PSMS Medan Tantang Persija, Eko Purdjianto Siapkan Taktik dan Mental untuk Duel Bergengsi
Kitakininews.co.id - PSMS Medan mulai mempersiapkan diri menghadapi Persija Jakarta pada fase grup League Cup 2026/2027. Pelatih Ayam Kinantan, Eko Purdjianto, mengaku sudah memiliki gambaran mengenai kekuatan Macan Kemayoran setelah kedua tim bertemu pada Piala Presiden 2026.
Baca Juga:
Meski demikian, Eko tidak ingin anak asuhnya kehilangan konsentrasi karena masih harus menyelesaikan sejumlah pertandingan Pegadaian Championship 2026/2027 sebelum menghadapi Persija.
PSMS dijadwalkan menjamu Persija di Stadion Utama Sumatera Utara, Medan, pada 3 November 2026. Pertemuan ini menjadi kesempatan bagi Ayam Kinantan untuk mengukur kemampuan menghadapi tim dari kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
"Kita pernah ketemu Persija di Piala Presiden. Kita sudah sedikit tahu bagaimana Persija main," kata Eko saat membahas persiapan menghadapi tim ibu kota, Selasa (20/10/2026).
Pada Piala Presiden 2026, PSMS memang sudah merasakan kekuatan Persija. Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, 1 Agustus lalu, Ayam Kinantan kalah dengan skor 1-4.
Pengalaman tersebut menjadi bahan evaluasi bagi Eko dan tim pelatih. Ia memastikan PSMS akan melakukan analisis lebih mendalam terhadap permainan Persija, termasuk mempelajari rekaman pertandingan terbaru lawan.
"Yang pasti kita terus analisa pertandingan Persija. Kita siapkan tim dari aspek teknik dan mental untuk melawan Persija," ujarnya.
Eko juga menilai bermain di kandang sendiri menjadi keuntungan yang harus dimaksimalkan. Dukungan suporter diharapkan mampu memberikan energi tambahan bagi para pemain ketika menghadapi lawan yang memiliki pengalaman lebih banyak di kompetisi level tertinggi.
"Kita nanti melawan tim besar, tim Persija. Tentunya kita siapkan segala aspek, taktik dan terutama mental," tutur mantan pelatih PSIS Semarang tersebut.
Menurut Eko, pertemuan PSMS dan Persija juga memiliki nilai historis tersendiri. Kedua klub merupakan tim yang memiliki akar kuat dalam tradisi sepak bola perserikatan Indonesia. Namun, ia mengingatkan bahwa sepak bola saat ini telah berkembang menjadi industri profesional sehingga persiapan dan kualitas tim tetap menjadi penentu.
"Ini era perserikatan, ya. Tapi sekarang sudah profesional. PSMS dan Persija punya sejarah sendiri, begitu juga tim-tim perserikatan lainnya," katanya.
Ia pun berharap suporter memenuhi Stadion Utama Sumatera Utara untuk memberikan dukungan langsung kepada Ayam Kinantan.
Sebelum menghadapi Persija, PSMS harus lebih dahulu menjalani pertandingan melawan PSIS Semarang pada 25 Oktober dan PSGC Ciamis pada 31 Oktober. Setelah itu, Ayam Kinantan kembali menghadapi Persiraja Banda Aceh di Championship pada 7 November.
"Kita berharap suporter memenuhi Stadion Utama Sumatera Utara," ujar Eko.
Jumlah skuad PSMS yang ada saat ini, yakni 31 pemain, Eko berharap seluruh pemain berada dalam kondisi bugar sehingga tim dapat menyiapkan komposisi terbaik. Baginya, target menghadapi Persija harus dibangun melalui persiapan matang, tanpa mengabaikan dua pertandingan liga yang lebih dekat.
"Kita berharap semua fit. Kita punya 31 pemain, makanya kita siapkan yang terbaik sesuai cara main kita," pungkasnya.
Eko Purdjianto Matangkan PSMS Medan Hadapi PSIS Semarang, Analisis Kelemahan Lawan Jadi Kunci
Big Match PSMS Medan vs PSIS Semarang: Adu Gengsi 2 Tim Legendaris, Posisi Runner-up Jadi Rebutan
Persija Tumbang, Persib Bangkit! Hasil Lengkap dan Klasemen Super League 2026/2027 Pekan Kelima
Eko Purdjianto Sayangkan Gol Semen Padang ke Gawang PSMS, Tetap Apresiasi Pemain
PSMS Medan Gagal Menang! Arianto Maring Buyarkan Kemenangan Dramatis Ayam Kinantan