Sabtu, 04 Juli 2026

Sidimpuan, Bocah Keterbelakangan Mental Diduga di Cabuli Tetangga

Efendi Jambak - Sabtu, 27 September 2025 18:05 WIB
Sidimpuan, Bocah Keterbelakangan Mental Diduga di Cabuli Tetangga
(Kitakini.news/Efendi Jambak)
Korban didampingi keluarga saat melaporkan kasus ini ke Mapolres Padang Sidimpuan.

Kitakini.news -Seorang anak perempuan (10) yang mengalami keterbelakangan mental diduga menjadi korban pencabulan oleh seorang pria dewasa berinisial HH (22), yang tak lain adalah tetangganya sendiri di Kota Padangsl Sidimpuan.

Baca Juga:

Peristiwa tersebut terungkap, Jumat (26/9/2025) sekitar pukul 10.30 WIB, ketika abang korban berinisial HS mencari adiknya, RAS.

Saat pencarian, HS mendapati korban sedang bersama HH.

"Melihat abangnya datang, korban langsung berlari sambil menangis," ujar ibu korban, YB, kepada wartawan, Sabtu (27/9/2025). HS yang curiga kemudian menanyakan apa yang terjadi. Saat itu korban menunjuk ke arah kemaluannya lalu mengarahkan telunjuk ke HH.

Namun, ketika ditanya, HH membantah tuduhan tersebut. Tak ingin gegabah, HS kemudian membawa HH ke rumah dan memanggil Kepala Lingkungan.

Merasa tidak terima dengan kejadian itu, YB bersama warga akhirnya melaporkan HH ke Polres Padang Sidimpuan. Polisi menerima laporan tersebut dan langsung menahan terduga pelaku.

Terpisah, Sekretaris Lembaga Burangir Padangsidimpuan, Juli Zega menegaskan pihaknya mengecam keras perbuatan pelaku.

Ia menyebut tindak kekerasan seksual terhadap anak merupakan kejahatan luar biasa yang menimbulkan dampak fisik, psikis, sosial, serta trauma mendalam bagi korban.

"Kasus ini harus mendapat penanganan tepat dan serius dari pemerintah, khususnya dalam pendampingan hukum dan pemulihan psikologis anak pascakejadian. Dukungan moril juga perlu diberikan oleh masyarakat, tokoh agama, dan pemerintah setempat agar korban tidak merasa dikucilkan, apalagi dihakimi," bebernya.

Juli menambahkan, selain proses hukum yang harus ditegakkan, hak-hak korban untuk memperoleh pendampingan khusus wajib dipenuhi.

"Apalagi korban masih anak-anak dan memiliki keterbelakangan mental, sehingga butuh perhatian ekstra," tegasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya orang tua, agar memberikan edukasi dini kepada anak mengenai cara menjaga diri dari potensi kejahatan seksual dengan bahasa sederhana yang mudah dipahami.(**)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Heru
SHARE:
Tags
Berita Terkait
OTT KPK di Binjai, Suasana Polrestabes Medan Terlihat Tenang

OTT KPK di Binjai, Suasana Polrestabes Medan Terlihat Tenang

Dikabarkan, Pejabat Dan Orang Dekat Bupati Langkat Diperiksa di Polrestabes Medan Usai di OTT KPK

Dikabarkan, Pejabat Dan Orang Dekat Bupati Langkat Diperiksa di Polrestabes Medan Usai di OTT KPK

Suami Aniaya Istri hingga Tewas di Simalungun, Pelaku Ditangkap dalam Hitungan Jam

Suami Aniaya Istri hingga Tewas di Simalungun, Pelaku Ditangkap dalam Hitungan Jam

Polres Tapteng Sikat Dua Pengedar Sabu di Sorkam Barat

Polres Tapteng Sikat Dua Pengedar Sabu di Sorkam Barat

Dua Pekan Buron, Polisi Tangkap Pelaku Pencurian Emas Batangan di Pasar Horas

Dua Pekan Buron, Polisi Tangkap Pelaku Pencurian Emas Batangan di Pasar Horas

YBM PLN UP3 Padangsidimpuan Gelar Khitan Gratis bagi 50 Anak di Madina

YBM PLN UP3 Padangsidimpuan Gelar Khitan Gratis bagi 50 Anak di Madina

Komentar
Berita Terbaru