Diduga Gegara Warisan, Pria di Arse Tapsel Aniaya Abang Kandung Hingga Tewas
Kitakininews.co.id - Dugaan sementara pria berinisial SS (58), warga Desa Pinagar, Kecamatan Arse, Kabupaten Tapanilu Selatan (Tapsel) menjadi korban penganiayaan oleh adik kandungnya hingga tewas. Pemicunya gegara perselisihan harta warisan.
Baca Juga:
Kapolres Tapsel, AKBP Anton Santoso melalui Kasat Reskrim Iptu BD Sitorus menyampaikan bahwa peristiwa itu terjadi pada Selasa (4/8/2026) malam lalu di Desa Pinagar.
"Di lokasi petugas menemukan seorang laki-laki sudah tergeletak dan kondisinya meninggal dunia," ujar BD Sitorus, Rabu (5/8/2026).
Hasil penyelidikan polisi, adalah pria berinsial GS (53) yang merupakan adik kandung korban sebagai terduga pelaku penganiayaan tersebut. Petugas menangkapnya di sebuah pondok di desa yang sama.
Dari hasil pemeriksaan, petugas menduga motif dari peristiwa penganiayaan tersebut terkait persoalan perselisihan harta warisan.
"Pun kita masih melakukan pendalaman untuk memastikan motif lain yang melatarbelakangi kejadian tersebut," terangnya.
Selain itu petugas juga sudah mengamankan sejumlah barang bukti dari tempat kejadian temuan. Diantaranya dua bilah parang, satu buah sekop, cangkul, tas sandang, pakaian GS serta sarung pisau.
Hasil pemeriksaan dan visum dari RSUD Sipirok, korban mengalami luka pada bagian pipi kiri dan bawah mata. Serta luka diduga akibat tebasan benda tajam di bagian rahang hingga daun telinga.
Warga Angkola Muaratais Temukan Anak Perempuan 6 Tahun Meninggal di Dalam Sumur
Dua Pelaku Curat Diamankan Jajaran Satreskrim Polres Tapsel
Bangun Komunikasi yang Baik, Kapolres Tapsel Kunjungi Kantor Bupati
Kapolda Sumut Tekankan Humas Harus Adaptif di Era Digital
Sambut Hari Bhayangkara Ke-80, Kapolres Tapsel Kunjungi Rumah Ibadah