Minggu, 30 Agustus 2026

Kasi Pidsus Kejari Humbang Hasundutan Marah Ditanya Soal Kehadiran

- Minggu, 11 Juni 2023 00:32 WIB
Kasi Pidsus Kejari Humbang Hasundutan Marah Ditanya Soal Kehadiran

Kitakini.news - Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Humbanghasundutan, marah dan mengancam akan melaporkan awak media. Kemarahan tak jelas aparat hukum ini, ketika ditanya soal kehadiran mereka di kantor inspektorat daerah Humbanghasundutan, Sumatera Utara, pada Rabu siang, 7 Juni 2023.

Baca Juga:

Kehadiran petugas Kejari di Kantor Inspektorat Daerah Humbang Hasundutan, diduga berkaitan dengan perhitungan kerugian negara kasus dana alsintan di Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Ketapang) Kabupaten Humbanghasundutan (Humbahas).

Kasi Pidsus Kejari Humbang Hasundutan, Hendrik Tambunan, saat hendak diwawancara wartawan salah satu televisi swasta, untuk meminta konfirmasi seputar tujuan kehadiran mereka di Kantor Inspektorat Daerah Humbahas.

Pejabat Kejari ini langsung marah dan menuding wartawan tidak punya etika. Alasannya karena wawancara tanpa ijin. Sang aparat hukum itupun marah serta mengancam akan mengadukan oknum wartawan melalui Undang Undang ITE, apabila menerbitkan berita tanpa ijin.

Padahal wartawan hanya menanyakan apa tujuan kehadiran petugas kejari di kantor Inspektorat Daerah Humbahas.

Wartawan hanya ingin menanyakan apakah benar berkaitan dengan perhitungan kerugian negara kasus dana alsintan di Dinas Pertanian dan Ketapang Humbahas tahun 2021 – 2022.

Namun pertanyaan ini disambut dengan nada tinggi oleh petugas kejaksaan tersebut. Kejadian ini bermula saat wartawan mendapat informasi adanya kelanjutan pemeriksaan terkait kasus dana alsintan di Dinas Pertanian dan Ketapang Humbahas tahun 2021 – 2022.

Dari hasil pantauan di lokasi usai mendatangi Kantor Inspektorat Daerah Humbahas, petugas Kejari tampak membawa sejumlah berkas keluar ruangan dan berlalu meninggalkan lokasi.

Sementara, di lokasi kantor Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Humbahas beberapa alsintan yang menjadi sorotan awak media, terlihat tidak ada perawatan, sehingga alat traktor tersebut terbengkalai seperti tidak terurus.

 

 

 

Kontributor: Azzareen

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Setahun Lebih Dilaporkan, Kuasa Hukum Pertanyakan Perkembangan Dugaan Pelecehan Anak di Nias Selatan

Setahun Lebih Dilaporkan, Kuasa Hukum Pertanyakan Perkembangan Dugaan Pelecehan Anak di Nias Selatan

Sofyan Tan: Cahaya Ada di Hati, Bukan di Mata

Sofyan Tan: Cahaya Ada di Hati, Bukan di Mata

Kepala SMA Negeri 1 Telukdalam Sampaikan Klarifikasi, Minta Semua Pihak Jaga Kondusivitas Sekolah

Kepala SMA Negeri 1 Telukdalam Sampaikan Klarifikasi, Minta Semua Pihak Jaga Kondusivitas Sekolah

Keluarga Winda Lorenza Gowasa Demo Polda Sumut, Desak Scientific Investigation

Keluarga Winda Lorenza Gowasa Demo Polda Sumut, Desak Scientific Investigation

QRESTO, Inovasi Rico Waas Persempit Celah Kebocoran Pajak Restoran di Medan

QRESTO, Inovasi Rico Waas Persempit Celah Kebocoran Pajak Restoran di Medan

Abdul Mu’ti Dorong Model Pendidikan YPSIM Jadi Inspirasi Indonesia

Abdul Mu’ti Dorong Model Pendidikan YPSIM Jadi Inspirasi Indonesia

Komentar
Berita Terbaru