Kamis, 01 Oktober 2026

Ancaman Bencana Berulang, Bupati Berencana Pindahkan Kompleks Perkantoran Bupati ke Lokasi Lama

Azzaren - Kamis, 01 Oktober 2026 16:00 WIB
Ancaman Bencana Berulang, Bupati Berencana Pindahkan Kompleks Perkantoran Bupati ke Lokasi Lama
Teks foto : Bupati Kabupaten Solok, Jon Firman Pandu, menyebutkan sebanyak 12 unit bangunan kantor terdampak terhadap bencana banjir bandang. (Gusti)

Kitakininews.co.id -Sehubungan dengan adanya ancaman bencana alam yang terus berulang, Pemerintah Kabupaten Solok berencana akan memindahkan kompleks perkantoran Bupati Solok ke daerah Koto Baru, tempat kantor bupati yang lama.

Baca Juga:

Sementara, Kepala Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan, Sumatera Barat juga tidak merekomendasikan bangunan kantor pemerintah di kompleks kantor Bupati Solok yang terkena dampak banjir bandang yang saat ini dilakukan rehap rekon.

Seluruh bangunan kantor yang rusak berat, sedang maupun ringan, harus di relokasikan ke lokasi baru, karena lokasi saat ini merupakan bantaran sungai Aie Baliang.

Bupati Kabupaten Solok, Jon Firman Pandu, Rabu (30/9/2026), menyebutkan sebanyak 12 unit bangunan kantor terdampak terhadap bencana banjir bandang yang terjadi di Aro Suka, Kayu Aro, Kecamatan Gunung Talang. Bahkan kantor DPRD juga mengalami rusak parah.

Meskipun kondisi bangunan perkantoran rusak parak, namun pelayan publik harus tetap berjalan. Baik menggunakan bangunan kantor lain yang tidak terkena dampak banjir bandang maupun menggunakan tenda posko.

Bupati Jon Firman Pandu mengatakan ada wacana untuk memindahkan kantor bupati ke lokasi kantor bupati lama di daerah Koto Baru. Rencana relokasi kompleks perkantoran tersebut tentunya menindaklanjuti hasil kajian tim Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan, Sumatera Barat yang melakukan kajian sejak hari pertama bencana banjir bandang terjadi.

Jon Pandu juga menyebutkan, perpindahan kompleks perkantoran ini, tentunya juga membutuhkan penelitian secara akademik, maupun melalui kajian yang dilakukan BNPB terkait fotograpi daerah Aro Suka, Kayu Aro. Kecamatan Gunung Talang ini.

Meskipun ada arahan dari Presiden Prabowo melalui menteri yang datang ke lokasi bencana ini, menyebutkan perpindahan lokasi disarankan namun tentu saja tergantung keputusan daerah.

Keputusan daerah tersebut tentu saja berdasarkan dari hasil kajian yang mendalam baik dari pakar akademisi, maupun kajian yang dilakukan BNPB.

Kondisi lokasi bencana di Aro Suka hingga saat ini masih belum pulih, sementara masa tanggap darurat yang akan habis pada Minggu, 4 Oktober mendatang, atau hanya tinggal tiga hari, direncanakan bakal diperpanjang paling lama lima hari.

Hal itu mengingat masih banyaknya material banjir bandang yang terdapat di kompleks perkantoran maupun di pemukiman penduduk.

Kegiatan yang butuh perhatian yakni, pada normalisasi sungai batang aie Baliang serta pembuatan cik dam dan sabo dam di daerah hulu. Jika masa tanggap darurat tidak diperpanjang, maka masa pemulihan dari tim BWS dan relawan lainnya akan terganggu.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: M Iqbal
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Material Banjir Bandang Solok Masih Menumpuk, Garda Pemuda Nasdem Bersihkan Rumah Warga

Material Banjir Bandang Solok Masih Menumpuk, Garda Pemuda Nasdem Bersihkan Rumah Warga

Jalan Lingkar Baypass Solok Masih Tutup, Pemasangan Jembatan Bailey terus Dilakukan

Jalan Lingkar Baypass Solok Masih Tutup, Pemasangan Jembatan Bailey terus Dilakukan

Hujan Deras dan Angin Kencang Kepung Sumut, Warga di Lima Daerah Terdampak

Hujan Deras dan Angin Kencang Kepung Sumut, Warga di Lima Daerah Terdampak

Korban Banjir Bandang yang Hanyut di Sungai Pasaman akhirnya Ditemukan

Korban Banjir Bandang yang Hanyut di Sungai Pasaman akhirnya Ditemukan

Pasca Banjir Bandang, Pelayanan 12 Kantor Pemkab Solok “Lumpuh”

Pasca Banjir Bandang, Pelayanan 12 Kantor Pemkab Solok “Lumpuh”

Banjir Bandang Terjang Arosuka, Sejumlah Kantor Pemkab Solok Tertimbun Material

Banjir Bandang Terjang Arosuka, Sejumlah Kantor Pemkab Solok Tertimbun Material

Komentar
Berita Terbaru