Senin, 05 Oktober 2026

Per Maret 2023, Tingkat Kemiskinan di Indonesia Menurun

Guruh Ismoyo - Jumat, 05 Juli 2024 11:44 WIB
Per Maret 2023, Tingkat Kemiskinan di Indonesia Menurun
(MES)
Ilustrasi, Tingkat Kemiskinan di Indonesia

Kitakini.news -Tingkat kemiskinan di Indonesia melanjutkan tren menurun menjadi 9,03 persen dari 9,36 persen per Maret 2023. Penurunan ini terjadi ditengah stagnasi ekonomi global dan berbagai kebijakan strategis pemerintah yang berhasil menopang resiliensi ekonomi nasional.

Baca Juga:

"Penduduk miskin pada Maret 2024 turun 0,68 juta orang dari Maret 2023 sehingga jumlah penduduk miskin menjadi sebesar 25,22 juta orang. Angka kemiskinan ini merupakan yang terendah dalam satu dekade terakhir," ujar Kepala Badan Fiskal (BKF) Febrio Kacaribu, melansir dari laman resmi Setkab.go.id, Jumat (5/7/2024).

Febrio menjelaskan, secara spasial, tingkat kemiskinan juga terlihat menurun baik di perkotaan maupun di perdesaan. Tingkat kemiskinan di perkotaan turun ke level 7,09 persen dari 7,29 persen pada Maret 2023.

Sementara itu, lanjut Febrio, persentase penduduk miskin di perdesaan mengalami penurunan menjadi sebesar 11,79 persen dari 12,22 persen pada Maret 2023. Penurunan kemiskinan juga terjadi di seluruh wilayah Indonesia, dengan penurunan tertinggi terjadi di Bali dan Nusa Tenggara.

"Tingkat ketimpangan pengeluaran penduduk Indonesia (rasio gini) juga menurun dan berada di bawah level prapandemi menjadi sebesar 0,379 pada Maret 2024 (Maret 2023: 0,388). Level tersebut merupakan yang terendah dalam satu dekade terakhir. Penurunan ketimpangan terjadi baik di perkotaan maupun perdesaan," ujarnya.

Masih kata Febrio, penurunan angka kemiskinan pada Maret 2024 ditopang oleh solidnya aktivitas ekonomi domestik dan berbagai program bantuan sosial pemerintah, khususnya dalam merespons kenaikan inflasi pangan pada awal 2024.

"Penurunan tingkat kemiskinan ini memberikan harapan di tengah stagnasi perekonomian global. Pemerintah akan terus berkomitmen menjaga stabilitas inflasi sehingga dapat mendorong peningkatan daya beli masyarakat, yang selanjutnya dapat mengakselerasi penurunan tingkat kemiskinan dan perbaikan kesejahteraan masyarakat." tandas Febrio. (**)



Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Indonesia Tutup Asian Games 2026 di Posisi 16, Dua Atlet Sumut Sumbang Medali

Indonesia Tutup Asian Games 2026 di Posisi 16, Dua Atlet Sumut Sumbang Medali

Peduli Karhutla Sumatra dan Kalimantan, Leonardo DiCaprio Miris dengan Orangutan

Peduli Karhutla Sumatra dan Kalimantan, Leonardo DiCaprio Miris dengan Orangutan

Akun Makeup Artist asal Malaysia Sindir Orang Indonesia, Shireen Sungkar Panas

Akun Makeup Artist asal Malaysia Sindir Orang Indonesia, Shireen Sungkar Panas

Yasatulo Lase Pimpin PDNI Kepulauan Nias Periode 2026-2030

Yasatulo Lase Pimpin PDNI Kepulauan Nias Periode 2026-2030

John Herdman Ungkap Rahasia 3 Gol Kilat Indonesia ke Gawang Bangladesh

John Herdman Ungkap Rahasia 3 Gol Kilat Indonesia ke Gawang Bangladesh

Indonesia Hajar Bangladesh 9-2, Garuda Lolos Dramatis ke Final FIFA ASEAN Cup 2026

Indonesia Hajar Bangladesh 9-2, Garuda Lolos Dramatis ke Final FIFA ASEAN Cup 2026

Komentar
Berita Terbaru