Sabtu, 04 Juli 2026

Per Maret 2023, Tingkat Kemiskinan di Indonesia Menurun

Guruh Ismoyo - Jumat, 05 Juli 2024 11:44 WIB
Per Maret 2023, Tingkat Kemiskinan di Indonesia Menurun
(MES)
Ilustrasi, Tingkat Kemiskinan di Indonesia

Kitakini.news -Tingkat kemiskinan di Indonesia melanjutkan tren menurun menjadi 9,03 persen dari 9,36 persen per Maret 2023. Penurunan ini terjadi ditengah stagnasi ekonomi global dan berbagai kebijakan strategis pemerintah yang berhasil menopang resiliensi ekonomi nasional.

Baca Juga:

"Penduduk miskin pada Maret 2024 turun 0,68 juta orang dari Maret 2023 sehingga jumlah penduduk miskin menjadi sebesar 25,22 juta orang. Angka kemiskinan ini merupakan yang terendah dalam satu dekade terakhir," ujar Kepala Badan Fiskal (BKF) Febrio Kacaribu, melansir dari laman resmi Setkab.go.id, Jumat (5/7/2024).

Febrio menjelaskan, secara spasial, tingkat kemiskinan juga terlihat menurun baik di perkotaan maupun di perdesaan. Tingkat kemiskinan di perkotaan turun ke level 7,09 persen dari 7,29 persen pada Maret 2023.

Sementara itu, lanjut Febrio, persentase penduduk miskin di perdesaan mengalami penurunan menjadi sebesar 11,79 persen dari 12,22 persen pada Maret 2023. Penurunan kemiskinan juga terjadi di seluruh wilayah Indonesia, dengan penurunan tertinggi terjadi di Bali dan Nusa Tenggara.

"Tingkat ketimpangan pengeluaran penduduk Indonesia (rasio gini) juga menurun dan berada di bawah level prapandemi menjadi sebesar 0,379 pada Maret 2024 (Maret 2023: 0,388). Level tersebut merupakan yang terendah dalam satu dekade terakhir. Penurunan ketimpangan terjadi baik di perkotaan maupun perdesaan," ujarnya.

Masih kata Febrio, penurunan angka kemiskinan pada Maret 2024 ditopang oleh solidnya aktivitas ekonomi domestik dan berbagai program bantuan sosial pemerintah, khususnya dalam merespons kenaikan inflasi pangan pada awal 2024.

"Penurunan tingkat kemiskinan ini memberikan harapan di tengah stagnasi perekonomian global. Pemerintah akan terus berkomitmen menjaga stabilitas inflasi sehingga dapat mendorong peningkatan daya beli masyarakat, yang selanjutnya dapat mengakselerasi penurunan tingkat kemiskinan dan perbaikan kesejahteraan masyarakat." tandas Febrio. (**)



Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
AHY Tinjau Sekolah Rakyat Medan Bernilai Rp250 Miliar di Medan

AHY Tinjau Sekolah Rakyat Medan Bernilai Rp250 Miliar di Medan

Bobby Dorong Sinergi Fiskal Provinsi-Kabupaten Pada Acara HUT ke-26 APKASI

Bobby Dorong Sinergi Fiskal Provinsi-Kabupaten Pada Acara HUT ke-26 APKASI

SPPG Yayasan Affa Adicitta Mitra Berjaya Dorong Dukungan Publik terhadap Program Makan Bergizi Gratis

SPPG Yayasan Affa Adicitta Mitra Berjaya Dorong Dukungan Publik terhadap Program Makan Bergizi Gratis

Roadshow Bulan Bung Karno, Sofyan Tan Bangkitkan Nasionalisme Pelajar

Roadshow Bulan Bung Karno, Sofyan Tan Bangkitkan Nasionalisme Pelajar

Sofyan Tan Bawa Harapan Baru untuk SD Muhammadiyah 09 Medan

Sofyan Tan Bawa Harapan Baru untuk SD Muhammadiyah 09 Medan

Tim Jalur Polda Riau Salurkan Bantuan ke Pulau Terpencil

Tim Jalur Polda Riau Salurkan Bantuan ke Pulau Terpencil

Komentar
Berita Terbaru