Pesta Gol di Lapangan Unimed! Empat Tim Segel Tiket Semifinal Liga 4 Sumut
Baca Juga:
Dari Grup D, Batubara United tampil luar biasa dengan kemenangan mencolok 6-2 atas Gumarang FC. Sejak menit awal, Batubara langsung menekan tanpa memberi ruang. Mereka bahkan sudah unggul 4-2 di babak pertama dalam laga yang berjalan terbuka.
Risdo Amin Saragih dan Ronggur menjadi motor kemenangan lewat masing-masing dua gol, sementara Aldo Febry menutup pesta dengan dua gol tambahan di babak kedua. Gumarang FC hanya mampu membalas melalui Radha di penghujung babak pertama.
Hasil ini memastikan Batubara United melangkah ke semifinal, menyusul Paya Bakung FC yang lebih dulu mengunci tiket dari grup yang sama. Kedua tim masih akan bentrok di laga terakhir untuk menentukan siapa yang keluar sebagai juara grup.
Sementara itu, dua kekalahan beruntun membuat Gumarang FC harus angkat koper lebih cepat.
Di Grup E, dominasi juga ditunjukkan Binjai City Sport Club. Mereka tampil superior dengan menghancurkan Pelita Medan Soccer 6-1. Sejak awal laga, Binjai City langsung mengambil alih kendali dan tak
memberi kesempatan lawan berkembang.
Enam gol kemenangan dicetak secara merata oleh Hibul Situmorang, Maulidan, Aldino, Rohid, Effendi, dan Khadafi. Pelita Medan hanya mampu memperkecil ketertinggalan lewat gol Daffa.
Kemenangan ini memastikan Binjai City Sport Club lolos ke semifinal bersama PS Kwarta. Meski masih menyisakan satu laga, kedua tim sudah tak terkejar oleh pesaing di grup. Sebaliknya, Pelita Medan Soccer harus mengakhiri perjalanan setelah dua kekalahan beruntun.
Dengan hasil tersebut, empat tim yang resmi melangkah ke semifinal adalah Binjai City Sport Club, PS Kwarta, Paya Bakung FC, dan Batubara United.
Pelatih Binjai City, Amran, mengaku puas dengan performa timnya meski masih melihat beberapa hal yang perlu diperbaiki.
"Alhamdulillah pertandingan hari ini berjalan bagus tanpa insiden. Pelita Medan Soccer juga saya kira bermain baik. Hasilnya sesuai harapan, tapi memang masih ada peluang yang belum maksimal, mungkin faktor lapangan atau lainnya," ucapnya.
Ia menegaskan timnya akan melakukan rotasi pada laga berikutnya demi menjaga kebugaran pemain sekaligus memberi kesempatan kepada pemain pelapis.
"Kita akan lakukan rotasi. Pembenahan terus kita lakukan, terutama untuk pemain yang masuk regulasi agar lebih banyak mendapatkan kesempatan. Strategi tetap kita pertahankan, tinggal pemantapan saja. Insya Allah target kita bisa ke final."
Sementara itu, pelatih Batubara United, Agung Pramana, mengaku kemenangan besar timnya sedikit di luar dugaan.
"Saya ucapkan terima kasih kepada pemain yang sudah bekerja keras. Pertandingan hari ini sebenarnya di luar ekspektasi saya. Saya pikir tidak akan mudah karena Gumarang memberi perlawanan, bahkan kita sempat kecolongan dua gol di babak pertama," ungkapnya.
Ia menyoroti menurunnya konsentrasi pemain sebagai penyebab kebobolan, terutama dari situasi bola mati.
"Kita kecolongan dari tendangan bebas karena konsentrasi pemain menurun. Tapi di babak kedua kita bisa bangkit dan membalikkan keadaan," ujarnya.
Meski sudah lolos, Batubara United tetap mengincar kemenangan di laga terakhir untuk mengamankan posisi puncak grup.
"Awalnya kita targetkan seri, tapi hasilnya jauh lebih baik. Ke depan kita tetap incar kemenangan untuk mengamankan posisi juara grup. Evaluasi utama ada di komunikasi permainan dan konsentrasi lini belakang," sebutnya.
PSMS Menang 3-0 pada Uji Coba Jelang Piala Presiden, Eko Purdjianto: Game Model Mulai Terlihat
Paya Bakung United Bikin Kejutan, Timnas Timor Leste U-19 Dipaksa Bermain Imbang
Binjai City dan Paya Bakung Bersiap Hadapi Lawan Tangguh Tingkat Nasional
Stadion Disporasu Diuji Jelang AFF, Sumut All Star Menang Dramatis 4-3
Paya Bakung Taklukkan PS Kwarta di Babak Adu Penalti, Raih Gelar Perdana Liga 4 Sumut