Sabtu, 22 Agustus 2026

Big Match Piala Dunia 2026: Inggris vs Kroasia, Ujian Awal Dua Raksasa Eropa di Grup L

Inggris Tantang Kroasia Dalam Duel Panas Grup L
Sukri - Rabu, 17 Juni 2026 22:50 WIB
Big Match Piala Dunia 2026: Inggris vs Kroasia, Ujian Awal Dua Raksasa Eropa di Grup L
istimewa
Ilustrasi.

Kitakini.news - Aroma laga besar langsung terasa di Grup L Piala Dunia 2026 saat Inggris menghadapi Kroasia dalam pertandingan pembuka yang diprediksi menjadi salah satu duel paling menarik di fase grup. Pertemuan kedua tim di Stadion AT&T, Arlington, Texas, Amerika Serikat, pada Kamis, 18 Juni, 2026 pukul 03.00 WIB ini bukan sekadar perebutan tiga poin. Pertemuan ini juga membawa memori rivalitas yang telah terbangun sejak semifinal Piala Dunia 2018 ketika Kroasia menyingkirkan Inggris dalam perjalanan menuju final.

Baca Juga:

Di atas kertas, Inggris datang dengan status favorit. Tim asuhan Thomas Tuchel tampil meyakinkan sepanjang kualifikasi dan diperkuat generasi emas yang dipimpin Harry Kane, Jude Bellingham, serta Declan Rice. Namun Kroasia tetap menjadi lawan yang tidak pernah bisa diremehkan, terutama di turnamen besar. Pengalaman Luka Modric dan Mateo Kovacic masih menjadi fondasi penting bagi tim berjuluk Vatreni tersebut.

Pelatih Inggris Thomas Tuchel mengaku sangat antusias menjalani Piala Dunia pertamanya bersama The Three Lions. Menjelang laga melawan Kroasia, pelatih asal Jerman itu menegaskan bahwa turnamen ini merupakan momen terbesar dalam karier kepelatihannya.

"Piala Dunia adalah kompetisi terbesar dan paling bergengsi dalam sepak bola," kata Tuchel.

Ia juga menegaskan bahwa skuadnya harus tampil sempurna untuk mengatasi Kroasia yang dikenal memiliki fleksibilitas taktik dan pengalaman luar biasa di level internasional. Tuchel secara khusus menyoroti ancaman yang datang dari Modric dan Kovacic di lini tengah.

Di kubu Kroasia, Zlatko Dalic menyadari bahwa tugas timnya tidak akan mudah. Fokus utama mereka adalah meredam Harry Kane yang datang ke Piala Dunia dengan performa luar biasa bersama Bayern Munich.

"Kane mungkin adalah penyerang terbaik di dunia saat ini," ujar Dalic.

Namun pelatih berusia 59 tahun itu menegaskan Vatreni atau si berapi-api, julukan Kroasia, tidak akan datang hanya untuk bertahan.

"Kami harus bertahan dengan baik, tetapi juga berani menyerang," katanya.

Dalic juga menekankan bahwa Kroasia tidak ingin terus hidup dalam bayang-bayang prestasi masa lalu sebagai finalis 2018 dan semifinalis 2022. Menurutnya, target utama saat ini adalah membangun kisah baru di Amerika Utara.

Lionel Scaloni juga Berikan Komentar: Kroasia Selalu Berbahaya

Menariknya, pelatih juara bertahan Argentina Lionel Scaloni juga memberikan pandangannya mengenai kekuatan tim-tim besar di Piala Dunia tahun ini. Dalam konferensi pers terbaru, Scaloni menegaskan bahwa pengalaman di turnamen besar sering kali menjadi faktor pembeda.

"Kami menghadapi tim kuat dengan pemain-pemain bertalenta. Kami tenang, percaya diri, dan datang dalam momen yang bagus," ujar Scaloni saat membahas atmosfer kompetisi Piala Dunia.

Meski tidak secara spesifik mengomentari duel Inggris versus Kroasia, pandangan Scaloni dianggap relevan mengingat Kroasia merupakan salah satu tim yang konsisten tampil kompetitif dalam tiga edisi Piala Dunia terakhir. Banyak pengamat menilai pengalaman Kroasia bisa menjadi modal penting untuk mengimbangi kedalaman skuad The Three Lions.

Kane tetap menjadi mesin gol utama Inggris. Ketajamannya akan menjadi ancaman besar bagi lini belakang Kroasia yang dipimpin Josko Gvardiol.

Pertarungan generasi berbeda akan tersaji di lini tengah. Bellingham mewakili masa depan sepak bola Inggris, sementara Modric masih menjadi simbol kualitas dan pengalaman Kroasia meski telah menginjak usia 40 tahun. ([Reuters][3])

Siapa yang mampu mengendalikan tempo permainan di area tengah kemungkinan besar akan membawa timnya menguasai

pertandingan.

Prediksi Jalannya Pertandingan

Inggris memiliki skuad yang lebih dalam dan kualitas individu yang sedikit lebih unggul. Namun Kroasia selalu tampil berbeda ketika bermain di turnamen besar. Mereka terkenal disiplin, sulit dikalahkan, dan memiliki mentalitas kompetitif yang sangat kuat.

Laga diperkirakan berlangsung ketat dengan tempo tinggi sejak menit awal. Jika Inggris mampu memaksimalkan kecepatan sayap dan efektivitas Kane di kotak penalti, mereka berpeluang mengamankan kemenangan. Namun apabila Kroasia berhasil mengontrol ritme permainan melalui Modric dan Kovacic, pertandingan bisa berkembang menjadi duel taktis yang sangat seimbang.

Sumber: Reuters, FIFA, SQAWKA

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Arsenal vs Coventry: Lampard Tantang Arteta di Pembuka Liga Inggris

Arsenal vs Coventry: Lampard Tantang Arteta di Pembuka Liga Inggris

Liverpool Tampil Meyakinkan, Como Takluk 2-0 di Anfield

Liverpool Tampil Meyakinkan, Como Takluk 2-0 di Anfield

Spurs Selangkah Lagi Dapatkan Cody Gakpo, Liverpool Mulai Dihubungi

Spurs Selangkah Lagi Dapatkan Cody Gakpo, Liverpool Mulai Dihubungi

Liverpool Tutup Pramusim dengan Kekalahan, Badai Cedera Bayangi Persiapan Premier League

Liverpool Tutup Pramusim dengan Kekalahan, Badai Cedera Bayangi Persiapan Premier League

Liverpool Sempurna di Pramusim, Wrexham Jadi Korban Terbaru

Liverpool Sempurna di Pramusim, Wrexham Jadi Korban Terbaru

Neymar Jr Resmi Pensiun dari Timnas Brasil: Saya Memberikan Darah, Hidup Saya untuk Selecao

Neymar Jr Resmi Pensiun dari Timnas Brasil: Saya Memberikan Darah, Hidup Saya untuk Selecao

Komentar
Berita Terbaru