Jumat, 14 Agustus 2026

Driver Taksi Online Dibunuh dan Dirampok, Dua Terduga Pelaku Ditangkap Jatanras Polda Sumut

Mobil Korban Dibawa Kabur
M Harizal - Jumat, 14 Agustus 2026 21:53 WIB
Driver Taksi Online Dibunuh dan Dirampok, Dua Terduga Pelaku Ditangkap Jatanras Polda Sumut
Salah seorang tersangka yang diduga membunuh dan merampok pengemudi taksi online diboyong tim Jahtanras Polda Sumut, Jumat, 14 Agustus 2026. ( Foto : Bun)

Kitakininews.co.id -MEDAN : Tim Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumatera Utara menangkap dua terduga pelaku perampokan disertai pembunuhan terhadap driver taksi online yang jasadnya ditemukan di perkebunan tebu Buluh Cina, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang.

Baca Juga:

Kedua terduga pelaku ditangkap kurang dari 24 jam setelah jasad korban ditemukan. Penangkapan dilakukan tim Jatanras yang dipimpin Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumut Kompol Jama K Purba.

Keduanya ditangkap saat diduga hendak melarikan diri menggunakan mobil berwarna kuning di Jalan Brayan, Kecamatan Medan Barat, Jumat (14/8/2026) siang.

Dalam penangkapan tersebut, polisi memberikan tindakan tegas dan terukur dengan menembak kaki kedua terduga pelaku. Salah seorang kemudian dibopong masuk ke Gedung Ditreskrimum Polda Sumut untuk menjalani pemeriksaan, sementara seorang lainnya masih menjalani perawatan di RS Bhayangkara Medan.

Polisi juga mengamankan mobil milik korban yang diduga dibawa pelaku setelah aksi perampokan.

Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumut Kompol Jama K Purba belum memberikan keterangan rinci terkait identitas maupun kronologi penangkapan kedua terduga pelaku.

"Semangat tim opsnal Jatanras yang luar biasa. Menunggu arahan pimpinan untuk rilis," ujar Kompol Jama K Purba, mantan Kasatreskrim Polrestabes Medan.

Sebelumnya, warga Buluh Cina, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, digegerkan dengan penemuan jasad seorang pria di perkebunan tebu pada Kamis (13/8/2026) malam.

Korban diketahui berinisial RA (25), warga Kecamatan Medan Helvetia, yang telah hampir satu tahun bekerja sebagai pengemudi taksi online.

Saat ditemukan, korban dalam posisi terlentang mengenakan celana pendek biru dan kaos putih. Kedua kakinya dalam kondisi terikat. Sejumlah luka memar juga terlihat pada tubuh dan wajah korban yang diduga akibat penganiayaan.

Pengungkapan cepat kasus tersebut menjadi langkah awal polisi untuk mengungkap secara menyeluruh motif perampokan, proses pembunuhan, serta peran masing-masing terduga pelaku.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Pemko Medan Komitmen Naikkan Dana Hibah dan Kesejahteraan Veteran

Pemko Medan Komitmen Naikkan Dana Hibah dan Kesejahteraan Veteran

Batas Akhir 31 Agustus, Dinsos Medan Imbau Warga Segera Daftar Perlinsos untuk Bansos 2027

Batas Akhir 31 Agustus, Dinsos Medan Imbau Warga Segera Daftar Perlinsos untuk Bansos 2027

Sambut HUT ke-81 RI, PWPM Gelar Lomba Dam Batu, Catur, dan Congklak antar Wartawan

Sambut HUT ke-81 RI, PWPM Gelar Lomba Dam Batu, Catur, dan Congklak antar Wartawan

Driver Taksi Online Tewas di Kebun Tebu, Tubuh Penuh Luka dan Mobil Raib

Driver Taksi Online Tewas di Kebun Tebu, Tubuh Penuh Luka dan Mobil Raib

Implementasi Program 3 Juta Rumah, Bobby Terima Penghargaan

Implementasi Program 3 Juta Rumah, Bobby Terima Penghargaan

Wali Kota Medan Dorong Program MBG Jadi Mesin Penggerak Ekonomi Warga

Wali Kota Medan Dorong Program MBG Jadi Mesin Penggerak Ekonomi Warga

Komentar
Berita Terbaru