Sabtu, 29 Agustus 2026

Jangan Makan Salad di Malam Hari, Bisa Bahaya

Fitri - Selasa, 07 Januari 2025 16:22 WIB
Jangan Makan Salad di Malam Hari, Bisa Bahaya
kitakini/ilustrasi
Salad
Kitakini.news -Salad dikenal sebagai pilihan utama bagi mereka yang ingin menjaga pola makan bergizi. Namun, jangan memakannya pada malah hari, bisa bahaya.

Melansir berbagai sumber, Selasa (7/1/2025), Direktur Medis di Mayrlife Medical Health Resort, Maximilian Schubert, menyarankan untuk tidak mengonsumsi makanan di malam hari dalam bentuk mentah, termasuk salad.

Baca Juga:

Salad memang kaya akan vitamin, mineral, dan serat. Sayangnya, waktu makan dapat memengaruhi respons tubuh terhadap berbagai makanan yang masuk.

Karena itu, mengonsumsi salad di malam hari mungkin bukan pilihan yang baik bagi semua orang.

Pencernaan cenderung melambat seiring berjalannya hari, apalagi di waktu tidur. Sayuran mentah yang ada pada salad mengandung serat dan karbohidrat kompleks yang sulit dicerna.

Makan salad dalam jumlah besar di malam hari dapat menyebabkan ketidaknyamanan dan kembung. Kondisi ini bisa mengganggu proses alami tubuh untuk beristirahat.

Maximilian Schubert juga menambahkan untuk tidak mengonsumsi buah di malam hari. Fruktosa yang terkandung di dalam buah dapat menyebabkan masalah pencernaan seperti perut kembung dan sakit perut.

Kandungan gula yang tinggi juga dapat memengaruhi kadar gula darah sehingga mengganggu tidur.

Dengan kata lain, kandungan serat yang tinggi dalam salad dapat menyebabkan gas dan kembung pada beberapa orang. Ketidaknyamanan itu berpotensi mengganggu tidur malam yang nyenyak.

Salad sering kali terdiri dari sayuran yang punya indeks glikemik tinggi (GI). GI yang tinggi dapat menyebabkan fluktuasi kadar gula darah di malam hari.

Menjaga gula darah tetap stabil sangat penting untuk mendapatkan tidur nyenyak. Kadar yang tidak menentu bisa memengaruhi energi dan suasana hati keesokan harinya.

Meski mengandung nutrisi penting, salad mungkin kekurangan komponen tertentu yang dapat membantu tidur. Tambahkan komponen triptofan, magnesium, dan melatonin.

Senyawa tersebut termasuk senyawa pemicu tidur yang mungkin lebih bermanfaat bagi Anda yang ingin mendapatkan tidur nyenyak.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Setahun Lebih Dilaporkan, Kuasa Hukum Pertanyakan Perkembangan Dugaan Pelecehan Anak di Nias Selatan

Setahun Lebih Dilaporkan, Kuasa Hukum Pertanyakan Perkembangan Dugaan Pelecehan Anak di Nias Selatan

Viktor Silaen: Jangan Politisasi Bantuan Bobby Untuk Korban Puting Beliung di Medan Johor

Viktor Silaen: Jangan Politisasi Bantuan Bobby Untuk Korban Puting Beliung di Medan Johor

Bunda PAUD Gunungsitoli Kunjungi KB Kasih Karunia, Dorong Pendidikan dan Kesehatan Anak Usia Dini

Bunda PAUD Gunungsitoli Kunjungi KB Kasih Karunia, Dorong Pendidikan dan Kesehatan Anak Usia Dini

F-PKS DPRD Sumut Soroti SiLPA Rp532 Miliar dan Tambahan Belanja Rp1,6 Triliun

F-PKS DPRD Sumut Soroti SiLPA Rp532 Miliar dan Tambahan Belanja Rp1,6 Triliun

Dorong Tirtanadi dan Bank Sumut Naik Kelas ke Bursa Saham, Defri Noval: Gubsu Visioner

Dorong Tirtanadi dan Bank Sumut Naik Kelas ke Bursa Saham, Defri Noval: Gubsu Visioner

DLHK dan Polda Sumut Didesak Hentikan Penebangan Pinus di Humbahas dan Taput

DLHK dan Polda Sumut Didesak Hentikan Penebangan Pinus di Humbahas dan Taput

Komentar
Berita Terbaru