Senin, 13 Juli 2026

Jaka Tewas Dikeroyok di Depan Kantor Wali Kota Siantar, Keluarga Sebar Video Pengainayaan

Tumpal Tanjung - Kamis, 18 Juni 2026 18:44 WIB
Jaka Tewas Dikeroyok di Depan Kantor Wali Kota Siantar, Keluarga Sebar Video Pengainayaan
Teks foto : Almarhum semasa hidup (kiri) dan korban diseret ke dalam mobil usai dikeroyok. (Tanjung)

Kitakini.news -Kematian Jaka Jannes Malau (24) yang diduga dikeroyok oleh sejumlah OKP di Lapangan Merdeka atau Taman Bunga, tepat di di depan Kantor Walikota Kota Pematangsiantar, memasuki babak baru. Rekaman video menunjukkan korban dianiaya secara brutal oleh para pelaku di tengah keramaian disebar pihak keluarga.

Baca Juga:

Ada tiga potongan video yang diunggah di media sosial facebok, dengan masing-masing rekaman berdurasi tak lebih dari 20 detik yang menampilkan penganiayaan ditonton banyak orang.

Video tersebut diunggah akun facebook Tiina Malau, yang merupakan saudara almarhum, pada Rabu (17/6/2026), dan mendapatkan banyak respons dari warganet.

Salah satu video menunjukkan korban tampak sudah tak berdaya tergeletak di aspal dan tubuhnya penuh darah usai dikeroyok para pelaku. Salah seorang dari kelompok lalu menarik rambut agar korban bangun dari posisi tidur.

Video lainnya juga tak kalah sadis. Almarhum ditarik paksa ke salah satu tiang lampu jalan dan kembali mendapat kekerasan secara beramai-ramai di tengah kerumunan banyak orang.

Sedangkan rekaman lainnya menampilkan korban dalam kondisi lemas diseret ke dalam mobil bercorak loreng biru yang dibawa oleh para pelaku. Mobil tersebut identik dengan organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP) Ikatan Pemuda Karya atau IPK.

Pada unggahan tersebut, pemilik akun turut menyertakan narasi yang menyoroti penanganan kasus oleh kepolisian. Berikut isinya:

"Video penganiayaan yang menyebabkan kematian kepada adik kami, Jaka Jannes Malau di Taman Bunga Pematang Siantar yang dilakukan oleh salah satu ormas, IKATAN PEMUDA KARYA (IPK).

Kasus kematian adik kami ini udah 3 Minggu namun Polres Pematang Siantar belum bisa menangkap seluruh pelaku. Ada apa??????

Mohon teman teman semua untuk share postingan ini agar Polres Pematang Siantar dapat bergerak menangkap pelaku.

Jika polres pematang siantar tidak dapat menangani, agar Polda Sumatera Utara yang bergerak.

Kejadian ini terjadi di depan Kantor Walikota Pematang Siantar dan dekat dengan Polres Pematang Siantar.

Mohon perhatian nya pak Bobby Nasution.

Mohon bantuannya pak Prabowo Subianto Prabowo Subianto.gibran2

Listyo Sigit Prabowo."

Sebagai informasi, Jaka Jannes Malau menghembuskan nafas terakhir di RSUD Djasamen Saragih Kota Pematangsiantar, Jumat (29/5/2026), sehari setelah dianiaya pada 28 Mei 2026 sekitar pukul 21.00 WIB.

Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur Togi Marito Sitinjak dalam pemaparan kasusnya, 9 Mei 2026 di Polres Pematangsiantar menyatakan, dua dari enam pelaku, RP dan FS telah diamankan. Menurutnya dugaan awal korban dianiaya dilatarbelakangi selisih harga pembuatan tato.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: M Iqbal
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru