Geliat Ekonomi Syariah, OJK Perkuat Literasi Melalui Program Inovatif dan ISFO 2026
Kitakininews.co.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat pengembangan sektor keuangan syariah di Indonesia, tidak hanya dari sisi pertumbuhan aset dan pembiayaan, tetapi juga melalui peningkatan literasi serta inklusi keuangan bagi generasi muda.
Baca Juga:
Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, menekankan pentingnya peran generasi muda dalam memperluas pangsa pasar keuangan syariah nasional yang menunjukkan tren pertumbuhan positif, seperti pembiayaan perbankan syariah yang tumbuh double digit di level 11,61 persen yoy per Agustus 2026.
"Melalui berbagai inisiatif edukasi seperti Indonesia Sharia Financial Olympiad (ISFO) 2026 yang melibatkan belasan ribu peserta pelajar dan mahasiswa, kami ingin mencetak talenta-talenta muda yang melek finansial sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi syariah yang inklusif dan berkelanjutan," pungkas Friderica.
OJK berkomitmen untuk terus mengawal proses penguatan kelembagaan, termasuk penyelesaian spin-off unit usaha syariah di berbagai lembaga jasa keuangan guna menghadirkan layanan yang lebih kompetitif bagi masyarakat.
Sinergi Pemberantasan Kejahatan Keuangan, IASC Blokir 702 Ribu Rekening
Berikut Langkah OJK Perluasan Akses Lewat Demutualisasi Bursa Efek dan Inovasi Pasar Modal
NPL UMKM dan BPR di Sumut Melonjak di Tengah Pertumbuhan Sektor Keuangan
OJK Terbitkan Dua POJK untuk Perkuat Pengaturan dan Pengawasan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis
Perkuat Kepercayaan dan Kenyamanan, Asuransi Astra dan OJK Bahas Pelindungan Konsumen