Kapolres Tapsel Lakukan Peletakan Batu Pertama Kafe Al-Qaradawi Bhayangkari
Kitakini.news -Kapolres Tapanuli Selatan, AKBP Yasir Ahmadi menandai komitmen kuatnya terhadap pengembangan ekonomi lokal dengan melakukan peletakan batu pertama Kafe Al-Qaradawi Bhayangkari. Giat ini mencerminkan dukungan penuh kepolisian terhadap inisiatif pengembangan usaha di tengah masyarakat, Selasa (30/1/2024).
Baca Juga:
Dalam sambutannya, Kapolres
menekankan pentingnya membangun pusat ekonomi yang berkelanjutan di Tapanuli
Selatan. Kafe Al-Qaradawi Bhayangkara, menurutnya, bukan sekadar tempat
bersantai, tetapi juga menjadi wadah untuk memajukan potensi ekonomi dan
menggerakkan roda pembangunan warga sekitar.
"Kami berkomitmen untuk tidak
hanya menciptakan ruang rekreasi, tetapi juga peluang kerja baru bagi
masyarakat di sekitar," ujarnya.
Kapolres optimis bahwa Kafe
Al-Qaradawi Bhayangkara di bawah naungan Pesantren Darul Mursyid ini akan
menjadi pusat pertemuan masyarakat, memperkuat solidaritas, dan merangsang
pertumbuhan ekonomi di tengah masyarakat.
Selain menciptakan lapangan
pekerjaan baru, Kafe Al-Qaradawi Bhayangkara juga diharapkan dapat menjadi
magnet bagi wisatawan dan pengunjung lokal. Dengan konsep yang menarik dan
memadukan kekayaan budaya setempat.
AKBP Yasir Ahmadi menjelaskan
bahwa proyek ini merupakan bentuk nyata dari kepedulian terhadap pembangunan
komprehensif di wilayah tersebut.
"Kami tidak hanya berperan
dalam menjaga keamanan, tetapi juga aktif terlibat dalam mewujudkan
kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan ekonomi lokal," tegasnya.
Dengan peletakan batu pertama Kafe
Al-Qaradawi Bhayangkara, Kapolres Tapanuli Selatan memberikan pesan kuat bahwa
kepolisian tidak hanya sebagai penegak hukum, melainkan juga sebagai agen
perubahan positif dalam pembangunan masyarakat dan ekonomi lokal.
"Seiring berjalannya waktu, diharapkan proyek ini akan menjadi simbol kemajuan dan kemandirian bagi Tapanuli Selatan," pungkasnya.
Sambut Hari Bhayangkara Ke-80, Kapolres Tapsel Kunjungi Rumah Ibadah
Terkait Kasus Korupsi Topan Ginting Cs, Praktisi Sebut KPK "Masuk Angin"
Uang Kresek Hitam Rp50 Juta di Hotel Medan, Kesaksian Kirun Bongkar Ucapan Eks Kadis PUPR Sumut: “Saya Lagi Butuh Uang”
Yasir Mantan Kapolres Tapsel Jadi "Penghubung" Terdakwa Kirun dengan Topan Ginting
Hakim Tipikor Medan Desak KPK Hadirkan Mantan Pejabat Sumut di Sidang Dugaan Korupsi Proyek Jalan