Tindak Lanjut Temuan BPK RI, Bapenda Medan Tagih Pajak Hotel, Restoran, dan Hiburan Rp5 Miliar
Baca Juga:
Meningkatkan pendapatan daerah terus dilakukan Pemko Medan. Kali ini, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan bergerak cepat menindaklanjuti temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI terkait kekurangan pajak hotel, restoran, dan hiburan sebesar Rp5.010.487.193,21.
"Bapenda telah menerbitkan Surat Ketetapan Pajak Daerah Kurang Bayar (SKPDKB) kepada wajib pajak yang bersangkutan," ujar Kepala Bapenda Kota Medan, Sutan Tolang Lubis, Senin (30/9/2024).
SKPDKB ini merupakan surat resmi yang memberitahukan wajib pajak tentang jumlah pajak yang belum dibayarkan dan harus segera dilunasi.
Kekurangan pendapatan pajak ini terjadi akibat ditemukannya bukti baru oleh BPK RI dalam laporan keuangan wajib pajak. "Wajib pajak ternyata belum melaporkan seluruh pendapatan mereka secara akurat," jelas Sutan.
Inspektur Kota Medan, Sulaiman Harahap, menegaskan pentingnya menindaklanjuti temuan BPK ini.
"Pendapatan pajak sangat penting untuk membiayai pembangunan Kota Medan. Oleh karena itu, kita harus memastikan semua wajib pajak memenuhi kewajibannya," tegas Sulaiman.
Bapenda Kota Medan berkomitmen untuk terus meningkatkan pendapatan daerah dan memastikan setiap wajib pajak memenuhi kewajibannya. Upaya ini diharapkan dapat mendukung pembangunan Kota Medan yang lebih baik.
Bapenda Kota Medan Ikuti Apel Kendaraan Dinas Pemko Medan, Pastikan Aset Terawat dan Pajak Tertib
Rico Waas Suntik Semangat Atlet Medan, KONI Bidik 148 Emas di Porprovsu 2026
Pojok Pajak Bapenda Medan Himpun PBB Rp2,53 Miliar dari 1.493 Wajib Pajak
Atasi Banjir Indra Kasih, Rico Waas Turun Tangan Respon Keluhan Warga Terkait Galian Drainase
Puskesmas Helvetia Disulap Jadi Fasilitas Kesehatan Modern 2 Lantai