Rabu, 26 Agustus 2026

Subandi: Kita Rekomendasikan Cabut Kerjasama BPJS Kesehatan Dengan RS Mitra Sejati

Heru - Selasa, 21 Januari 2025 21:03 WIB
Subandi: Kita Rekomendasikan Cabut Kerjasama BPJS Kesehatan Dengan RS Mitra Sejati
(Kitakini.news/Heru Soesilo)
Ketua Komisi E DPRD Provinsi Sumatera Utara, HM Subandi

Kitakini.news -Ketua Komisi E Dewan Perwakilan Rakyat Daerahn(DPRD) Provinsi Sumatera Utara (DPRD Sumut), HM Subandi tegas merekomendasikan agar kerjasama BPJS Kesehatan dengan Rumah Sakit Mitra Sejati Medan dihentikan sementara.

Baca Juga:

Sebab, rumah sakit tersebut tidak memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), yang merupakan syarat mutlak operasional sebuah rumah sakit.

"Ini luar biasa! IPAL-nya tidak ada sama sekali. Bagaimana mungkin rumah sakit sebesar itu bisa beroperasi tanpa memenuhi syarat dasar seperti ini? BPJS Kesehatan harus segera menghentikan kerja sama mereka," tegas Subandi didampingi Anggota Komisi E Rahmansyah Sibarani di gedung dewan Jalan Imam Bonjol Medan, Senin (21/1/2025).

Rapat dengar pendapat (RDP) Komisi E DPRD Sumut bersama Dinas Kesehatan Provinsi, Dinas Kesehatan Kota Medan, BPJS Kesehatan, dan BPJS Kesehatan Sumut.

Menurutnya, Dinas Kesehatan Provinsi Sumut yang telah turun langsung ke lapangan mengonfirmasi bahwa Rumah Sakit Mitra Sejati tidak memiliki IPAL, bahkan nilai pemantauan lingkungan mereka sangat rendah.
"IPAL adalah syarat utama untuk operasional rumah sakit. Bagaimana bisa rumah sakit ini lolos izin selama ini?" kata Subandi dengan nada keras.

Meski demikian, izin operasional RS Mitra Sejati masih berlaku hingga keputusan final ditentukan melalui rapat gabungan Komisi E dan Komisi D DPRD Sumut.

"BPJS-nya kita stop sementara, tapi operasi rumah sakit tetap berjalan karena izinnya masih ada. Namun, jika IPAL tidak segera dipenuhi, kami akan rekomendasikan penutupan total," tambah Subandi.

Subandi juga menyentil pihak manajemen RS Mitra Sejati yang dinilai lamban dan tidak serius memenuhi kewajiban tersebut.

"IPAL itu bukan investasi yang sulit. Ini menunjukkan ada kelalaian yang disengaja. Kalau begini terus, bagaimana mereka bisa memberikan layanan kesehatan yang layak?" tutupnya.

Saat dikonfirmasi, Humas RS Mitra Sejati Erwinsyah dihubungi mengaku tidak tahu menahu adanya RDP dengan pihak Komisi E.

"Mungkin itu bagian manajemen, saya tidak tahu. Sebelumnya memang ada sekali, itupun hanya manajemen, saya tidak ikut," katanya.

Soal rekomendasi pemutusan sebagai provider BPJS Kesehatan, dia mengaku terkejut. Apalagi alasannya tidak adanya IPAL rumah sakit tersebut.

"Tak mungkin tak ada IPAL. Saya tanyakan ke manajemen lagi ya," jelasnya. (**)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
HUT ke-28 PAN, Yahdi Khoir Apresiasi Perhatian Gubsu Terhadap Perbaikan Infrastruktur di Batubara

HUT ke-28 PAN, Yahdi Khoir Apresiasi Perhatian Gubsu Terhadap Perbaikan Infrastruktur di Batubara

Kuasa Hukum Dhody Thahir Curiga Ada Pihak Kuat di Balik Perkara, Surat yang Dipersoalkan Justru Dibuat Pengacara

Kuasa Hukum Dhody Thahir Curiga Ada Pihak Kuat di Balik Perkara, Surat yang Dipersoalkan Justru Dibuat Pengacara

Jadi Tersangka, Kuasa Hukum Dhody Thahir: Polisi Harus Tunjukkan Surat Yang Disebut Palsu

Jadi Tersangka, Kuasa Hukum Dhody Thahir: Polisi Harus Tunjukkan Surat Yang Disebut Palsu

Ricky Anthony Apresiasi Polres Dairi Gercep Amankan Pelaku Penganiayaan Anak

Ricky Anthony Apresiasi Polres Dairi Gercep Amankan Pelaku Penganiayaan Anak

Anaknya Kembali Dirawat Pasca Keracunan MBG Orangtua Korban Curhat ke Sutarto

Anaknya Kembali Dirawat Pasca Keracunan MBG Orangtua Korban Curhat ke Sutarto

Kunjungi Korban Dugaan Keracunan MBG, Sutarto Minta Investigasi Menyeluruh

Kunjungi Korban Dugaan Keracunan MBG, Sutarto Minta Investigasi Menyeluruh

Komentar
Berita Terbaru