Rabu, 07 Oktober 2026

Jack Della Maddalena Ingin Akhiri Laga vs Makhachev Lebih Cepat, Khawatir jadi Bulan-Bulanan Gulat Eks Juara Kelas Ringan?

Maddalena Waspadai Gulat Makhachev
Sukri - Rabu, 12 November 2025 09:00 WIB
Jack Della Maddalena Ingin Akhiri Laga vs Makhachev Lebih Cepat, Khawatir jadi Bulan-Bulanan Gulat Eks Juara Kelas Ringan?
istimewa
Kolase foto Jack Della Maddalena dan Islam Makhachev. (Foto: ufc/Instagram)
Kitakini.news - Menjelang pertarungan perebutan gelar kelas welter UFC, Jack Della Maddalena, juara bertahan kelas welter UFC, terus menegaskan bahwa ia tidak ingin pertarungan melawan Islam Makhachev berubah menjadi duel panjang. Salah satu alasan utamanya adalah penguasaan gulat dan kontrol grappling milik Makhachev, yang telah menjadi senjata dominan dalam banyak kemenangan petarung asal Dagestan tersebut.

Dalam wawancara bersama MMA Fighting, Della Maddalena mengatakan bahwa ia ingin menyelesaikan pertarungan lebih cepat. Seperti diketahui, laga ini merupakan pertarungan utama UFC 322, di Madison Square Garden, New York, Sabtu (15/11/2025) malam waktu setempat atau Minggu (16/11/2025) mulai dini hari WIB.

Baca Juga:

"Saya ingin menyelesaikannya. Saya bisa membayangkan pertarungan ini membuat Madison Square Garden bergemuruh," ujar
Jack Della Maddalena melansir MMA Fighting.


Komentar itu dibaca banyak analis sebagai bentuk kewaspadaan terhadap kemampuan Makhachev menguasai pertarungan di lantai.
Makhachev dikenal memiliki gaya khas Dagestan: penekanan clinch, transisi mulus menuju kontrol penuh, dan kemampuan menekan lawan hingga kehabisan opsi dan energi.


Kekhawatiran ini bukan tanpa dasar. Dalam beberapa laga penting, misalnya saat Islam Makhachev vs Dustin Poirier (UFC 302)
Poirier berusaha mempertahankan duel tetap di stand-up, tetapi saat laga memasuki ronde kelima, Makhachev akhirnya mendapatkan kontrol penuh dan menyelesaikan pertarungan dengan d'arce choke.


Begitu juga pada laga Islam Makhachev vs Alexander Volkanovski II (UFC 294). Volkanovski mencoba memaksa ritme cepat untuk menghindari grappling jangka panjang, namun tetap berakhir kalah KO di ronde pertama dengan sepakan ke kepala dan rentetan pukulan ke kepada Volkanovski.


Dari dua referensi tersebut, jelas terlihat pola bahwa jika pertarungan berlangsung lama, Makhachev semakin mendominasi.
Inilah yang membuat Della Maddalena memilih agresi terukur sejak awal dan berusaha menjaga pertarungan tetap berada pada jarak pukulan.


Della Maddalena memiliki keunggulan dalam variasi kombinasi dan ketepatan striking, tetapi ia menyadari bahwa jika ia membiarkan dirinya masuk ke fase clinch atau permainan lantai dalam waktu lama, ritme duel akan segera berpihak pada Makhachev.


Dengan demikian, strategi "menyelesaikan lebih cepat" bukan sekadar keberanian menyerang, tetapi langkah defensif untuk mencegah kontrol gulat Makhachev berkembang sepanjang ronde.

Sumber: MMAFighting.com, UFC.com

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Carlos Prates Pastikan Hadapi Islam Makhachev pada Perebutan Sabuk Welter

Carlos Prates Pastikan Hadapi Islam Makhachev pada Perebutan Sabuk Welter

Bilal Hasan Tantang Luis Gurule di UFC 334, Pertarungan ke-3 Dalam 93 Hari

Bilal Hasan Tantang Luis Gurule di UFC 334, Pertarungan ke-3 Dalam 93 Hari

Jon Jones Balik Serang Islam Makhachev, Perang GOAT UFC Makin Panas

Jon Jones Balik Serang Islam Makhachev, Perang GOAT UFC Makin Panas

Justin Gaethje Bela Islam Makhachev: Tak Peduli Disukai atau Tidak, Dia Memang Pemenang

Justin Gaethje Bela Islam Makhachev: Tak Peduli Disukai atau Tidak, Dia Memang Pemenang

Mamdani Buka 170 Ribu Dokumen 9/11, Jon Stewart Ungkap Fakta Udara Beracun Pasca Tragedi

Mamdani Buka 170 Ribu Dokumen 9/11, Jon Stewart Ungkap Fakta Udara Beracun Pasca Tragedi

Rekan Seperguruan Islam Makhachev Hancurkan Tracy Reeder di Ronde Pertama

Rekan Seperguruan Islam Makhachev Hancurkan Tracy Reeder di Ronde Pertama

Komentar
Berita Terbaru