XLSMART dan Rumah Tahfiz Muslimin Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang
Kitakini.news - Karyawan XLSMART berkolaborasi dengan Rumah Tahfiz Muslimin Medan untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada korban banjir di Kabupaten Aceh Tamiang.
Baca Juga:
Program ini mencakup 8.000 liter air bersih, 1.000 mushaf Al-Qur'an, serta berbagai bantuan lainnya seperti sembako, perlengkapan sholat, obat-obatan, dan edukasi kesehatan. Inisiatif ini bertujuan memenuhi kebutuhan dasar warga, terutama akses air bersih yang kritis pasca-bencana.
Bantuan disalurkan ke sepuluh lokasi terdampak, termasuk Kota Lintang, Kualasimpang, Kampung Dalam, Desa Lubuk Sidup, Desa Menanggini, dan Desa Johar di Kecamatan Karang Baru, Sekerak, Bendahara, serta Rantau. Beberapa daerah seperti Desa Sekumur, Tanjung Glumpang, Raja, dan Kampung Jamur Labu bahkan harus ditempuh dengan kapal selama sekitar dua jam perjalanan. Acara penyaluran berlangsung, Minggu (4/1/2026) lalu, dengan dukungan relawan Aceh Tamiang yang memastikan bantuan sampai ke titik-titik sulit dijangkau.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Pembina Rumah Tahfiz Muslimin Medan sekaligus Kepala KUA Medan Perjuangan, H. Ramlan, Sag, MA; Corpcomm XLSMART Region West sekaligus Ketua MTXLSMART Region West, Aldi Desmet; Mudir Mhd. Abdul Yunus, S.Pd (Alhafidz); Sekretaris Nazir Wakaf Rumah Tahfidz Muslimin, Akhmad Siswadhi, ST; serta perwakilan dari lembaga lain seperti LAZISMU Kampung Dadap Medan, SD Muhammadiyah 02 Medan, dan Sekolah Inspirasi Bangsa.
Amir MTXLSMART, Cartesius Nugroho Victorianto, dalam keterangannya, Jumat (9/1/2026) menekankan bahwa aksi ini mencerminkan empati karyawan terhadap masyarakat terdampak.
"Kami percaya bahwa kehadiran XLSMART bukan hanya membawa bantuan, tetapi juga harapan dan semangat kebersamaan. Sinergi ini adalah komitmen kami untuk berkontribusi bagi Aceh Tamiang, sekaligus menjalin silaturahmi dengan berbagai kalangan," ujarnya.
Banjir di Aceh Tamiang telah membatasi akses air bersih dan sarana ibadah, sehingga bantuan ini dirancang untuk merata dan tepat sasaran. Selain air bersih dan mushaf Al-Qur'an yang membantu pemulihan spiritual, donasi juga meliputi buku Iqra, kurma, speaker aktif, tikar, roti, susu, selimut, kelambu, buku mewarnai, kalender, masker, alat kebersihan, pelayanan kesehatan, serta trauma healing.
H. Ramlan mengapresiasi kolaborasi ini. "Kami bersyukur atas sinergi ini. Bantuan ini bukan sekadar materi, tetapi juga menghadirkan harapan, kekuatan, dan nilai keimanan bagi saudara-saudara di Aceh Tamiang," katanya.
Lembaga lain yang berpartisipasi termasuk SMP Muhammadiyah 57 Medan, PCM Kampung Dadap, PCA Kampung Dadap Medan, STIQ ZAD Cianjur, DKM Masjid Fatahillah Jakarta, Puskesmas Sentosa Baru Medan, TK dan TPQ Aba V Kampung Dadap Medan, Pengajian SMA Negeri 7 Medan, Majelis Taklim Al Hijrah SKH I, Al Faqih Center, IPM Kampung Dadap Medan, dan KUA Medan Perjuangan.
Masyarakat penerima menyambut bantuan dengan syukur. Air bersih memenuhi kebutuhan mendesak, sementara mushaf Al-Qur'an menjadi sumber ketenangan spiritual. Kehadiran relawan juga memberikan dukungan moral di tengah kesulitan.
Bangkit dari Jerat Banjir, Petani Aceh Tamiang Buktikan Ketahanan Pangan Lewat Panen Raya Cabai
Walikota Bersama DPRD Sibolga Tinjau Pengerukan Aliran Sungai Aek Sihopo-hopo
Ancaman Bencana Berulang, Bupati Berencana Pindahkan Kompleks Perkantoran Bupati ke Lokasi Lama
Atasi Banjir di Sumut, Viktor Silaen Desak Pemerintah Segera Lakukan Penanganan Terpadu
Banjir Langkat, Rudi Alfahri: Perbaiki Tanggul Secara Permanen dan Normalisasi Sungai