Sabtu, 07 November 2026

Jangan Sok High Class, Hindari Tingkah Ini Biar Nggak Disebut Norak

Fitri - Rabu, 05 Agustus 2026 10:10 WIB
Jangan Sok High Class, Hindari Tingkah Ini Biar Nggak Disebut Norak
pexels.com
Ilustrasi, sok high class
Kitakininews.co.id - Melihat orangsokhigh class tentu membuat muak, apalagi tingkah bak tidak injak bumi.

Bayangkan saja, dia sok terpelajar, nyatanya cuma gaya. Dia sok kaya, nyatanya menyewa atau meminjam.

Baca Juga:

Melansir berbagai sumber, Rabu (5/8/2026), tingkah semacam itu karena seseorang merasa dekat dengan kaum high class tapi jaraknya terlalu jauh.

Orang seperti itu memang selalu ada. Biasanya yang sokhigh class ini muncul dari kecemasan ketika berada di tangga ekonomi menengah.

Ujung-ujungnya tingkah mereka malah norak. Nah, berikut beberapa contoh tingkah orang yang sok high class:

1. Terlalu formal

Orang yang sokhigh class biasanya selalu formal dalam setiap suasana, baik dalam hal gaya pakaian maupun berbahasa.

Misalnya, berbicara dengan formal saat berkumpul santai dengan teman-teman atau menata meja dengan sangat mewah saat hendak menjamu kerabat dekat.

Ini bisa disebut sebagai kesalahpahaman kontekstual. Kemampuan untuk bersikap formal bila diperlukan dan santai bila sesuai, lebih bisa ditunjukkan oleh orang dengan kecerdasan sosial tinggi.

2. Sok tahu

Ada beberapa topik pembicaraan yang bisa mengesankan diri tampak seperti dari kalangan kelas atas. Misalnya, bicara soal seluk-beluk wine, opera, orkestra, dan sebagainya.

Orang yang ingin kelihatan high class, cenderung membicarakan hal-hal tersebut seakan ahlinya, tetapi ternyata hanya menghafal beberapa istilah saja.

Padahal, autentisitas merupakan ciri khas terkuat orang kelas atas. Mereka tak perlu tahu segala hal yang tampak high class dan mengakui apa yang mereka memang tak ketahui.

3. Sering menyebut merek terkenal

Hal norak lainnya yang dilakukan orang agar tampak seperti kalangan kelas atas, yakni selalu menyebutkan merek barang atau nama orang terkenal yang mereka temui.

Dari perspektif sosiologis, terus-menerus merujuk pada simbol status sebenarnya menandakan apa yang disebut sebagai "kecemasan status."

Ketika seseorang merasa aman akan posisinya, ia tidak harus selalu mengingatkan semua orang tentang hal itu.

4. Memberi tip berlebihan

Setelah makan di restoran atau menggunakan jasa tertentu, memberikan tip kepada pegawai itu tidak ada salahnya.

Namun ada saja orang-orang tertentu yang memberikan tip berlebihan untuk tujuan pamer.

Apalagi jika tindakan memberikan tip itu dilakukan secara mencolok di depan banyak orang. Sering kali, tindakan ini berasal dari rasa tidak aman akan posisinya di strata kelas.

5. Suka menggunakan kosakata rumit

Orang yang ingin tampak berkelas, biasanya menggunakan kosakata kompleks, tetapi ia menggunakannya secara tidak tepat.

Orang yang benar-benar berpendidikan, cenderung berkomunikasi dengan bahasa sederhana dan jelas. Mereka memahami lawan bicara atau audiensnya, lalu menyesuaikan gaya berbicara.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Revitalisasi SMPN 1 Bawolato Rampung 100 Persen, Bangunan Senilai Rp1,52 Miliar Diserahterimakan

Revitalisasi SMPN 1 Bawolato Rampung 100 Persen, Bangunan Senilai Rp1,52 Miliar Diserahterimakan

Polda Sumut Gerebek Sarang Narkoba di Medan Maimun, 15 Orang Diamankan

Polda Sumut Gerebek Sarang Narkoba di Medan Maimun, 15 Orang Diamankan

Bupati Sokhiatulo Laia Tinjau Kantor Camat dan Puskesmas Idanotae, Soroti Kondisi Bangunan

Bupati Sokhiatulo Laia Tinjau Kantor Camat dan Puskesmas Idanotae, Soroti Kondisi Bangunan

Orangutan Sumatera Korban Perdagangan Ilegal India Dipulangkan Ke Indonesia

Orangutan Sumatera Korban Perdagangan Ilegal India Dipulangkan Ke Indonesia

Kena Bullying di Lokasi Syuting, Raya Kitty: Bukan cuma Satu Orang Ya

Kena Bullying di Lokasi Syuting, Raya Kitty: Bukan cuma Satu Orang Ya

AMPD Sumut Geruduk Polda, Desak Usut Dugaan Bandar Narkoba dan Oknum Aparat di Labura

AMPD Sumut Geruduk Polda, Desak Usut Dugaan Bandar Narkoba dan Oknum Aparat di Labura

Komentar
Berita Terbaru