Minggu, 05 Juli 2026

Arbeloa Murka! Madrid Tersingkir di Tengah Kontroversi

Bayern Singkirkan Madrid Dramatis di Allianz Arena
Sukri - Kamis, 16 April 2026 19:30 WIB
Arbeloa Murka! Madrid Tersingkir di Tengah Kontroversi
istimewa
Skuad Bayern Munich merayakan kelolosan ke semi final Liga Champions. (Foto: fcbayern/Instagram)
Kitakini.news - Malam penuh drama dan emosi mewarnai Allianz Arena saat Bayern Munich menyingkirkan Real Madrid lewat kemenangan spektakuler 4-3 pada leg kedua perempat final Liga Champions 2025/2026. Hasil pertandingan Kamis (16/4/2026) dini hari WIB tersebut memastikan Bayern melaju ke semifinal dengan agregat 6-4.

Sejak peluit awal, pertandingan langsung meledak. Madrid mengejutkan tuan rumah dengan gol cepat, namun Bayern merespons tanpa panik. Duel pun berubah menjadi adu serangan terbuka, di mana kedua tim saling membalas gol dalam tempo tinggi.

Baca Juga:

Madrid beberapa kali berada di atas angin dan menjaga asa comeback. Namun, Bayern menunjukkan mental baja yang menjadi pembeda. Setiap tertinggal, mereka mampu bangkit dan menyamakan skor, sebelum akhirnya menghantam balik lewat gol-gol krusial di fase akhir pertandingan.


Drama semakin memuncak ketika Madrid harus bermain dengan 10 orang setelah kartu merah yang diterima Eduardo Camavinga. Momen itu menjadi titik balik yang dimanfaatkan Bayern untuk mengunci kemenangan.


Pelatih Bayern, Vincent Kompany, memuji karakter luar biasa timnya yang tetap tenang di tengah tekanan besar.


"Kami menunjukkan keyakinan dan ketenangan dalam situasi sulit. Tim ini bereaksi dengan luar biasa," ujar Kompany.


Ia menegaskan bahwa keberanian dan mentalitas menjadi kunci kemenangan timnya.


"Kami tetap tenang meski tertinggal. Itu yang membuat perbedaan," tambahnya.


Di kubu Madrid, pelatih Álvaro Arbeloa tak bisa menyembunyikan kekecewaan, terutama terhadap keputusan wasit yang dianggap sangat berpengaruh.


"Sulit menerima hasil seperti ini. Keputusan itu sangat menentukan jalannya pertandingan," tegas Arbeloa.


Ia bahkan secara terbuka mengkritik kartu merah yang diterima timnya.


"Tidak bisa mengusir pemain karena hal seperti itu," lanjutnya.


Meski kecewa, Arbeloa tetap mengakui kualitas Bayern yang tampil efektif di momen-momen krusial.


Pertandingan ini langsung masuk dalam daftar duel paling dramatis musim ini. Bayern tampil lebih tajam saat dibutuhkan, sementara Madrid harus membayar mahal kehilangan momentum di saat genting.


Sumber: Reuters, The Guardian, Cadena SER, Bavarian Football Works

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Real Madrid Tawarkan Eduardo Camavinga ke Manchester City, Mourinho Disebut Beri Restu

Real Madrid Tawarkan Eduardo Camavinga ke Manchester City, Mourinho Disebut Beri Restu

Bernardo Silva Resmi Gabung Real Madrid, Teken Kontrak Dua Tahun hingga 2028

Bernardo Silva Resmi Gabung Real Madrid, Teken Kontrak Dua Tahun hingga 2028

Tak Tepis Bola Saat Adu Penalti, Safonov Tetap Jadi Pembawa Hoki PSG Juara Liga Champions

Tak Tepis Bola Saat Adu Penalti, Safonov Tetap Jadi Pembawa Hoki PSG Juara Liga Champions

Luis Enrique Ungkap Rahasia PSG Pertahankan Takhta Liga Champions

Luis Enrique Ungkap Rahasia PSG Pertahankan Takhta Liga Champions

PSG Pertahankan Takhta Liga Champions, Arsenal Menangis di Budapest

PSG Pertahankan Takhta Liga Champions, Arsenal Menangis di Budapest

PSG atau Arsenal? Final Liga Champions Siap Sajikan Duel Sengit

PSG atau Arsenal? Final Liga Champions Siap Sajikan Duel Sengit

Komentar
Berita Terbaru