Sabtu, 04 Juli 2026

Tahan Imbang Belgia, Hossam Hassan Sebut Mesir Dirugikan

Hossam Hassan Sebut Mesir Layak Kalahkan Belgia
Sukri - Selasa, 16 Juni 2026 16:06 WIB
Tahan Imbang Belgia, Hossam Hassan Sebut Mesir Dirugikan
istimewa
Pelatih timnas Mesir, Hossam Hassan. (Foto: kingfut.com)

Kitakini.news - Pelatih Timnas Mesir, Hossam Hassan, mengaku puas dengan penampilan anak asuhnya setelah menahan Belgia 1-1 pada laga pembuka Grup G Piala Dunia 2026 di Seattle, Senin (15/6/2026) waktu setempat atau Selasa (16/6/2026) dini hari WIB. Bahkan, menurut legenda sepak bola Mesir itu, timnya tampil lebih dekat kepada kemenangan dibandingkan lawannya.

Baca Juga:

Mesir sempat berada di ambang kemenangan berkat gol Emam Ashour pada menit ke-19. Gol tersebut lahir dari kerja sama apik yang diawali Mohamed Salah dan menjadi gol internasional pertama Ashour untuk The Pharaohs. Namun, Belgia berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-66 melalui gol bunuh diri Mohamed Hany setelah tekanan yang diciptakan Romelu Lukaku sesaat setelah masuk sebagai pemain pengganti.

Meski gagal mengamankan tiga poin, Hassan menilai hasil tersebut menunjukkan bahwa Mesir datang ke Amerika Utara bukan sekadar sebagai peserta pelengkap.

"Kami bukan tim yang datang ke Piala Dunia hanya untuk meramaikan suasana. Kami memiliki pemain-pemain berkualitas dan hari ini mereka membuktikannya," kata Hassan seusai pertandingan.

Pelatih berusia 59 tahun itu bahkan menyebut timnya layak mendapatkan hasil lebih baik. Menurutnya, Mesir mampu menciptakan banyak peluang berbahaya dan beberapa kali membuat lini belakang Belgia kesulitan.

"Saya merasa kami lebih dekat dengan kemenangan. Para pemain menjalankan rencana pertandingan dengan sangat baik dan menunjukkan karakter yang luar biasa," ujar Hassan.

Selain memuji performa timnya, Hassan juga tidak menyembunyikan kekecewaannya terhadap keputusan wasit yang menolak memberikan penalti kepada Mesir pada menit-menit akhir pertandingan. Ia yakin timnya seharusnya mendapat hadiah tendangan dari titik putih setelah salah satu pemain Belgia melakukan pelanggaran di kotak terlarang.

"Kami memiliki penalti yang menurut saya sangat jelas. Saya tidak mengerti mengapa situasi itu tidak ditinjau lebih jauh," kata Hassan.

Mantan striker yang membawa Mesir tampil di Piala Dunia 1990 itu juga membela keputusannya menarik keluar Mohamed Salah saat skor masih imbang. Keputusan tersebut sempat menimbulkan tanda tanya karena Salah tampil cukup berpengaruh dan menjadi pemberi assist untuk gol Ashour.

"Kami tidak bergantung pada satu pemain. Kami memiliki 26 pemain yang bekerja sebagai satu kesatuan. Salah dan Marmoush memberikan segalanya untuk tim hari ini," tegasnya.

Hassan secara khusus memuji kontribusi Salah dan Omar Marmoush yang terus merepotkan pertahanan Belgia melalui serangan balik cepat. Menurutnya, semangat juang yang diperlihatkan para pemain menjadi modal penting untuk menghadapi dua laga berikutnya melawan Selandia Baru dan Iran.

Hasil imbang ini menjaga peluang Mesir untuk melangkah ke fase gugur. Setelah puluhan tahun menunggu kemenangan pertama di putaran final Piala Dunia, Hassan yakin timnya memiliki kualitas untuk menciptakan sejarah baru pada edisi 2026.

"Tim ini memiliki kualitas. Kami ingin mengubah cara dunia memandang sepak bola Mesir dan menunjukkan bahwa kami mampu bersaing dengan siapa pun," ujarnya.

Sumber: Reuters, Channel News Asia, The Guardian.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Wakil Asia-Oseania Habis di Piala Dunia 2026, Mimpi AFC Terhenti

Wakil Asia-Oseania Habis di Piala Dunia 2026, Mimpi AFC Terhenti

Mesir Singkirkan Australia Lewat Adu Penalti, Lolos ke Babak 16 Besar Jadi Sejarah Baru

Mesir Singkirkan Australia Lewat Adu Penalti, Lolos ke Babak 16 Besar Jadi Sejarah Baru

Spanyol Terlalu Tangguh, Austria Tak Berkutik di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Spanyol Terlalu Tangguh, Austria Tak Berkutik di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

La Roja Diuji! Austria Siap Gagalkan Misi Spanyol ke 16 Besar

La Roja Diuji! Austria Siap Gagalkan Misi Spanyol ke 16 Besar

Bosnia Gagal Manfaatkan Keunggulan Pemain, Amerika Serikat Melaju ke 16 Besar

Bosnia Gagal Manfaatkan Keunggulan Pemain, Amerika Serikat Melaju ke 16 Besar

Nyaris Tersingkir, Belgia Balikkan Keadaan dan Hancurkan Mimpi Senegal

Nyaris Tersingkir, Belgia Balikkan Keadaan dan Hancurkan Mimpi Senegal

Komentar
Berita Terbaru