Rabu, 19 Agustus 2026

Seorang Pria di Angkola Sangkunur Tewas Tergantung

Efendi Jambak - Kamis, 12 Maret 2026 09:00 WIB
Seorang Pria di Angkola Sangkunur Tewas Tergantung
Teks foto : Mayat pria di Tapsel ditemukan sedang tergantung di dalam rumahnya. (Efendi Jambak)

Kitakini.news -Warga Desa Malombu Kampung Bukkas, Kecamatan Angkola Sangkunur, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), menjadi gegerkan gegara penemuan seorang pria yang meninggal dunia dalam kondisi tergantung di dalam rumahnya, Selasa (10/3/2026).

Baca Juga:

Korban diketahui bernama SAB (33), warga setempat yang selama ini tinggal seorang diri di rumah tersebut.

Kapolsek Batangtoru, AKP Penggar Marinus Siboro menjelaskan, peristiwa itu pertama kali diketahui oleh seorang warga yang datang untuk mengajak korban berbuka puasa bersama.

"Awalnya saksi yang merupakan tetangga sekaligus anggota keluarga korban datang ke rumahnya untuk mengajak berbuka puasa. Namun saat pintu rumah diketuk dan korban dipanggil beberapa kali tidak ada jawaban," ujar AKP Penggar Marinus Siboro.

Karena merasa curiga, saksi kemudian mencoba melihat ke dalam rumah melalui jendela. Saat itulah ia melihat korban sudah dalam kondisi tergantung menggunakan seutas tali.

"Melihat kejadian tersebut, saksi langsung memberitahukan kepada warga lain dan selanjutnya informasi itu diteruskan kepada kepala desa yang kemudian melaporkannya kepada pihak kepolisian," jelasnya.

Mendapat laporan tersebut, Kapolsek Batangtoru memerintahkan personel bersama Kanit Reskrim untuk segera menuju lokasi kejadian guna melakukan pengecekan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Setibanya di lokasi, petugas melakukan pemeriksaan serta meminta keterangan dari sejumlah saksi di sekitar tempat kejadian.

Berdasarkan pemeriksaan awal yang dilakukan petugas kesehatan dari Puskesmas Angkola Sangkunur, korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar dua hari sebelum ditemukan.

"Dari hasil pemeriksaan tenaga kesehatan, kondisi jenazah sudah mengalami pembusukan dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban," kata AKP Penggar Marinus Siboro.

Dari keterangan keluarga dan warga sekitar, korban diketahui telah berpisah dengan istrinya sejak sekitar dua tahun terakhir dan selama itu tinggal seorang diri di rumahnya.

Kapolsek juga mengungkapkan, selama berpisah dengan istrinya korban disebut mengalami gangguan kejiwaan dan beberapa kali membuat keributan di lingkungan sekitar.

"Bahkan menurut keterangan istrinya, almarhum sebelumnya pernah beberapa kali mencoba melakukan bunuh diri, namun berhasil dicegah," ungkapnya.

Aparat desa bersama petugas kesehatan setempat sebelumnya juga sempat melakukan upaya pengobatan dengan melibatkan tenaga medis dari Puskesmas Angkola Sangkunur.

Di lokasi kejadian, polisi mengamankan barang bukti berupa seutas tali nilon yang diduga digunakan korban serta pakaian yang dikenakannya saat ditemukan.

Pihak keluarga korban menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan menyatakan tidak bersedia dilakukan autopsi terhadap jenazah.

"Pihak keluarga telah membuat surat pernyataan penolakan autopsi dan menerima kejadian ini sebagai musibah," tutur AKP Penggar Marinus Siboro.

Setelah dilakukan pemeriksaan oleh petugas kesehatan, jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Meski demikian, pihak kepolisian tetap melakukan pendalaman dengan meminta keterangan para saksi untuk melengkapi proses penyelidikan.

"Kami tetap melakukan klarifikasi terhadap saksi-saksi untuk memastikan seluruh fakta kejadian," pungkas Kapolsek Batangtoru.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: M Iqbal
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Warga Angkola Muaratais Temukan Anak Perempuan 6 Tahun Meninggal di Dalam Sumur

Warga Angkola Muaratais Temukan Anak Perempuan 6 Tahun Meninggal di Dalam Sumur

Baru Beberapa Hari Kerja di Kafe, Wanita Asal Padangsidimpuan Ditemukan Meninggal di Tapteng

Baru Beberapa Hari Kerja di Kafe, Wanita Asal Padangsidimpuan Ditemukan Meninggal di Tapteng

Wartawan Terpapar Gas Air Mata di Demo Pati Drop, Sempat Dikira Meninggal Dunia

Wartawan Terpapar Gas Air Mata di Demo Pati Drop, Sempat Dikira Meninggal Dunia

Korban Gempa Myanmar Hari Ini Lebih 1000 Orang Meninggal dan Ribuan Lainnya Terluka

Korban Gempa Myanmar Hari Ini Lebih 1000 Orang Meninggal dan Ribuan Lainnya Terluka

Legenda Timnas Indonesia Bejo Sugiantoro Meninggal Dunia, Kurniawan Dwi Yulianto dan Sahari Gultom Ungkap Duka

Legenda Timnas Indonesia Bejo Sugiantoro Meninggal Dunia, Kurniawan Dwi Yulianto dan Sahari Gultom Ungkap Duka

Dina Mariana, Penyanyi Legendaris 70-80an, Meninggal Dunia di Usia 59 Tahun

Dina Mariana, Penyanyi Legendaris 70-80an, Meninggal Dunia di Usia 59 Tahun

Komentar
Berita Terbaru