Senin, 12 Oktober 2026

Prihatin Minimnya Event Danau Toba, Komisi B DPRDSU Akan ke Kemeparekraf

Heru - Rabu, 30 Juli 2025 22:40 WIB
Prihatin Minimnya Event Danau Toba, Komisi B DPRDSU Akan ke Kemeparekraf
(Kitakini.news/Heru Soesilo)
Anggota Komisi B DPRD Sumatera Utara Rudi Alfahri Rangkuti SH MH

Kitakini.news -Anggota Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRD Sumut),Rudi Alfahri Rangkuti SH MH prihatin melihat minimnya event berskala internasìonal yang digelar di Danau Toba di Kabupaten Samosir.

Baca Juga:

Maka dari itu, Komisi B DPRD Sumut akan mendatangi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Jakarta, guna mencari solusi dan langkah konkrit agar Danau kebanggaan masyarakat Sumut itu tetap jadi destinasi wisata super prioritas.

"Kita berharap ada langkah konkrit Danau Toba jadi lokasi event internasional reguler, bukan hanya di bidang olahraga, tetapi juga budaya dan lain-lain," ujar Rudi kepada wartawan melalui sambungan telepon seluler dari Medan, Rabu (30/7/2025).

Hal ini disampaiakn Rudi Alfahri merespon kunjungan Komisi VII DPR RI yang diketuai Lamhot Sinaga ke Toba Caldera Resort, di Desa Sibisa, Kecamatan Ajibata, Kabupaten Toba, Sabtu (26/7/2025) lalu.

Mereka merekomendasikan agar pengembangan kawasan Danau Toba diimbangi dengan promosi maksimal, terutama dalam meningkatkan kunjungan wisatawan.

Kawasan wisata yang masuk dalam destinasi super prioritas tersebut membutuhkan kolaborasi semua sektor, termasuk sektor olahraga dan event lainnya.

Selain itu, promosi perlu dilakukan dilakukan dengan mendukung program sport tourism di 8 kawasan yang menopang Destinasi Danau Toba.

Dengan adanya kegiatan bertaraf nasional maupun internasional, bisa mendorong pengunjung, juga menikmati wisatawan di daerah tersebut.

Menyikapi hal itu, Rudi Alfahri Rangkuti mengapresiasi kunjungan Komisi VII DPR RI, yang diharapkan jadi motivasi dan semangat bagi 8 kabupaten yang berlokasi di kawasan Danau Toba.

"Nantinya ƙita akan sinkronkan lagi dengan kunjungan Komisi B DPRD Sumut ke Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Jakarta, Rabu (6/8/2025)," ujarnya.

Namun langkah yang diharapkan menjadikan Danau Toba tetap jadi destinasi wisata super prioritas, itu harus dibarengi dengan satu visi dan kolaborasi semua pihak agar pengembangan kawasan Danau Toba berjalan maksimal, terutama dalam meningkatkan kunjungan wisatawan.

"Kawasan wisata yang masuk dalam destinasi super prioritas tersebut membutuhkan kolaborasi semua sektor, termasuk sektor olahraga dan event lainnya," terangnya.

Rudi juga mencontohkan, akses jalan menuju Parapat ke Danau Toba kini sudah semakin dapat dipersingkat jarak tempuhnya, sehingga ini jadi andalan agar turis lebih cepat ke Danau Toba.

"Lebih dari itu, kita juga berharap penggiat wisata punya program khusus, seperti disķon agar semakin menarik minat para pengunjung, termasuk turis asing," pungkasnya. (**)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Dugaan Keracunan MBG Terhadap 17 Siswa SDN 060870 Medan, PDIP: Harus Ada Yang Bertanggungjawab

Dugaan Keracunan MBG Terhadap 17 Siswa SDN 060870 Medan, PDIP: Harus Ada Yang Bertanggungjawab

Pupuk Subsidi Langka dan Mahal, Mangapul Purba Desak Pemerintah Turun Tangan

Pupuk Subsidi Langka dan Mahal, Mangapul Purba Desak Pemerintah Turun Tangan

Viktor Silaen Desak Polisi Tak Ragu Berantas Narkoba

Viktor Silaen Desak Polisi Tak Ragu Berantas Narkoba

Hendra Cipta: Penetapan Desil Kacau Balau, Bantuan Pemerintah Tak Tepat Sasaran

Hendra Cipta: Penetapan Desil Kacau Balau, Bantuan Pemerintah Tak Tepat Sasaran

Revisi RTRW Sumut Dorong 6 Program Strategis Kawasan Industri dan Pariwisata

Revisi RTRW Sumut Dorong 6 Program Strategis Kawasan Industri dan Pariwisata

Berkat Laoli: Proses Seleksi KPID Sumut Harus Dikocok Ulang

Berkat Laoli: Proses Seleksi KPID Sumut Harus Dikocok Ulang

Komentar
Berita Terbaru