Rabu, 19 Agustus 2026

Mengamuk Tanpa Ampun! Binjai City Hancurkan Batubara 8-1

Binjai City Mengamuk Hancurkan Batubara Delapan Satu
Sukri - Kamis, 16 April 2026 19:00 WIB
Mengamuk Tanpa Ampun! Binjai City Hancurkan Batubara 8-1
istimewa
Pemain Binjai United (jersey kuning) dan pemain Batubara United berjibaku pada laga perbuatan tempat ketiga Liga 4 Sumut. (Foto: tim media Liga 4 Sumut)
Kitakini.news -Mengamuk Tanpa Ampun! Binjai City Hancurkan Batubara 8-1

Baca Juga:

Laga perebutan tempat ketiga Liga 4 Sumatera Utara 2025/2026 berubah jadi panggung unjuk kekuatan Binjai City Sport Club. Tampil agresif sejak awal, mereka menghancurkan Batubara United dengan skor mencolok 8-1 dalam duel yang berlangsung satu arah di Stadion Mini Dispora Sumut, Kamis (16/4/2026) sore.


Binjai City langsung menggebrak sejak menit awal. Aldino membuka keunggulan pada menit ke-16, sebelum Dinan Syahbani memperlebar jarak menjelang turun minum di menit ke-40. Situasi makin berat bagi Batubara setelah Alaska Yuda diusir wasit usai menerima kartu kuning kedua pada menit ke-38.


Unggul jumlah pemain, Binjai City semakin leluasa di babak kedua. Dimas Sumantri menambah gol di menit ke-58, lalu pesta gol berlanjut melalui Fachri Andika (72', 90'), Hibul Situmorang (74', 76'), serta Abdul Maulidan (83').


Batubara hanya mampu membalas satu gol melalui titik penalti menit ke-71 yang dieksekusi Risdo Amin Saragih itu pun tak mengubah jalannya pertandingan yang sepenuhnya dikuasai Binjai.


Pelatih Binjai City, Amran, menyebut kemenangan besar ini sebagai respons atas kegagalan timnya di semifinal menghadapi Paya Bakung United.


"Kemarin kami lengah dan tidak bisa memanfaatkan peluang. Hari ini anak-anak membuktikan kualitasnya. Secara permainan kami tidak ada masalah," ujarnya.


Ia juga menegaskan target tim sebenarnya belum berubah meski gagal ke final.


"Target kami dari awal adalah juara atau minimal lolos ke tingkat nasional. Sekarang kami masih menunggu peluang itu, tergantung Asprov," katanya.


Amran turut menyoroti perjuangan tim yang dibangun dalam waktu singkat.


"Persiapan kami hanya sekitar satu bulan, bahkan sempat satu minggu puasa seleksi. Tapi hasil ini cukup memuaskan," tambahnya.


Di kubu lawan, pelatih Batubara United, Agung Pramana, tetap menunjukkan sikap sportif dan mengapresiasi kerja keras anak asuhnya.


"Alhamdulillah, ini sudah sejauh yang bisa kami tempuh. Kami bukan tim unggulan, tapi pemain sudah bekerja keras. Saya apresiasi mereka dan manajemen," ucapnya.


Ia tak menampik keunggulan mutlak lawan di laga ini.


"Kita akui hari ini Binjai mainnya sangat bagus," tegasnya.


Agung juga mengungkap kondisi timnya yang tidak ideal saat pertandingan.


"Banyak pemain cedera dan akumulasi, bahkan ada yang tidak hadir dan beberapa sedang ujian nasional. Jadi kami harus melakukan rotasi," jelasnya.


Meski harus puas di posisi keempat, Batubara tetap mensyukuri pencapaian mereka hingga fase akhir kompetisi.


"Target awal kami ke final, tapi bisa sampai semifinal sudah patut disyukuri," ungkapnya.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
PSMS Menang 3-0 pada Uji Coba Jelang Piala Presiden, Eko Purdjianto: Game Model Mulai Terlihat

PSMS Menang 3-0 pada Uji Coba Jelang Piala Presiden, Eko Purdjianto: Game Model Mulai Terlihat

Paya Bakung United Bikin Kejutan, Timnas Timor Leste U-19 Dipaksa Bermain Imbang

Paya Bakung United Bikin Kejutan, Timnas Timor Leste U-19 Dipaksa Bermain Imbang

Binjai City dan Paya Bakung Bersiap Hadapi Lawan Tangguh Tingkat Nasional

Binjai City dan Paya Bakung Bersiap Hadapi Lawan Tangguh Tingkat Nasional

Stadion Disporasu Diuji Jelang AFF, Sumut All Star Menang Dramatis 4-3

Stadion Disporasu Diuji Jelang AFF, Sumut All Star Menang Dramatis 4-3

Paya Bakung Taklukkan PS Kwarta di Babak Adu Penalti, Raih Gelar Perdana Liga 4 Sumut

Paya Bakung Taklukkan PS Kwarta di Babak Adu Penalti, Raih Gelar Perdana Liga 4 Sumut

Duel Penentuan! Kwarta Kejar Balas Dendam, Paya Bakung Ukir Sejarah

Duel Penentuan! Kwarta Kejar Balas Dendam, Paya Bakung Ukir Sejarah

Komentar
Berita Terbaru