PSMS Rekrut Ramon Tribulietx, Arsitek Auckland City Juara Tujuh Kali Berturut-Turut
Kehadiran pria asal Spanyol tersebut menjadi sinyal kuat bahwa manajemen PSMS tengah menata fondasi klub secara lebih serius dan profesional. Bukan sekadar membangun tim untuk satu musim, tetapi menyiapkan sistem yang mampu menopang prestasi dalam jangka panjang.
Baca Juga:
Dalam unggahan perkenalannya, PSMS menyampaikan sambutan hangat sekaligus harapan besar kepada Ramon.
"Datang ke Medan dengan penuh ambisi dan membawa pengalaman berharga. Coach Ramon Tribulietx akan menjadi Direktur Teknik tim Ayam Kinantan musim ini. Welcome to PSMS, we make history again!" tulis akun resmi klub.
Nama Ramon Tribulietx bukan sosok asing dalam dunia sepak bola internasional. Pria kelahiran Barcelona, 20 September 1972 itu dikenal luas berkat kesuksesannya bersama Auckland City FC, klub yang mendominasi sepak bola Oseania selama bertahun-tahun.
Di bawah kepemimpinannya, Auckland City mencatatkan prestasi luar biasa dengan meraih tujuh gelar OFC Champions League secara beruntun dari 2011 hingga 2017. Torehan tersebut menempatkan Ramon sebagai salah satu pelatih paling sukses dalam sejarah kompetisi antarklub kawasan Oseania.
Tak hanya berjaya di level regional, Ramon juga mengantar Auckland City menorehkan sejarah pada ajang Piala Dunia Antarklub FIFA 2014 di Maroko. Saat itu, klub asal Selandia Baru tersebut secara mengejutkan berhasil finis di posisi ketiga dan menarik perhatian pecinta sepak bola dunia setelah mampu bersaing dengan tim-tim yang memiliki sumber daya jauh lebih besar.
Pencapaian itu bahkan beberapa kali disebut Ramon sebagai salah satu momen paling berkesan sepanjang perjalanan kariernya di dunia kepelatihan.
Sebelum meraih sukses bersama Auckland City, Ramon lebih dulu menimba pengalaman di sejumlah klub Spanyol. Ia pernah menjadi bagian dari staf kepelatihan UE Sant Andreu, UE Figueres, hingga UE Castelldefels.
Kariernya kemudian terus berkembang ke berbagai negara. Setelah meninggalkan Auckland City pada 2019, Ramon sempat menangani FC Akron Tolyatti di Rusia, bergabung dengan tim kepelatihan Budapest Honvéd di Hungaria, dan pada 2024 dipercaya menukangi United City FC di Filipina. Selain itu, ia juga terlibat dalam sejumlah program pengembangan sepak bola yang mengadopsi filosofi permainan khas Barcelona.
Kini, tantangan baru menantinya di Kota Medan. Sebagai Direktur Teknik, Ramon diharapkan mampu membantu PSMS dalam merumuskan identitas permainan, meningkatkan kualitas pembinaan usia muda, hingga memperkuat sistem pengembangan klub secara menyeluruh.
Langkah ini menunjukkan ambisi besar PSMS untuk kembali menjadi kekuatan penting dalam sepak bola nasional. Dengan pengalaman internasional dan rekam jejak prestasi yang dimiliki Ramon, harapan publik Sumatera Utara tentu semakin besar.
Pertanyaan yang kini mengemuka adalah sejauh mana sentuhan Ramon Tribulietx mampu membawa Ayam Kinantan kembali ke jalur kejayaan. Jika melihat perjalanan kariernya selama ini, optimisme merupakan sebuah hal yan wajar.
Sumber: nzfootball.co.nz
PSMS Medan Siapkan Tiga Uji Coba di Semarang, Hadapi Tiga Lawan Selevel
Derbi Sumatra Buka Jadwal PSMS Medan di Championship 2026/2027
PSMS Medan Bidik Juara, Grup Barat Championship 2026/2027 Resmi Ditetapkan
PSMS Kembali Berlatih Besok Usai Libur Sepekan, Fokus Persiapan Championship 2026/2027
Eko Purdjianto Petik Hikmah Kekalahan PSMS dari Persija, Fokus Benahi Tim Menuju Liga 2