Roberto Mancini Resmi Kembali Latih Timnas Italia, FIGC Akhiri Drama Pencarian Pelatih
Kitakininews.co.id - Drama panjang pencarian pelatih baru Timnas Italia akhirnya berakhir. Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) resmi menunjuk Roberto Mancini sebagai pelatih kepala Azzurri untuk kedua kalinya, setelah serangkaian upaya merekrut nama-nama besar seperti Pep Guardiola, Carlo Ancelotti, hingga Andrea Pirlo tidak membuahkan hasil.
Baca Juga:
Keputusan tersebut terjadi Selasa (28/7/2026) sekaligus menandai kembalinya Mancini ke kursi pelatih tim nasional yang pernah dipimpinnya pada periode 2018-2023. Dalam periode pertamanya, ia sukses mengantar Italia menjuarai Euro 2020 dan mengembalikan reputasi Azzurri sebagai salah satu kekuatan utama sepak bola Eropa.
Penunjukan Mancini dilakukan setelah FIGC mengalami proses panjang mencari sosok yang tepat untuk memimpin proyek kebangkitan Italia usai kembali gagal lolos ke putaran final Piala Dunia. Presiden FIGC akhirnya menjatuhkan pilihan kepada pelatih berusia 61 tahun tersebut karena dinilai memahami kultur sepak bola Italia sekaligus memiliki rekam jejak sukses bersama tim nasional.
Guardiola dan Ancelotti Lebih Dulu Menolak
Sebelum menunjuk Mancini, FIGC lebih dulu mencoba membujuk Pep Guardiola. Pelatih asal Spanyol itu menjadi target utama karena dianggap mampu memimpin revolusi sepak bola Italia.
Namun Guardiola memilih menolak tawaran tersebut. Ia disebut ingin mengambil waktu istirahat setelah menyelesaikan pekerjaannya di Manchester City sehingga tidak bersedia langsung menerima proyek baru bersama tim nasional Italia.
Setelah gagal mendapatkan Guardiola, FIGC beralih kepada Carlo Ancelotti. Akan tetapi, pelatih legendaris itu juga tidak dapat menerima tawaran karena telah memiliki komitmen untuk menangani Timnas Brasil.
Andrea Pirlo Sempat Difavoritkan, Namun Gagal
Nama Andrea Pirlo kemudian muncul sebagai kandidat terkuat. Mantan gelandang juara dunia 2006 itu bahkan sempat disebut berada selangkah lagi menjadi pelatih Italia.
Namun proses tersebut mendadak batal setelah muncul kontroversi terkait kerja sama komersial Pirlo dengan perusahaan taruhan asal Rusia. Situasi itu memicu polemik politik yang membuat FIGC mengurungkan niat menunjuknya. Keputusan tersebut bahkan berujung pada mundurnya Paolo Maldini dari jabatan direktur teknik federasi karena berbeda pandangan mengenai penunjukan pelatih.
Mancini Jadi Solusi Akhir
Di tengah situasi yang semakin rumit, FIGC akhirnya kembali menghubungi Roberto Mancini. Meski sempat meninggalkan Italia pada 2023 untuk melatih Arab Saudi, Mancini dinilai sebagai figur yang paling siap memimpin proses pembangunan ulang tim nasional.
Selain pengalaman menangani klub-klub elite seperti Inter Milan dan Manchester City, Mancini juga memiliki ikatan emosional kuat dengan Azzurri setelah mempersembahkan gelar Euro 2020.
Bersamaan dengan penunjukan Mancini, FIGC juga mengangkat Claudio Ranieri sebagai direktur teknik baru menggantikan Paolo Maldini yang mengundurkan diri. Langkah tersebut diharapkan menciptakan keselarasan dalam proyek pembinaan sepak bola Italia.
Kembalinya Mancini membawa harapan baru bagi publik Italia. Tantangan utamanya adalah mengembalikan daya saing Azzurri di level internasional sekaligus mengakhiri periode sulit yang membuat Italia gagal tampil di tiga edisi Piala Dunia secara beruntun.
Sumber: Sky Sports, Reuters, The Times of India.
Real Madrid Percaya Diri Rekrut Rodri, Kapten Spanyol Disebut Sudah Masuk Kerangka Tim
50 Laga Tanpa Kekalahan, Timnas Spanyol Cetak Rekor Tak Tertandingi
FIFA Selidiki Keributan Final Piala Dunia 2026, Aksi Leandro Paredes Jadi Sorotan
Real Madrid Kian Serius Kejar Rodri, Florentino Pérez Mulai Melunak Usai Pildun 2026
Masih Diperbincangkan, Ini 8 Bukti Dominasi Spanyol atas Argentina di Final Piala Dunia 2026