PGN Dorong Digitalisasi Petani Karet Pagardewa
Kitakini.news - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) terus memperkuat komitmennya dalam mendukung kesejahteraan petani Desa Pagardewa secara berkelanjutan. Kali ini, PGN memfasilitasi transformasi digital petani karet Pagardewa bersama Taniyuk.
Baca Juga:
- Bapenda Medan Perluas Digitalisasi Pajak Restoran, Agha Novrian Tinjau Pendaftaran QRESTO di Fountain
- Pemkab Nisel Dorong Percepatan Digitalisasi Transaksi Melalui Pemanfaatan Aplikasi Sumut Net Corporation
- Jemput Bola ke Rumah Warga, PGN Area Medan Pastikan Saluran Gas 17.000 Pelanggan Aman dari Risiko
PGN menggandeng Taniyuk yang merupakan sebuah startup agribisnis digital, agar dapat berkolaborasi dengan Koperasi Padetra Artomulyo selaku kelembagaan petani karet di Desa Pagar Dewa, Kecamatan Lubai Ulu, Kabupaten Muara Enim.
"TaniyukApp memungkinkan petani mencatat hasil panen lateks cair langsung dari ponsel mereka. Pencatatan hasil panen lateks dikolektifkan pada satu gawai yaitu milik bendahara koperasi Padetra Artomulyo," jelas Sekretaris Perusahaan PGN, Fajriyah Usman.
Hasil panen ditimbang di koperasi, kemudian direkam secara digital, dan harga ditentukan berdasarkan kualitas Dry Rubber Conten (DRC%). Setelah hasil penimbangan sampai industri (off-taker) melalui TaniyukApp, petani akan menerima notifikasi jumlah dan nilai transaksi, serta dapat mencairkan pembayaran melalui mitra Laku Pandai atau transfer bank.
Selama bertahun-tahun, petani karet di Desa Pagar Dewa menjual karet beku (lump), yang harganya fluktuatif dan sangat bergantung pada tengkulak. Kondisi ini membuat posisi tawar petani lemah dan sistem penimbangan yang tidak selalu akurat.
Sebagai bagian dari strategi pemberdayaan dan kelembagaan, PGN mendorong Koperasi Padetra Artomulyo untuk bertransformasi menjadi stasiun lateks pertama di Kabupaten Muara Enim yang berkerjasama dengan Taniyuk. Koperasi tidak hanya menjadi tempat penimbangan, tetapi juga berperan sebagai simpul utama penghubung antara petani dan industri (off-taker) melalui Taniyuk.
"Kami percaya, melalui peran kelembagaan seperti koperasi, petani bisa naik kelas. Bukan sekadar menjual hasil panen, tetapi membangun sistem yang adil, transparan, dan berkelanjutan," ujar tutup Fajriyah.
Bapenda Medan Perluas Digitalisasi Pajak Restoran, Agha Novrian Tinjau Pendaftaran QRESTO di Fountain
Pemkab Nisel Dorong Percepatan Digitalisasi Transaksi Melalui Pemanfaatan Aplikasi Sumut Net Corporation
Jemput Bola ke Rumah Warga, PGN Area Medan Pastikan Saluran Gas 17.000 Pelanggan Aman dari Risiko
Bapenda Medan Hadirkan “Lapor Bapenda”, Pengaduan Pajak Kini Online
PGN Tegaskan Kepemimpinan Tata Kelola Energi Lewat Ajang IICD CG Award 2026