Jumat, 09 Oktober 2026

Sejumlah Anak Jadi Korban Pedofilia di Rumah Dinas Bupati Langkat

- Kamis, 04 Januari 2024 01:03 WIB
Sejumlah Anak Jadi Korban Pedofilia di Rumah Dinas Bupati Langkat
(Kitakini.news/Junaidi)
Rumah Dinas Bupati Langkat di Stabat.

Kitakini.news - Sejumlah anak laki laki berusia belasan tahun di Kabupaten Langkat menjadi korban pelaku Pedofilia. Mereka dilecehkan dan disodomi seorang pedofil berinisial ZS (33). Parahnya lagi peristiwa itu terjadi di Rumah Dinas Bupati Langkat, akhir November 2023 lalu.

Baca Juga:

Pelakunya disebut – sebut salah seorang pengurus sebuah Yayasan Perguruan Islam (YPI) di Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat.

Salah seorang orang tua korban berinisial H mengungkapkan, bahwa peristiwa tidak senonoh tersebut terjadi saat momen kegiatan Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) di Pendopo Jentera Malay, akhir November lalu.

"Saat itu, pelaku mengajak anak saya nginap di Rumah Dinas Bupati Langkat karena ada kegiatan DMDI disana. Kemudian, anak saya mandi untuk membersihkan diri. Akan tetapi tanpa disadari, pelaku merekam anak saya yang sedang mandi itu," bebernya.

Kemudian, lanjut H, video rekaman tersebut kemudian ditunjukkan pelaku kepada anaknya dan menjadi bahan untuk mengintimidasi anaknya. "Pelaku juga mengancam akan menyebarkan video tersebut jika anak saya tak mau melayani nafsunya," imbuh H.

Tidak sampai disitu, lanjut H, pelaku juga merekam tindakan asusila tersebut dengan telepon selulernya dan kembali mengancam akan menyebarkan rekaman tersebut jika anaknya menceritakan kepada orang tua.

Hal senada juga dikatakan orang tua berinisial E, yang anaknya juga menjadi korban tindak asusila.

Menurut E, anaknya menjadi korban pelaku sehari sebelum kejadian anak dari H. "Parahnya, anak saya dipaksa melakukan tindakan tidak terpuji dan disodomi. Usai melampiaskan nafsunya, pelaku kemudian mengancam akan membunuh anak saya jika berani menceritakan kejadian tersebut kepada orang tuaa," papar E.

Atas peristiwa keji tersebut, H bersama E kemudian melaporkannya ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Langkat. Pengaduan H pun diterima dengan tanda bukti laporan Nomor : STPL/B/667/XII/2023/SPKT/POLRES LANGKAT/POLDA SUMATERA UTARA, tertanggal 16 Desember 2023.

Kedua orangtua korban ini berharap kasus tersebut dapat diungkap oleh aparat penegak hukum. "Kami berkeyakinan, masih ada korban kebejatan ZS lainnya di luar sana. Proses hukum harus dilanjutkan, agar tidak muncul lagi korban – korban lainnya," pinta H dan E.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Langkat AKP Dedi Mirza saat dikonfirmasi belum bisa memberikan keterangan lebih banyak. "Nanti saya cek dulu ya. Jum'at ini akan kami gelarkan," tutur Kasat Reskrim Polres Langkat.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Heru
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Harga Cabai Melonjak, Rudi Alfahri Minta Pemerintah Segera Intervensi Pasar

Harga Cabai Melonjak, Rudi Alfahri Minta Pemerintah Segera Intervensi Pasar

Taubatnya Seorang Pembalak Mangrove, Kini Menjadi Penjaga di Langkat Selat Malaka

Taubatnya Seorang Pembalak Mangrove, Kini Menjadi Penjaga di Langkat Selat Malaka

Banjir Langkat, Rudi Alfahri: Perbaiki Tanggul Secara Permanen dan Normalisasi Sungai

Banjir Langkat, Rudi Alfahri: Perbaiki Tanggul Secara Permanen dan Normalisasi Sungai

"Ambruk", Salmon Sumihar Desak Dinas BMBKCK Sumut Segera Perbaiki Jalan Karo-Langkat

"Ambruk", Salmon Sumihar Desak Dinas BMBKCK Sumut Segera Perbaiki Jalan Karo-Langkat

Komitmen Pusat Percepat Pembangunan dan Jaga Stabilitas Ekonomi Sejalan Dengan visi PAN

Komitmen Pusat Percepat Pembangunan dan Jaga Stabilitas Ekonomi Sejalan Dengan visi PAN

Ricky Anthony Minta KPK Ikut Awasi DPRD Sumut

Ricky Anthony Minta KPK Ikut Awasi DPRD Sumut

Komentar
Berita Terbaru