Gol West Ham Dianulir, Arsenal Semakin Dekati Trofi Liga
Baca Juga:
Pada laga sengit Premier League, Minggu (10/5/2026) malam WIB, Arsenal menang tipis 1-0 atas West Ham dan semakin dekat menuju gelar liga pertama sejak 2004. Namun kemenangan itu lahir lewat ketegangan luar biasa hingga detik terakhir.
West Ham sebenarnya tampil disiplin sejak menit awal. Jarrod Bowen dan Mateus Fernandes beberapa kali memaksa David Raya bekerja keras di bawah mistar Arsenal. Di sisi lain, Arsenal tampak kelelahan usai menjalani jadwal padat Liga Champions beberapa hari sebelumnya.
Pertandingan berjalan keras dan penuh duel fisik. Arsenal kesulitan membongkar pertahanan rapat tuan rumah sampai akhirnya kebuntuan pecah pada menit ke-83.
Martin Ødegaard mengirim umpan terukur yang langsung disambar Leandro Trossard lewat sepakan mendatar ke sudut gawang. Bangku cadangan Arsenal langsung meledak merayakan gol yang terasa sangat penting dalam perburuan gelar musim ini.
Namun drama sesungguhnya baru dimulai di masa injury time.
London Stadium sempat berguncang ketika Callum Wilson mencetak gol penyeimbang pada menit ke-94. Para pemain West Ham berlari liar merayakan gol, suporter tuan rumah bersorak histeris, sementara para pemain Arsenal terlihat terpukul.
Tetapi beberapa detik kemudian semuanya berubah. Wasit Chris Kavanagh mendapat panggilan VAR untuk meninjau situasi di kotak penalti Arsenal. Setelah pemeriksaan panjang yang membuat stadion menahan napas, gol West Ham akhirnya dianulir karena dianggap terjadi pelanggaran terhadap David Raya.
Keputusan itu langsung memicu kemarahan kubu West Ham dan sekaligus menghadirkan kelegaan besar bagi Arsenal.
Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, mengaku pertandingan tersebut dipenuhi tekanan emosional. Ia juga memuji keberanian wasit yang mengambil keputusan penting di momen krusial.
"Kami hidup dalam momen yang penuh emosi. Saya memberi kredit kepada wasit karena punya keberanian mengambil keputusan yang sangat penting," ujar Arteta.
Arteta juga menegaskan bahwa keputusan VAR menurutnya sudah tepat.
"Itu jelas pelanggaran terhadap David Raya. Dalam situasi seperti itu, mengambil keputusan bukan hal mudah," katanya lagi.
Menurut Arteta, kemenangan seperti inilah yang menunjukkan mental juara Arsenal musim ini.
"Kami tahu laga seperti ini menentukan musim. Tim menunjukkan kedewasaan dan ketahanan luar biasa," ucapnya.
Di sisi lain, pelatih West Ham, Nuno Espírito Santo, tak bisa menyembunyikan rasa frustrasinya. Ia menilai keputusan VAR kembali memperlihatkan inkonsistensi officiating di Premier League.
"Saya hanya ingin ada kejelasan dan konsistensi. Situasi seperti ini terlalu sering membingungkan," kata Nuno.
Meski kecewa berat, Nuno tetap memberikan apresiasi terhadap perjuangan para pemainnya yang mampu membuat Arsenal menderita hingga akhir pertandingan.
"Para pemain memberikan segalanya malam ini. Kami pantas mendapat sesuatu dari pertandingan ini," ujarnya.
Kemenangan ini membuat Arsenal menjaga jarak lima poin di puncak klasemen dan semakin dekat menuju trofi Premier League yang telah lama mereka tunggu. Sebaliknya, West Ham kini semakin tertekan dalam persaingan papan bawah.
Sumber: Reuters, The Guardian, Opta Analyst, VAVEL
Dari Bournemouth ke Anfield, Iraola Hadapi Tantangan Raksasa
Fans Liverpool Bersiap! Iraola Segera Ambil Alih Anfield
Tak Tepis Bola Saat Adu Penalti, Safonov Tetap Jadi Pembawa Hoki PSG Juara Liga Champions
Luis Enrique Ungkap Rahasia PSG Pertahankan Takhta Liga Champions
PSG Pertahankan Takhta Liga Champions, Arsenal Menangis di Budapest