Tak Mau Terulang Lima Ronde: Volkanovski Janjikan Akhir Cepat Lawan Diego Lopes
Baca Juga:
UFC 325 akan digelar pada Minggu, 1 Februari 2026 di Qudos Bank Arena, Sydney, Australia, dan partai utama malam itu mempertemukan Alexander Volkanovski vs Diego Lopes dalam duel ulang yang telah lama dinantikan dunia MMA. Ini adalah rematch panas setelah pertemuan pertama mereka di UFC 314 (April 2025), di mana Volkanovski keluar sebagai pemenang melalui keputusan mutlak dalam pertarungan lima ronde penuh intensitas.
Kali ini, ceritanya berbeda. Bertarung di rumah sendiri, dengan sabuk juara di pinggang dan sorotan tertuju penuh kepadanya, Volkanovski datang bukan hanya untuk menang, ia ingin menyelesaikan laga dengan cara meyakinkan.
"Saya dapatkan kemenangan sebelumnya, tapi saya ingin menyelesaikannya kali ini, tidak ada keputusan. Aku ingin menghabisinya,"
ujar Volkanovski dengan nada tegas.
Pernyataan itu mencerminkan mentalitas sang juara. Di usia 37 tahun, Volkanovski sadar setiap pertarungan adalah bab penting dalam legasinya. Bertarung di Australia membuat momen ini terasa personal.
"Pertandingan ini akan artinya besar bagi karierku, dan pertahanan gelar di rumah sendiri adalah momen yang luar biasa," katanya.
Meski sudah mengalahkan Lopes sebelumnya, Volkanovski tetap menghadapi kritik. Sebagian pihak mempertanyakan kelayakan Diego Lopes mendapat kesempatan ulang. Namun bagi Volkanovski, semua itu bukan distraksi.
"Orang boleh bilang ada yang lebih pantas, tapi aku di sini untuk tetap menjadi yang terbaik dan menunjukkan itu di oktagon," ucapnya.
Penantang Berbahaya Bernama Diego Lopes
Di sisi lain oktagon, Diego Lopes datang dengan api besar di dadanya. Petarung Brasil berusia 31 tahun itu kini berada di peringkat dua kelas bulu UFC dan dikenal sebagai finisher eksplosif. Kemenangan KO sensasional atas Jean Silva menjadi tiket emasnya kembali ke perebutan gelar.
Lopes tak peduli dengan kritik publik.
"Tidak ada yang bisa mengatakan tidak pada kesempatan gelar dunia, jika mereka ingin kritik, pergilah komplen ke UFC," ucap Lopes lugas.
Ia mengakui kekalahan pertama dari Volkanovski, namun yakin kali ini akan berbeda.
"Aku belajar dari pertemuan pertama, aku akan datang dengan versi yang lebih baik dari diriku," ungkapnya.
Bagi Lopes, laga ini adalah segalanya.
"Ini mungkin pertarungan terbesar dalam hidupku, dan aku di sini untuk menang, bukan sekadar ikut bertarung," ucapnya.
Duel Legasi vs Ambisi
UFC 325 bukan sekadar pertarungan juara. Ini adalah benturan legasi dan ambisi.
Volkanovski ingin menegaskan dominasinya di kelas bulu dan menutup keraguan dengan kemenangan spektakuler.
Lopes ingin menulis ulang cerita, merebut sabuk, dan menjungkirbalikkan segalanya di kandang lawan.
Sumber: fightmag.com, mmafighting.com, mmamania.com, mmafighting.com, ufc.com
Alexander Volkanovski Hadapi Movsar Evloev di UFC 333 Abu Dhabi
Volkanovski Tunjukkan Kelas Juara Sejati di Rematch Kontra Diego Lopes
Sabuk Dipertaruhkan, Harga Diri Jadi Taruhan: Volkanovski vs Diego Lopes 2 di UFC 325
Ahmad Al Ahmad, Pria Tak Bersenjata yang Menghentikan Teror di Bondi Beach Sydney
Islam Makhachev Double Champion & Petr Yan Rebut Gelar, Rekap Lima Kemenangan Terbesar UFC 2025