Minggu, 23 Agustus 2026

Kasus Cacar Monyet Clade I Pertama ditemukan di AS

Fitri - Senin, 18 November 2024 15:51 WIB
Kasus Cacar Monyet Clade I Pertama ditemukan di AS
Ilustrasi/Freepik.com
Ilustrasi seorang pasien mendapatkan vaksin dari tenaga kesehatan.
Kitakini.news -San Mateo County, California, baru-baru ini melaporkan kasus cacar monyet (mpox) clade I pada seorang warga yang baru kembali dari Afrika Timur. Menurut California Department of Public Health (CDPH), ini adalah kasus pertama clade I yang terdeteksi di Amerika Serikat.

Baca Juga:

Pasien mengalami gejala ringan dan telah menjalani perawatan di fasilitas medis setempat. Setelah kondisinya membaik, pasien diizinkan untuk mengisolasi diri di rumah. CDPH menegaskan bahwa risiko penularan terhadap masyarakat umum sangat rendah.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), mpox clade II menjadi subtipe dominan dalam wabah besar yang terjadi di Amerika Serikat pada tahun 2022 dan 2023. Sebaliknya, wabah mpox di Afrika Timur yang baru-baru ini dilaporkan disebabkan oleh clade I, yang diketahui dapat memicu penyakit lebih parah dibandingkan clade II.

Clade I memiliki subtipe bernama clade Ib, yang saat ini bertanggung jawab atas sebagian besar kasus terkait perjalanan di berbagai negara, termasuk Jerman, India, Kenya, Swedia, Thailand, Zimbabwe, dan Inggris. Meski begitu, hingga saat ini, tidak ada laporan kematian dari kasus-kasus ini, dan sebagian besar pasien hanya mengalami gejala ringan.

CDC mencatat bahwa kasus mpox clade I terkait perjalanan di luar Afrika semuanya dikaitkan dengan subclade Ib. Beberapa negara bahkan melaporkan adanya penularan lokal, meskipun jumlahnya relatif kecil.

Kehadiran mpox clade I di Amerika Serikat menjadi perhatian karena perbedaannya dengan strain yang sebelumnya menyebar di negara tersebut. Meski demikian, protokol kesehatan yang ketat dan deteksi dini diyakini mampu meminimalkan risiko penyebaran lebih lanjut.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada, terutama bagi mereka yang memiliki riwayat perjalanan ke wilayah dengan wabah aktif. Gejala mpox umumnya meliputi demam, pembengkakan kelenjar getah bening, dan ruam pada kulit. Jika mengalami gejala tersebut, segera konsultasikan dengan tenaga medis untuk mencegah penularan lebih luas.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
PQN Medan DigiFest 2026 Resmi Dibuka, Rico Waas Andalkan QRESTO untuk Perkuat Digitalisasi Pajak

PQN Medan DigiFest 2026 Resmi Dibuka, Rico Waas Andalkan QRESTO untuk Perkuat Digitalisasi Pajak

Penguatan Tepian Sungai Aih Bobo Rampung, Lindungi Gayo Lues dari Risiko Bencana

Penguatan Tepian Sungai Aih Bobo Rampung, Lindungi Gayo Lues dari Risiko Bencana

Kejari Belawan Ukir Prestasi, Bidang PAPBB Raih Peringkat Pertama Pemulihan Aset

Kejari Belawan Ukir Prestasi, Bidang PAPBB Raih Peringkat Pertama Pemulihan Aset

Potret Aset Pemkab Nias Selatan, Sejumlah Gedung Perkantoran Rusak dan Terbengkalai

Potret Aset Pemkab Nias Selatan, Sejumlah Gedung Perkantoran Rusak dan Terbengkalai

Warga Desa Geger Temuan Mayat di Saluran Irigasi Kawasan Angkola Muaratais

Warga Desa Geger Temuan Mayat di Saluran Irigasi Kawasan Angkola Muaratais

Berhasil Mendulang Popularitas via Serial Reacher, Agnez Mo: Sulit Dipercaya

Berhasil Mendulang Popularitas via Serial Reacher, Agnez Mo: Sulit Dipercaya

Komentar
Berita Terbaru