Bawa Sabu, Satpam Terjaring Razia Antik Toba Batangtoru
Kitakini.news - Dalam rangka Ops Antik Toba 2023, personel
Unit Reskrim Polsek Batangtoru menjaring seorang Satpam yang bertugas di satu perkebunan
dengan inisial S, pada Selasa (13/6/2023) malam. Pria berusia 40 tahun tersebut
terjaring razia dan ketahuan membawa sabu.
Baca Juga:
Kapolsek Batang Toru, AKP Tona Simanjuntak pada Sabtu
(17/6/2023) pagi, membenarkan penangkapan warga Desa Sigala-gala, Kecamatan
Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) itu. Semula, pihaknya mendapat informasi,
jika di Desa Hapesonglama, ada peredaran narkotika.
Selanjutnya, Kapolsek memerintahkan Kanit Reskrim Polsek
Batang Toru, Ipda Ery J Situmorang beserta anggota untuk melakukan penyelidikan.
Lalu, pihaknya mendapat informasi bahwa S terduga pengedar narkotika.
“Dan, kami berhasil mengamankan yang bersangkutan (S) di
Jalinsum (Jalan Lintas Sumatera) di Desa Hapesonglama,” urai Kapolsek.
Usai mengamankannya, lanjut Kapolsek, personel melakukan
penggeledahan. Pihaknya menemukan 3 paket kecil sabu terbalut kertas rokok di
dalam dompet kecil warna biru di sepeda motor milik S. Lebih lanjut, personel
memboyongnya S ke Mako Polsek Batangtoru.
Selanjutnya, personel menggeledah tas atau barang bawaan S
yang ternyata berisi sebuah plastik bening besar yang berisi sabu terbalut
dengan uang pecahan Rp2 ribu.
Tidak hanya itu, personel juga menemukan sebuah dompet warna
coklat yang di dalamnya berisi sebungkus plastik klip besar berisikan sabu.
Lalu, 5 bungkus plastik klip sedang berisi sabu. Sebungkus
plastik klip sedang yang di dalamnya berisi 2 bungkus plastik bening yang juga
isinya sabu-sabu. 30 bungkus plastik klip kecil berisi sabu-sabu yang terbalut
dengan kertas tisu.
“Serta, personel juga menyita 2 buah sedotan yang menjadi
sendok sabu-sabu, satu unit handphone warna hitam, satu unit sepeda motor tanpa
plat, dan uang tunai sebesar Rp220 ribu,” jelas Tona.
Guna pemeriksaan lebih lanjut, sambung Tona, pelaku dibawa ke
mapolsek untuk selanjutnya diserahkan ke Polres Tapsel.
Kontributor: Efendi Jambak
Setahun Lebih Dilaporkan, Kuasa Hukum Pertanyakan Perkembangan Dugaan Pelecehan Anak di Nias Selatan
Sofyan Tan: Cahaya Ada di Hati, Bukan di Mata
Kepala SMA Negeri 1 Telukdalam Sampaikan Klarifikasi, Minta Semua Pihak Jaga Kondusivitas Sekolah
Keluarga Winda Lorenza Gowasa Demo Polda Sumut, Desak Scientific Investigation
QRESTO, Inovasi Rico Waas Persempit Celah Kebocoran Pajak Restoran di Medan