Kitakini.news - Erupsi Gunung Marapi yang masih terus terjadi membuat Tim SAR kesulitan mengevakuasi para pendaki. Hal ini disebabkan korban terpisah-pisah bahkan juga ada yang didalam jurang.
Baca Juga:
Menurut tokoh masyarakat setempat, Datuak Panghulu Kayo Ardizal mengatakan, evakuasi baru dapat dilakukan untuk 3 orang. Sementara 3 korban lain akan dijemput, Selasa (5/12/2023) oleh petugas.
"Evakuasi korban bencana erupsi Gunung Marapi baru dilanjutkan, Selasa (5/12/2023). Sejak Pukul 07. 00 WIB tim gabungan sudah bergerak menjangkau tempat korban berada," ujar Ardizal kepada wartawan di Singgalang, Selasa (5/12/2023).
Ardizal menjelaskan, korban terlihat tersebar disebuah lapangan di puncak gunung radius 3 kilometer, tempat biasa pendaki mendirikan tenda.
"Untuk sekitar Cadas belum bisa di jangkau petugas. Selain di lapangan, korban juga terlihat di dalam jurang, petugas belum berani masuk karena berisiko oleh lontaran batu dan abu vulkanik," beber Ardizal. (**)
Pemprovsu dan BKN Percepat Pemulihan Arsip ASN Terdampak Bencana
Pasca Banjir Bandang, Pelayanan 12 Kantor Pemkab Solok “Lumpuh”
Banjir Bandang Terjang Arosuka, Sejumlah Kantor Pemkab Solok Tertimbun Material
BNNP Sumbar Gagalkan Penyelundupan Ganja 44 Kilogram
Ratusan Personel Gabungan Cari 5 Wartawan yang Hilang di Gunung Anak Krakatau