Tiga Warga Matraman Ditangkap Terkait Bentrokan yang Tewaskan Dua Orang
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung, mengatakan ketiga terduga pelaku yang diamankan masing-masing berinisial S, T, dan U. Saat ini mereka masih menjalani pemeriksaan intensif di Polsek Menteng.
Baca Juga:
"Kami secara penegakan hukum telah mengamankan tiga orang warga yang terlibat di dalam melakukan penganiayaan tersebut yaitu saudara S, T, dan U yang saat ini sudah diamankan di Polsek Menteng. Sedang dilakukan pemeriksaan secara intensif untuk mengetahui asal-muasal peristiwa tersebut," kata Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung.
Bentrokan terjadi di kawasan BKB Matraman hingga Ujung Jalan Tambak sekitar pukul 10.40 WIB hingga 12.00 WIB. Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden bermula ketika sekelompok orang diduga melakukan perusakan terhadap warung milik warga di sekitar BKB Matraman.
Aksi tersebut memicu kemarahan warga yang kemudian melakukan pengejaran. Kejar-kejaran berlanjut hingga depan Gereja Imanuel dan berujung bentrokan fisik yang berlangsung lebih dari satu jam sebelum akhirnya berhasil dikendalikan aparat kepolisian.
Akibat peristiwa itu, dua orang yang diduga berasal dari kelompok Ambon meninggal dunia, satu orang mengalami luka berat, sementara empat unit sepeda motor hangus terbakar.
Polisi masih mendalami motif bentrokan, termasuk mengidentifikasi pihak-pihak lain yang diduga terlibat dalam aksi kekerasan tersebut.
Situasi di lokasi kini telah kondusif dan berada di bawah pengamanan aparat kepolisian. Sejumlah unsur pemerintah dan masyarakat turut membantu penanganan pascakejadian, di antaranya Lurah Pegangsaan, Sekretaris Kelurahan Pegangsaan, Kepala Seksi Pemerintahan, Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kecamatan dan Kelurahan, Ketua RW 04 beserta para Ketua RT, personel Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Kelurahan Pegangsaan, Satpol PP, Karang Taruna, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar), serta petugas Ambulans Gawat Darurat (AGD).
Saling Lapor ke Polisi, Pegawai PT KAI Mengaku Disabet Gergaji oleh Rahmat Taufik
Beli 20 Liter Solar, Kurang 510 Mililiter! Polda Sumut Segel SPBU Suka Damai Sergai
Polda Sumut Bongkar 5 Kasus Penyelewengan BBM, SPBU di Sergai Disegel dan 6 Tersangka Ditangkap
Sebuah Mobil Minibus Diduga Bermuatan BBM Solar dan Pertalite Terbakar di Padangsidimpuan
Kuasa Hukum BPT Bantah Kapolres Jakpus: Pengembalian Uang Tak Otomatis Hapus Pidana Pencurian