Buruh Pingsan saat Tuntut Gaji yang belum Dibayar
Kitakini.news
- Sebanyak 56 orang pekerja kebersihan menuntut hak mereka kepada pihak PT
Mega Karya Mulia dan pihak Rumah Sakit Otak Mohamad Hatta (RSOMH) Bukittinggi,
Sumatera Barat, Selasa pagi (16/5/2023). Seorang pekerja outsourcing pingsan
ketika menuntut haknya.
Baca Juga:
Pekerja
kebersihan ini dilaporkan rekannya sejak Senin, mengalami sakit dan hari ini
memaksakan hadir bekerja takut uang gajinya dipotong oleh pihak PT Mega Karya
Mulia.
Para
pekerja yang sebagian besar perempuan, ini meminta pihak rumah sakit agar
mendesak Pimpinan PT Mega Karya Mulia untuk mempercepat pelunasan pencairan
gaji dan THR mereka.
Ada
9 tuntutan yang disampaikan para pekerja ini, antara lain gaji bulan mei 2023
serta pelunasan Tunjangan Hari Raya THR yang belum dibayarkan pihak PT Mega
Karya Mulia.
Menanggapi
tuntutan para pekerja, Direktur Keuangan dan SDM RSOMH, Zaineti mengatakan
rumah sakit, pihaknya akan melakukan pembayaran, selama prosedurnya memenuhi
syarat pihak PT MKM.
Terkait
gaji karyawan termasuk iyuran BPJS, bila sudah lengkap persyaratannya, maka
pihaknya akan membayarkannya pada karyawan.
Namun
dalam hal ini pihak PT MKM terlambat melengkapi persyaratan. Pihak rumah sakit
sudah mengupayakan kepada pihak PT MKM dan sejak Jumat lalu sudah diproses dan
secepatnya akan dicairkan.
Kontributor: Azzareen
Pasca Banjir di Koto Tangah, Warga Kecewa Sistem Peringatan Banjir tidak Berfungsi
Kapolda Sumbar Kerahkan 200 Personel Gabungan, Korban Banjir Mengungsi di Musala
Banjir Padang Terjang Tiga Kecamatan, 672 Warga Mengungsi dan Akses Jalan Terputus
Banjir Padang Meluas, 498 Warga Terdampak dan 238 Jiwa Dievakuasi
Banjir Bandang Terjang Arosuka, Sejumlah Kantor Pemkab Solok Tertimbun Material