Sabtu, 22 Agustus 2026

Terkait Razia “Kafe Remang-remang”, Kasatpol PP Tapteng Didesam Tindaklanjuti Dugaan Perdagangan Anak ke Kepolisian

Redaksi - Sabtu, 11 Oktober 2025 14:05 WIB
Terkait Razia “Kafe Remang-remang”, Kasatpol PP Tapteng Didesam Tindaklanjuti Dugaan Perdagangan Anak ke Kepolisian
(Istimewa)
Suasana razia "Cafe Remang-Remang di Tapanuli Tengah.

Kitakini.news -Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) melakukan razia disalah satu Cafe Rang-remang yang ada di Dusun Bonan Dolok, Desa Sijukkang Kecamatan Andam Dewi, Tapteng, Kamis (9/10/2025).

Baca Juga:

Razia disebut-sebut turut disertai Ketua DPRD Tapteng, Ahmad Rivai Sibarani dan sejumlah personel Polsek Barus.

Informasi diperoleh menyebutkan bahwa razia di Cafe diduga milik Larencius Pasaribu tersebut telah menjaring sebanyak delapan wanita diduga wanita penghibur dan didapatkan beberapa tamu, diantaranya pimpinan dan pegawai bank milik pemerintah.

Dari delapan wanita yang terjaring tersebut, tiga diantaranya merupakan masih anak di bawah umur.

Menyikapi hal itu, kalangan masyarakat dari tokoh pemuda dan aktivis mahasiswa yang berasal dari Kabupaten Tapteng diantaranya Timbul Pasaribu dan M. Afriansyah mengapresiasi atas pelaksanaan razia tersebut. Hal itu disebabkan saat ini diperhatikan Tapteng semakin menjamur kafe diduga "Remang-remang".

"Namun kita berharap Satpol PP Tapteng jangan sebatas melakukan razia. Satpol PP harus transparan dan menindak tegas siapa pemilik maupun pihak-pihak yang terjaring razia atau yang didapatkan saat razia tersebut. demi adanya efek jera kedepannya," tegas aktivis Mahasiswa Sumut yang berasal Tapteng, M. Afriansyah.

Untuk itu, lanjut Timbul Pasaribu, Satpol PP Tapteng harus mengungkap, menelusuri dan meneruskan hasil razia tersebut ke kepolisian.

"Sebab informasi kita peroleh menyebutkan hasil dari razia tersebut telah terjaring wanita penghibur yang masih berstatus anak di bawah umur hingga mendapatkan beberapa tamu diantaranya pimpinan dan pegawai bank milik pemerintah. Sehingga ada dugaan terjadinya Trafficking atau perdagangan anak di bawah umur yang disebut-sebut dilakukan oleh pemilik Cafe atau adanya terkait pihak lain," tegas Timbul Pasaribu di Medan.

Ditegaskan, apabila hal ini tidak ditindak lanjuti oleh Kasat Pol PP Tapteng ke Kepolisian, dikhawatirkan tentu menjadi pertanyaan besar nantinya.

"Dan meminta Kepolisian dalam hal ini Polda Sumut untuk berkenan menjemput bola dan memeriksa Kasatpol PP Kabupaten Tapteng," ujar M. Afriansyah menambahkannya.

Kepala Satpol PP Tapteng, Harrys PT Sihombing saat dikonfirmasi dan diminta penjelasannya melalui pesan telepon selularnya mengakui adanya razia tersebut.

"Semalam sudah kita serahkan ke Dinas Sosial Pak Semuanya," sebut Kasatpol PP Tapteng.

Selanjutnya saat Kasatpol PP Tapteng ditanya terkait dugaan Trafficking atau memperkerjakan anak dibawah umur tersebut sudah diserahkan ke Kepolisian untuk ditindaklanjuti kasus hukumnya, higga berita ini dikirimkan ke meja redaksi belum menjawab. (**)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Polres Tapteng Ringkus Pengedar Sabu di Sarudik, Buru Jaringan Pemasok

Polres Tapteng Ringkus Pengedar Sabu di Sarudik, Buru Jaringan Pemasok

Polres Tapteng Tangkap Pengedar Ganja dan 100 Gram Barang Bukti di Sibolga Utara

Polres Tapteng Tangkap Pengedar Ganja dan 100 Gram Barang Bukti di Sibolga Utara

Polisi Amankan Dua Pria Didiuga Picu Kericuhan Pertandingan Sepakbola di Tapteng

Polisi Amankan Dua Pria Didiuga Picu Kericuhan Pertandingan Sepakbola di Tapteng

Polres Tapteng Tangkap Pengedar Narkoba di Pandan dan Sita Barang Bukti Ganja

Polres Tapteng Tangkap Pengedar Narkoba di Pandan dan Sita Barang Bukti Ganja

Polres Tapteng Ungkap Kasus Curanmor di Sarudik, Amankan Terduga Pelaku dan Barbut

Polres Tapteng Ungkap Kasus Curanmor di Sarudik, Amankan Terduga Pelaku dan Barbut

Warga Temukan Jasad Pria Hanyut di Sungai Garoga Tapteng, Diduga Sengaja Melompat

Warga Temukan Jasad Pria Hanyut di Sungai Garoga Tapteng, Diduga Sengaja Melompat

Komentar
Berita Terbaru