Rabu, 19 Agustus 2026

PGN Raih Pengakuan TIME, Employee Engagement Capai 87,74%

Siti Amelia - Senin, 23 Februari 2026 11:59 WIB
PGN Raih Pengakuan TIME, Employee Engagement Capai 87,74%
dokumentasi PGN
Ilustrasi pekerja PGN

Kitakini.news - Catatkan kinerja positif di tengah tantangan ekonomi global 2025, dengan tingkat kepuasan karyawan mencapai 87,74% dan pendapatan yang terus meningkat selama tiga tahun berturut-turut, PGN mendapatkan pengakuan dari majalah TIME.

Baca Juga:

"Tahun 2025 menjadi tahun yang penuh tantangan bagi pelaku bisnis global akibat kebijakan tarif yang ditetapkan Amerika Serikat. Namun, kami di PGN telah mempersiapkan fondasi yang kuat sejak tahun 2022 melalui transformasi bisnis yang terstruktur," jelas Direktur Utama PGN, Arif Kurnia Risdianto, dalam pernyataan resminya .

Salah satu aspek yang menjadi perhatian utama TIME dalam penilaian mereka adalah tingkat kepuasan karyawan. Di PGN, dengan total 2.752 pekerja, tingkat keterikatan employees (employee engagement) mencapai 87,74%, masuk dalam kategori tinggi. Sementara itu, tingkat perputaran pekerja (turn over) berhasil dipertahankan di bawah 3%.

PGN terus menjaga kualitas lingkungan kerja agar tetap kompetitif dan adaptif demi mendukung keberlangsungan bisnis perusahaan. Hal ini dinilai menjadi salah satu faktor kunci yang membuat PGN mampu melewati masa-masa sulit ekonomi global.

Dari sisi kinerja keuangan, sambungnya, PGN menunjukkan tren pertumbuhan pendapatan yang positif dalam tiga tahun terakhir. Berdasarkan data dari basis data keuangan Statista, pendapatan PGN naik dari USD 3,57 miliar (2022), menjadi USD 3,65 miliar (2023), dan mencapai USD 3,78 miliar (2024).

"PGN konsisten menerapkan pondasi transformasi perusahaan yang sehat sejak tahun 2022. Konsistensi ini membuat kami berhasil mempertahankan kinerja operasional yang positif di tengah perekonomian global yang dinamis," papar Arif.

Strategi yang diterapkan PGN meliputi penguatan pemanfaatan infrastruktur gas bumi, peningkatan efisiensi operasional, serta pengelolaan arus kas yang disiplin.

Dalam parameter Transparansi Keberlanjutan, PGN juga menunjukkan kemajuan signifikan. Evaluasi ESG yang dilakukan TIME mencakup berbagai indikator, mulai dari pengurangan emisi karbon (2023 dibanding 2021), keberagaman direksi, kebijakan hak asasi manusia, hingga penerapan sistem anti-korupsi.

Risiko ESG PGN dari tahun ke tahun semakin rendah, menunjukkan komitmen perusahaan terhadap prinsip-prinsip keberlanjutan dan tata kelola yang baik.

Arif menegaskan bahwa fundamental bisnis yang sehat serta pengelolaan operasional yang efisien akan menjadi modal utama PGN untuk terus berkembang di masa mendatang.

"Dinamika ekonomi global selalu menjadi perhatian utama kami, namun hal ini tidak menyurutkan semangat kami untuk melakukan ekspansi dan berinovasi demi keberlanjutan bisnis dalam jangka panjang," tutup Arif.

Pengakuan dari Majalah TIME ini menjadi motivasi tambahan bagi PGN untuk terus meningkatkan kinerja dan berkontribusi lebih besar terhadap ekonomi nasional maupun global.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Dugaan Ledakan Berasal dari Kebocoran Pipa Gas Tanam, PGN Tutup Jaringan di Grand Polonia

Dugaan Ledakan Berasal dari Kebocoran Pipa Gas Tanam, PGN Tutup Jaringan di Grand Polonia

Ini Daftar Korban Ledakan Grand Polonia: Tiga Meninggal, Empat Selamat

Ini Daftar Korban Ledakan Grand Polonia: Tiga Meninggal, Empat Selamat

Satu Korban Ledakan Grand Polonia Ditemukan Tewas, Polisi dan PGN Beda Pendapat Soal Penyebab

Satu Korban Ledakan Grand Polonia Ditemukan Tewas, Polisi dan PGN Beda Pendapat Soal Penyebab

Soal Ledakan di Grand Polonia Medan, PGN: Hasil Tes Gas Metana 0 ppm

Soal Ledakan di Grand Polonia Medan, PGN: Hasil Tes Gas Metana 0 ppm

Strategi PGN Hadapi Disrupsi AI Sabet Penghargaan Indonesia Excellence GCG Awards 2026

Strategi PGN Hadapi Disrupsi AI Sabet Penghargaan Indonesia Excellence GCG Awards 2026

Dongkrak Ketahanan Energi, PGN Garap Potensi Gas Batubara Tanjung Enim Senilai Rp244 Triliun

Dongkrak Ketahanan Energi, PGN Garap Potensi Gas Batubara Tanjung Enim Senilai Rp244 Triliun

Komentar
Berita Terbaru