Kamis, 20 Agustus 2026

Demi Olimpiade Paris, Prancis Usir Ribuan Imigran Miskin

Fitri - Jumat, 12 Juli 2024 21:11 WIB
Demi Olimpiade Paris, Prancis Usir Ribuan Imigran Miskin
Instagram @olympics
Olimpiade Paris 2024 digelar di Prancis akhir Juli ini.
Kitakini.news - Pemerintah Prancis tampaknya tak mau dianggap jelek saat menggelar Olimpiade Paris 2024 akhir Juli ini. Buktinya, ribuan imigran miskin mereka usir agar tak terlihat.

Melansir berbagai sumber, Jumat (12/7/2024), aksi 'bersih-bersih' ini dilakukan menyusul janji Presiden Emmanuel Macron bahwa Olimpiade kali ini akan menampilkan kemegahan negaranya.

Baca Juga:

"Kami diusir karena Olimpiade," kata Mohamed Ibrahim, imigran dari Chad, yang diusir dari pabrik semen yang ditinggalkan di dekat Perkampungan Olimpiade, tempat asrama atlet bernaung.

Ibrahim menuturkan sebuah bus mengantar ia dan rombongan imigran tunawisma lain dua jam perjalanan ke barat daya kota di luar Orléans.

Para imigran mengaku dijanjikan tempat tinggal di luar Kota Paris, namun nyatanya mereka ditelantarkan di jalanan asing di luar Paris hingga ditandai untuk dideportasi.

Pejabat lokal disebut memerintahkan mereka naik bus ke kota-kota seperti Lyon atau Marseille.

"Mereka (aparat) memberi Anda tiket secara acak. Jika itu tiket ke Orléans, pergilah ke Orléans," ucap Oumar Alamine, imigran asal Republik Afrika Tengah.

Ironinya, asrama atlet Olimpiade justru dibangun di salah satu wilayah termiskin di pinggiran Paris, tempat ribuan tunawisma, termasuk kaum imigran, tinggal.

Pun, pusat gelaran Olimpiade bakal berlangsung di Seine-Saint-Denis, Paris, di mana sekitar satu dari tiga warga di sana adalah kaum imigran.

Pemerintahan Presiden Macron menolak berkomentar. Namun, mereka mengatakan ini adalah program sukarela yang dimaksudkan untuk meringankan krisis perumahan di Paris.

Pemerintah juga membantah relokasi ini berkaitan dengan Olimpiade. Namun, ada surat elektronik dari pejabat pemerintah yang mengatakan aparat memang merelokasi para imigran di dekat venue Olimpiade.

Selama setahun terakhir, Prancis memang makin ketat menertibkan imigran terutama yang tak memiliki tempat tinggal. Polisi dan pengadilan telah mengusir sekitar 5.000 imigran tunawisma selama setahun.

Alasan pengusiran ini adalah pemerintah mengaku sudah tak memiliki tempat lagi untuk menampung 200 ribu imigran tunawisma. Sebanyak setengahnya tinggal di dalam dan sekitar Paris.*

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Rico Waas Dorong Sinergi Pemko dan DPRD Medan Genjot Pertumbuhan Ekonomi

Rico Waas Dorong Sinergi Pemko dan DPRD Medan Genjot Pertumbuhan Ekonomi

Susun Program Kerja 2027, Pemko dan DPRD Medan Fokus Ekonomi, Pendidikan dan Kesehatan

Susun Program Kerja 2027, Pemko dan DPRD Medan Fokus Ekonomi, Pendidikan dan Kesehatan

Zinedine Zidane Terharu Pimpin Timnas Prancis, Sengaja Tolak Tawaran Klub Demi Les Bleus

Zinedine Zidane Terharu Pimpin Timnas Prancis, Sengaja Tolak Tawaran Klub Demi Les Bleus

"Datang ke Rumah Saudara Dikira Pinjam Uang", Sofyan Tan Bagikan Luka Kemiskinan di Hadapan Penerima PIP

"Datang ke Rumah Saudara Dikira Pinjam Uang", Sofyan Tan Bagikan Luka Kemiskinan di Hadapan Penerima PIP

Bukan Sekadar Modal, Pendampingan Jadi Kunci Rumah Zakat Entaskan Kemiskinan UMKM Medan

Bukan Sekadar Modal, Pendampingan Jadi Kunci Rumah Zakat Entaskan Kemiskinan UMKM Medan

Bawa Dubes Prancis ke Pulau Nias, Fraksi Golkar DPRD Sumut Apresiasi Penuh Bobby Nasution

Bawa Dubes Prancis ke Pulau Nias, Fraksi Golkar DPRD Sumut Apresiasi Penuh Bobby Nasution

Komentar
Berita Terbaru