Hiburan Tahun Baru, Vintage Glasses Semarakkan Medan
Melansir berbagai sumber, Sabtu (29/12/2024), kepastian Vintage Glasses tampil disampaikan langsung oleh Dinas Pariwisata Kota Medan melalui Instagram.
Baca Juga:
Vintage Glasses dan band lainnya akan tampil di Lapangan Benteng dalam acara bertajuk Semarak Tahun Baru Kota Medan. Kegiatan itu terbuka untuk umum dan gratis.
"Nanti ada juga pertunjukkan musik 3D serta pertunjukkan drone," kata Kadis Pariwisata Kota Medan, M Ody Batubara.
Sebagai informasi, Vintage Glasses adalah band of brothers antara Irhas Triputra Nugroho (Aas) dan Novriyadi Tari Fahlevi (Opi).
Terbentuk pada tahun 2009, Vintage Glasses pada awalnya hanyalah band sekolahan. Mereka mulai manggung di pentas seni sekolah, kampus, dan berbagai event musik lainnya.
Banyak cerita yang telah dilalui, beberapa kali juga terjadi pergantian personel, namun Vintage Glasses tetap bertahan.
Pada tahun 2015, Vintage Glasses merilis album berjudul Rock Teenagers Rebellion. Selain kecintaan yang sama terhadap musik rock, Aas dan Opi juga membentuk komunitas The Wild Brain Workshop (TWBW).
Kombinasi antara semangat rock n roll dan kultur motor kustom akhirnya menciptakan karakter yang kuat untuk Vintage Glasses. Rock and ride menjadi semangat dan tagline yang terus digaungkan, baik oleh Vintage Glasses ataupun TWBW.
Kemudian, Vintage Glasses dan TWBW bekerja sama dengan Frogballs Records dan Selaras Project merilis album dan film dokumenter berjudul Invasi Batas Utara.
Album tersebut harusnya rilis 2021, namun baru kesampaian pada 2023. Ppandemi covid 19 adalah penyebabnya.
"Prosesnya cukup panjang kemudian jarak juga. Dan materi kita beda dengan album lalu, intinya album invasi batas utara ini cukup segarlah untuk Vintage Glasses," ungkap Aas.
Ketika Kesetaraan Gender di Medan Tak Sekadar Wacana Romantisme Belaka
Warga Medan Denai Edarkan Sabu di Padangsidimpuan, Tertangkap di Depan Hotel
PSMS Medan Berbagi Poin dengan Kendal Tornado FC
Rico Waas Tegaskan Rekomendasi DPRD Jadi Momentum Perkuat PAD dan Tertibkan Aset Daerah, Minta Sekda dan OPD Tindaklanjuti dengan Serius
Digifast 2026, Dorong Kota Medan Makin Digital, Transparan Mengatasi Kebocoran PAD