KPK Akan Panggil Bobby Nasution Terkait Kasus Topan Ginting
Kitakini.news - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan memanggil Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Bobby Nasution terkait dugaan tindakan korupsi pembangunan jalan yang dilakukan mantan Kepala Dinas PUPR Sumut, Topan Obaja Ginting.
Baca Juga:
- HUT ke-28 PAN, Yahdi Khoir Apresiasi Perhatian Gubsu Terhadap Perbaikan Infrastruktur di Batubara
- Kuasa Hukum Dhody Thahir Curiga Ada Pihak Kuat di Balik Perkara, Surat yang Dipersoalkan Justru Dibuat Pengacara
- Jadi Tersangka, Kuasa Hukum Dhody Thahir: Polisi Harus Tunjukkan Surat Yang Disebut Palsu
Hal itu disampaikan secara langsung Wakil Ketua KPK, Johanis Tanak kepada wartawan saat dimintai keterangan usai melaksanakan kegiatan rapat koordinasi pemberantasan korupsi antara pemerintah daerah dan KPK di Ruangan Rapat Paripurna Gedung DPRD Sumut, Selasa (30/9/2025).
"Kalau itu akan kami panggil. Salah satu tugas KPK melaksanakan penetapan Hakim dan melaksanakan putusan. Ketika Hakim mengucapkan dalam persidangan, itu adalah penetapan yang disampaikan dalam sidang," ujar Johanis.
Ia menjelaskan, ketika nantinya Gubernur Sumut Bobby Nasution dipanggil, kehadirannya untuk dijadikan saksi sebagai alat bukti.
"Salah satunya, sebagaimana yang diatur pada pasal 84 KUHAP, tergantung Hakim, jadinya," tutur Johanis.
Ia menegaskan, tugas KPK pada umumnya melaksanakan putusan dari Hakim. Sehingga, pihaknya akan memanggil sesuai perintah Hakim.
"Terkait jadwal pemanggilan, kembali lagi kepada permintaan Hakim yang dibuat saat sidang ya," tandasnya. (**)
HUT ke-28 PAN, Yahdi Khoir Apresiasi Perhatian Gubsu Terhadap Perbaikan Infrastruktur di Batubara
Kuasa Hukum Dhody Thahir Curiga Ada Pihak Kuat di Balik Perkara, Surat yang Dipersoalkan Justru Dibuat Pengacara
Jadi Tersangka, Kuasa Hukum Dhody Thahir: Polisi Harus Tunjukkan Surat Yang Disebut Palsu
Ricky Anthony Apresiasi Polres Dairi Gercep Amankan Pelaku Penganiayaan Anak
Anaknya Kembali Dirawat Pasca Keracunan MBG Orangtua Korban Curhat ke Sutarto